Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Ledakan di Pekalongan, setelah Tujuh Jam Dirawat Satu dari Tiga Korban Meninggal Dunia

badge-check


					Petugas kepolisian Pekalongan langsung melakukan pengamanan dan penyelidikan ledaka besar mercon yang menyebabkan satu korban jiwa dan dua lainnya luka bakar serius, terjadi di Dusun Kuripan Kidul, Kelurahan Kertoharjo, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan, pada Senin, 23 Maret 2026.. Foto: Instagram@batang.update Perbesar

Petugas kepolisian Pekalongan langsung melakukan pengamanan dan penyelidikan ledaka besar mercon yang menyebabkan satu korban jiwa dan dua lainnya luka bakar serius, terjadi di Dusun Kuripan Kidul, Kelurahan Kertoharjo, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan, pada Senin, 23 Maret 2026.. Foto: [email protected]

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, PEKALONGAN- Setelah tujuh jam menjalani perawatan di rumah sakit  satu dari tiga korban ledakan mercon di Kuripan Kidul, Kota di Pekalongan Pekalongan,   meninggal dunia.

Korban meninggal bernama Muhammad Syafiq (14) meninggal dunia setelah dirawat tujuh jam di IGD RSUD Bendan, korban sudah disemayamkan di rumah duka.

Satu dari tiga remaja korban ledakan petasan di Kuripan Kidul, Pekalongan Selatan, telah meninggal dunia. Korban berinisial MS atau M Syafiq (14 tahun) meninggal setelah dirawat sekitar tujuh jam di IGD RSUD Bendan pada Senin malam, 23 Maret 2026.

Pertemuan terjadi pada Senin siang (23/3/2026) di kebun pisang Kuripan Kidul, Kelurahan Kertoharjo, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan. Tiga remaja warga setempat—MS (14), MM (17), dan MAA atau M Azmi (14)—terluka saat dua di antaranya meracik petasan, sementara satu lagi bermain di sekitar lokasi.

Dua korban selamat masih dirawat intensif di RSUD Bendan: Maulana Syarif atau MM (17) di IGD, dan M Azmi (14) menjalani operasi akibat luka bakar serius. Kapolsek Pekalongan Selatan, Kompol Aries Tri Hartanto menyebut detail selengkapnya akan disampaikan pada Rabu (25/3/2026).

Polisi sedang menyelidiki penyebab ledakan, termasuk penyutaan sisa petasan. Insiden ini menambah daftar kecelakaan serupa di Pekalongan, menyoroti bahaya meracik petasan ilegal oleh remaja.

Kasatreskrim Polres Pekalongan Kota, AKP Setyanto mengkonfirmasi kronologi ledakan pada pukul 14.00 WIB, dan mengamankan bukti berupa sisa bahan petasan, selongsong, serta serpihan.

Kali ini, terjadi di Kuripan Kidul kelurahan Kertoharjo RT. 02/01 kota Pekalongan.

Peristiwa terjadi pada Senin (23/3) siang, saat 3 orang remaja tengah merakit pet*san berukuran jumbo di kebun pisang pinggiran kampung. Naas, satu petasan yang tengah diracik mel*dak, dan mengenai korban.

Sejumlah warga yang mendengar ledakan, langsung menuju sumber suara, karena penasaran dengan suara dentuman yang dasyat. Namun, warga kaget karena melihat 3 korban tengah tergeletak dilokasi dengan sejumlah luka.

Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Riki Yariandi melalui Kasat Reskrim, AKP Setyanto menjelaskan, akibat peristiwa ini para korban mengalami luka berat dan luka b*kar. Bahkan dua diantaranya mengalami h4ncur tangan akibat terkena led4kan.

Oleh petugas dibantu warga, korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.

Kapolsek Pekalongan Selatan, Kompol Aries Tri Hartanto : berpartisipasi respon lapangan dan medis, mengonfirmasi kematian korban M Syafiq (14) pukul 19.30 WIB di RSUD Bendan.

Berikut kronologi point-to-point kejadian ledakan petasan di Dusun Kuripan Kidul, Kelurahan Kertoharjo, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan, pada Senin, 23 Maret 2026.

Kronologi

  1. Pukul 14:00 WIB : Dua remaja, MS (14) dan MM (17), meracik petasan di area kebun pisang dekat organisasi warga.

  2. Terjadinya : Petasan tiba-tiba meledak, melukai parah MS dan MM (tangan hancur hingga putus siku); korban ketiga, AZ atau M Azmi (14), yang sedang mencari burung 15 meter dari lokasi, terkena percikan (luka robek kaki kiri).

  3. Warga yang mendengar ledakan : Saksi Saiful (35) mendengar suara keras dari dalam rumah, menggali ke TKP, dan menemukan korban bersimbah darah.

  4. Evakuasi korban : Korban ketiga segera dilarikan ke RSUD Bendan Pekalongan untuk perawatan intensif; polisi mengamankan sisa bahan petasan, selongsong, dan serpihan.

  5. Senin malam (7 jam perawatan) : MS (14) meninggal dunia di IGD RSUD Bendan; jasad disemayamkan di rumah duka.

  6. Update korban lain : MM (17) dirawat di IGD; M Azmi (14) operasi luka bakar serius.​  **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

10 Menit Standing Applause untuk Papermoon Puppet Theatre dari Yogya yang Mengguncang Jerman

25 Juni 2026 - 15:02 WIB

Temuan Jasad Wanita di Parkiran Juanda, Risang: Korban Janji Pulang Sabtu 20 Juni 2026

25 Juni 2026 - 09:10 WIB

Sudah Tiga Orang Meninggal Saat Mengikuti Larsarmil Calon Manajer KDMP di Tiga Lokasi Berbeda

25 Juni 2026 - 08:35 WIB

Menelisik Akar Terorisme (25): Sepak Terjang Templar dan Freemanson

24 Juni 2026 - 20:48 WIB

Sopir Mengantuk, Truk Muatan Pakan Ayam Tabrak Pembatas Jembatan

24 Juni 2026 - 19:55 WIB

Dua Peserta Latsarmil KDMP Meninggal Dunia, Akibat Heat Stroke dan Cardiac Arrest

24 Juni 2026 - 19:21 WIB

Sekretaris PRKP Bangkalan Ditemukan Tewas dalam Mobil Terparkir di Bandara Juanda

24 Juni 2026 - 18:14 WIB

Massa Karyawan PT SGS Demo Lagi: PHK 1.000 Karyawan, tapi Rekrutmen Karyawan Baru!

23 Juni 2026 - 20:04 WIB

Teror di Balik Pintu Yupita Alami Siksaan 1.095 Hari, Poliri Ringkus Taufik Hidayat DPO 23 Hari di Cibiru Bandung

23 Juni 2026 - 14:34 WIB

Trending di News