Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

KPK Geledah Rumah La Nyalla Mattalitti di Mulyorejo Surabaya

badge-check


					Juru bicara KPK, Tessa Mahardika Sugiarto. Foto: rri.co.id Perbesar

Juru bicara KPK, Tessa Mahardika Sugiarto. Foto: rri.co.id

Penulis: Saifudin  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah La Nyalla Mahmud Mattalitti, mantan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, di Surabaya pada Senin, 14 April 2025.

Penggeledahan ini berkaitan dengan penyidikan dugaan korupsi dalam pengelolaan dana hibah untuk kelompok masyarakat (Pokmas) dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Timur tahun anggaran 2021-2022.

Demikian juru Bicara KPK yang memberikan penjelasan mengenai penggeledahan di rumah La Nyalla Mattalitti adalah Tessa Mahardhika Sugiarto, di Jakarta, Senin, 14 April 2025.

Dalam keterangannya, Tessa mengonfirmasi bahwa penyidik KPK sedang melakukan penggeledahan terkait penyidikan perkara dana hibah untuk kelompok masyarakat (Pokmas) di Jawa Timur. Ia juga menyatakan bahwa detail lebih lanjut mengenai hasil penggeledahan akan disampaikan setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan

Penggeledahan berlangsung sekitar dua jam, dimulai pukul 10.00 WIB di dua lokasi yang berbeda di kawasan Mulyorejo, Surabaya.

La Nyalla menyatakan bahwa tidak ada barang bukti yang ditemukan selama penggeledahan. Ia mengklaim bahwa berita acara penggeledahan menyebutkan bahwa tidak ada uang, barang, atau dokumen yang terkait dengan perkara tersebut.

Selama penggeledahan, kediaman La Nyalla dijaga oleh sejumlah anggota organisasi masyarakat yang diduga dari Pemuda Pancasila.

La Nyalla mempertanyakan dasar hukum dan relevansi penggeledahan tersebut, mengingat ia tidak memiliki hubungan dengan mantan Ketua DPRD Jatim yang menjadi salah satu tersangka dalam kasus ini. Ia meminta KPK untuk memberikan klarifikasi publik mengenai hasil penggeledahan agar tidak merusak citranya sebagai tokoh publik.

KPK sebelumnya telah menetapkan 21 orang tersangka dalam kasus ini, termasuk empat orang sebagai penerima suap dan 17 lainnya sebagai pemberi suap. Penjelasan lebih lanjut mengenai hasil penggeledahan diharapkan akan disampaikan oleh KPK setelah seluruh proses selesai.

Kasus ini melibatkan dugaan aliran dana yang tidak sah dalam pengurusan dana hibah untuk kelompok masyarakat (Pokmas) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jawa Timur untuk tahun anggaran 2021-2022.

KPK sebelumnya telah menetapkan total 21 tersangka dalam kasus ini, termasuk pejabat publik dan pihak swasta.

Sahat Tua Simanjuntak terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK pada Rabu, 14 Desember 2022. Penangkapan tersebut terjadi sekitar pukul 20.24 WIB di wilayah Jawa Timur, dan dalam operasi ini, KPK juga mengamankan beberapa orang lainnya yang terlibat dalam dugaan korupsi terkait dana hibah untuk kelompok masyarakat.

Sahat Tua Simanjuntak, mantan Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, divonis 9 tahun penjara oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya pada 26 September 2023. Ia terbukti bersalah dalam kasus korupsi dana hibah untuk kelompok masyarakat (pokmas) di Madura.

Selain hukuman penjara, ia juga dikenakan denda sebesar Rp 1 miliar dan diwajibkan mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 39,5 miliar. Jika tidak mampu membayar, harta benda Sahat akan disita, dan ia dapat dijatuhi hukuman tambahan selama 4 tahun penjara. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

ESDM Tegaskan Isu Pertalite Naik Hoaks, Harga Tak Berubah

25 September 2026 - 21:29 WIB

Surat Pemadaman Internet Nasional 3 Hari Beredar, Komdigi Buka Suara

25 September 2026 - 21:17 WIB

Suhu Naik 1,2 Derajat Celcius Akibat Super El Nino, 451 Ribu Nyawa Melayang

25 September 2026 - 21:11 WIB

Ada Ruang Menyerupai Kantor Polres, RS O Smach untuk Ambil Paksa Organ Manusia

25 September 2026 - 18:55 WIB

Menteri Yusril Minta Ombudsman Buka Semuanya, Izinkan Wartawan Masuk ke LP Cibinong

25 September 2026 - 13:11 WIB

Komisi C Soroti Proyek Revitalisasi 128 Gedung SD/ SMP Jombang dengan Anggaran Rp77,5 Miliar

25 September 2026 - 12:44 WIB

Menelisik Akar Terorisme (61): Nechayev Sang Teroris Muda Kharismatik

25 September 2026 - 11:52 WIB

Marathon KPK Geledah Kanwil ATR/ BPN Jatim, Malang dan Rumah Milik Lampri di Pace Nganjuk

25 September 2026 - 10:46 WIB

Kantor Digeledah, Istri Dirjen ATR/ BTN Krystianti Lampri Cuti Menghilang Secara Misterius

24 September 2026 - 23:50 WIB

Trending di News