Menu

Mode Gelap

Headline

Viral, STNK Asli Muncul Setelah Bayar, Kejadian di Samsat Jawa Timur, Sejak 2013

badge-check


					Viral, STNK Asli Muncul Setelah Bayar, Kejadian di Samsat Jawa Timur, Sejak 2013 Perbesar

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM, SURABAYA- Curhat Warganet yang diunggah di Facebook Umar Al Faruq, memantik perhatian publik usai menceritakan pengalaman tak mengenakkan saat mengurus STNK lima tahunan di salah satu kantor Samsat di Jawa Timur.

Dalam unggahan yang dibagikan seminggu lalu itu, Umar mengaku tidak diberi lembaran STNK asli dengan alasan “kertas habis.” Namun situasi berubah ketika ia menyanggupi membayar Rp250 ribu.

“Gak dikasih lembar STNK yang 5 tahunan. Alasannya kertasnya habis. Terus akhirnya saya lobby, akhirnya bisa” ujarnya.dalam video yang diunggah

“Dan ditarif satu lembarnya ini 250. Kalau gak bayar, suruh nunggu 6 bulan,”
imbuhnya.

Ia menyebut kejadian ini mencerminkan bobroknya layanan Samsat di Jawa Timur. “Gimana mau maju negara ini, kertas aja di korupsi,” ucapnya dengan nada kecewa.

Dalam curhat tersebut, Umar tak menyebutkan lokasi pasti kantor Samsat yang ia kunjungi, hanya merujuk pada “Samsat Jawa Timur”.

Meski begitu, keluhannya menyoroti praktik yang dinilai sebagai pungli dan penyalahgunaan wewenang.

Hingga saat ini, pihak kepolisian atau Bapenda Jatim belum memberikan tanggapan resmi terkait unggahan viral tersebut,

Untuk diketahui fenomena kertas habis berdasarkan jejak digital yang ditemukan oleh redaksi dimulai sejak tahun 2013,

Saat itu Korps Lantas (Korlantas) Polri menjelaskan bahwa hal ini semata mata karena untuk kehati-hatian. “Oleh sebab itu Korlantas harus melakukan perhitungan yang lebih teliti atas dasar kehati-hatian dan ketelitian yang lebih tinggi dengan konsultan yang kompeten,” kata Kabid Registrasi dan Identifikasi (Regiden) Korlantas Polri, Kombes Sam Budi Gustian, dalam keterangan pers di Gedung Divisi Humas Polri, Jl Senjaya, Jakarta Selatan, Selasa (14/5/2013), dikutip dari detik

Budi menambahkan keterlambatan juga disebabkan karena pihak Korlantas baru melakukan lelang setelah ada petunjuk Presiden terkait pagu definitif yang sudah ditetapkan oleh Dirjen Perbendaharaan.

Untuk pagu anggaran pengadaan BPKB tahun 2013 sebesar Rp 251, 324 miliar. Sementara hasil Perhitungan Sendiri (HPS) Korlantas yang diumumkan melalui LPSE adalah sebesar Rp 227,179 miliar.

Sementara pagu anggaran pengadaan STNK 2013 ini adalah sejumlah Rp 296, 726 miliar. Sementara HPS Korlantas senilai Rp 230,261 miliar.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Inge Marita Bersimpuh Minta Maaf kepada Lutviana, Kasus Hukum Jalan Terus

20 April 2026 - 12:39 WIB

Sambut Demo 21 April, Rudi Mas’ud Pasang Kawat Berduri 4 M di Gedung Pemprov Kaltim

20 April 2026 - 11:36 WIB

Unggagan aksi massa geruduk gubernur Rudy Ms'ud, karena bebijaksanaanya tidak mencernikan asprasi rakyat yang menderita. Foto: Instagram@lambe_kaktim

Makan Menu Nasi Goreng, 100 Lebih Santri Ponpes Asnawiyyah Demak Keracunan

19 April 2026 - 23:50 WIB

49 Santri Al Inayah Cilegon Diangkut ke Rumah Sakit, Diduga Keracunan Makanan MBG

19 April 2026 - 22:46 WIB

Gagal Bangun Realestat di Jombang, Nany Widjaja Digugat Rp 21, 4 Miliar

19 April 2026 - 21:12 WIB

Nus Kei Ketua DPD II Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara Sadsuitubun

19 April 2026 - 19:55 WIB

Agraphinus Kei alias Nus

Ke Sabah, Merawat Kesehatan Sekaligus Berwisata

19 April 2026 - 16:43 WIB

Cekcok Lalu Lintas Pukul Bocah dan Rampas Kunci Motor, Polisi Jemput Inge Marita di Rumah Kerabat Pandaan

19 April 2026 - 13:13 WIB

Ngronggo Kediri Digemparkan Kejadian Penculikan Anak dan Penganiayaan Cucu Hingga Tewas

19 April 2026 - 12:51 WIB

Trending di News