Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Kelangkaan Kertas STNK di Seluruh Indonesia Buka Celah Pungli, Sejak 2013

badge-check


					Kelangkaan Kertas STNK di Seluruh Indonesia Buka Celah Pungli, Sejak 2013 Perbesar

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM, SURABAYA- Kelangkaan kertas blanko STNK dan BPKB yang terjadi di berbagai daerah membuka peluang munculnya praktik pungli dalam pengurusan dokumen kendaraan bermotor.

Stok kertas yang habis menyebabkan proses penerbitan STNK dan BPKB menjadi tertunda, sehingga beberapa oknum petugas memanfaatkan situasi ini dengan meminta sejumlah uang agar dokumen dapat dicetak atau diproses lebih cepat.

Kelangkaan ini bukan hal baru dan sering dikeluhkan masyarakat di seluruh Indonesia, karena sumber kertas terpusat dari Korlantas Polri,

Contoh kasus pungli terjadi di Samsat Bekasi Kota, di mana seorang warga bernama Tian (27 tahun) mengaku dimintai pungutan liar sebesar Rp 550.000 oleh seorang petugas polisi untuk mempercepat proses pengurusan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), padahal biaya resmi hanya Rp 225.000.

Setelah menolak membayar, Tian malah diinterogasi dan rumahnya didatangi oknum polisi yang meminta agar video pengaduan pungli dihapus, dikutip dari Tempo, 13 September 2024

Terbaru adalah di Kediri, salah satu warga kabupaten Kediri mengeluhkan biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang seharusnya transparan, justru menjadi celah bagi oknum untuk melakukan pungli, merugikan pemohon dan mencoreng citra pelayanan publik.

Baca juga: Jadi Budaya Sejak 2013, Kertas STNK Kosong di Seluruh Indonesia

Baca juga:Viral, Kehilangan Motor 2 Kali Lapor ke Polisi, Hasilnya Bisa Ditebak

Baca juga: Viral, STNK Asli Muncul Setelah Bayar, Kejadian di Samsat Jawa Timur, Sejak 2013

Pasalnya, ada oknum diduga meminta pembayaran hingga Rp. 500.000 kepadanya, dengan menjanjikan pelayanan yang lebih cepat

Saat itu, dia diberitahu bahwa akan menerima STNK dan Plat Nomor dalam satu bulan ke depan, namun bila ingin lebih cepat harus menyiapkan Rp500 ribu melalui oknum polisi inisial B,

“Hari ini juga BPKB jadi. Ambilnya di Drive thru Samsat Pare, temui petugas inisial A,” ucapnya, dikutip dari Detikzone, 2 April 2025.

Untuk diketahui Fenomena kelangkaan kertas untuk dokumen kendaraan tercatat mulai terjadi sejak 2013, berdasarkan jejak digital yang ditemukan redaksi. Saat itu, Korlantas Polri menjelaskan bahwa kondisi ini terjadi karena pertimbangan kehati-hatian.

“Oleh sebab itu Korlantas harus melakukan perhitungan yang lebih teliti atas dasar kehati-hatian dan ketelitian yang lebih tinggi dengan konsultan yang kompeten,” ujar Kabid Regiden Korlantas Polri, Kombes Sam Budi Gustian, dalam konferensi pers di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta Selatan, Selasa (14/5/2013), dikutip dari Detik.

Budi menjelaskan, keterlambatan juga disebabkan karena proses lelang baru dilakukan setelah keluar petunjuk Presiden mengenai pagu definitif yang ditetapkan Dirjen Perbendaharaan. Untuk pengadaan BPKB tahun 2013, pagu anggarannya sebesar Rp251,324 miliar, sedangkan HPS (Harga Perhitungan Sendiri) yang diumumkan melalui LPSE adalah Rp227,179 miliar. Sementara untuk pengadaan STNK, pagu anggaran 2013 sebesar Rp296,726 miliar, dengan HPS Korlantas sebesar Rp230,261 miliar.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (38): Kasus Pemimpin Teroris Mati Saat Mandi

21 Juli 2026 - 21:02 WIB

Sambut Muktamar 35 NU, PUPR Jombang Kebut Perbaikan Infrastruktur ke Area Tambakberas

21 Juli 2026 - 20:26 WIB

Bareskrim Ringkus 12 Orang Sindikat Pencuri 600 Modul BTS, Kerugian Rp60 Miliar

21 Juli 2026 - 19:39 WIB

Indonesia Punya Bullion, Prabowo: Simpan 231 Ton Emas Senilai Rp231 Triliun

21 Juli 2026 - 08:15 WIB

5 Badai Persoalan Timpa Hotman Paris: Dua Kali Minta Maaf, Kematian Rocky dan Angpao dari Prayogo Pangestu

21 Juli 2026 - 07:07 WIB

Perundungan Seksual Beruntun Libatkan 27 Pelaku, Polisi Sampang Ringkus 17 Tersangka

20 Juli 2026 - 23:05 WIB

Menelisik Akar Terorisme (37): Seni dan Sastra Awal Teror

20 Juli 2026 - 20:37 WIB

Habiburrokhman: Awas UU Perampasan Aset Berubah Jadi Abuse of Power Aparat Penegak Hukum

20 Juli 2026 - 20:12 WIB

19 Siswa SDN Sendangrejo Blora Keracunan, Diduga dari Susu Kotak

20 Juli 2026 - 19:45 WIB

Trending di News