Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Kasus Pembunuhan Cucu Pok Nori, Polisi Ringkus Pria WNA Irak di Atas Bus Rest Area Merak

badge-check


					Petugas Reskrim Polda Metro jaya berhasil mering seorang pria warga negara Irak, berinisial  F/ Fuad/ FD/ RFTJ (49), di rest area Tol Tangerang-Merak.  Ia hendak melarikan diri kembali ke negara. Foto: Instagram@beritasatu Perbesar

Petugas Reskrim Polda Metro jaya berhasil mering seorang pria warga negara Irak, berinisial F/ Fuad/ FD/ RFTJ (49), di rest area Tol Tangerang-Merak. Ia hendak melarikan diri kembali ke negara. Foto: Instagram@beritasatu

Penulis: Yusran Hakim  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, MERAK- Maaf ya Bapak-bapak, ini pelaku pembunuhan! Begitu ujar seorang petugas kepolisian saat meringkus pria WNA dari Irak, tersangka pembunuh Deewita Anggari, 27, cucu bintang sinetron Pok Nori, di atas bus PO Bus NPM P-69 adalah bus PT Naikilah Perusahaan Minang (NPM),

Diduga tersangka akan melarikan diri kembali ke negaranya, setelah melakukan pembunuhan kepada istri sirinya itu. Namun langkanya terhenti, ketika berhasil melacak keberadaannya di atas bus sedang parkir res area tol Merak,   Sabtu, 21 Maret 2026, sekitar pukul 12.49 WIB.

Sebuah rest area Tol Tangerang-Merak KM 68, wilayah Banjaragung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten, saat pelaku berada di dalam bus menuju Sumatera.​

Korban ditemukan tewas terkunci di kamar kontrakannya di Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, pada Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 03.00 WIB oleh ibunya.

Korban mengalami luka serius dan terkapar di dekat kasur, dengan pelaku diduga memanfaatkan hubungan asmara sebagai motif. Tersangka berupaya menghilangkan jejak dan berencana kabur ke Irak melalui Sumatera.

Penangkapan dikonfirmasi Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal dan Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin pada Minggu (22/3/2026).

Tim Subdit Resmob Polda Metro Jaya bergerak cepat melacak pelaku setelah identifikasi keberadaannya. Kanit Reskrim Polsek Cipayung Iptu Edy Handoko membenarkan korban sebagai cucu seniman Betawi legendaris Mpok Nori berdasarkan keterangan warga.

Kronologi​

Berikut kronologi lengkap kasus pembunuhan cucu Mpok Nori (disebut juga Pok Ati dalam beberapa sumber), Dewhinta Anggary (37), hingga penangkapan mantan suami sirinya, WNA Irak berinisial F/Fuad/FD/RFTJ (49), di rest area Tol Tangerang-Merak.

Jumat, 20 Maret 2026 malam: Tersangka Fuad terlihat di sekitar kontrakan korban di Gang Daman I, Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur. Ia sempat salat Subuh di masjid terdekat pada pagi harinya.​

Sabtu, 21 Maret 2026, dini hari (sekitar pukul 03.00 WIB): Ibu korban (B) datang ke kontrakan dan mendapati pintu terkunci dari dalam. Ia hubungi kakak korban (A) untuk membuka pintu; korban ditemukan tewas bersimbah darah di dekat kasur dengan luka serius dan bercak darah mengering di lantai serta kasur.​

Sabtu, 21 Maret 2026, pagi: Polisi Polsek Cipayung tiba di TKP, lakukan olah TKP, periksa saksi, dan evakuasi jasad ke RS untuk visum. CCTV amankan bukti pelaku di sekitar lokasi; penyelidikan awal mengarah ke mantan suami siri korban.​​

Sabtu, 21 Maret 2026, siang (sekitar pukul 12.49-13.30 WIB): Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya kejar dan tangkap tersangka di rest area Tol Tangerang-Merak KM 68, Banjaragung, Cipocok Jaya, Serang, Banten. Saat itu, pelaku naik bus menuju Sumatera untuk kabur ke Irak, usai upaya hapus jejak.​

Minggu, 22 Maret 2026: Polisi konfirmasi identitas korban sebagai cucu Mpok Nori via keterangan warga (Kanit Reskrim Polsek Cipayung Iptu Edy Handoko). Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin dan Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal umumkan penangkapan; motif diduga asmara.​​ **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

10 Menit Standing Applause untuk Papermoon Puppet Theatre dari Yogya yang Mengguncang Jerman

25 Juni 2026 - 15:02 WIB

Temuan Jasad Wanita di Parkiran Juanda, Risang: Korban Janji Pulang Sabtu 20 Juni 2026

25 Juni 2026 - 09:10 WIB

Sudah Tiga Orang Meninggal Saat Mengikuti Larsarmil Calon Manajer KDMP di Tiga Lokasi Berbeda

25 Juni 2026 - 08:35 WIB

Menelisik Akar Terorisme (25): Sepak Terjang Templar dan Freemanson

24 Juni 2026 - 20:48 WIB

Sopir Mengantuk, Truk Muatan Pakan Ayam Tabrak Pembatas Jembatan

24 Juni 2026 - 19:55 WIB

Dua Peserta Latsarmil KDMP Meninggal Dunia, Akibat Heat Stroke dan Cardiac Arrest

24 Juni 2026 - 19:21 WIB

Sekretaris PRKP Bangkalan Ditemukan Tewas dalam Mobil Terparkir di Bandara Juanda

24 Juni 2026 - 18:14 WIB

Massa Karyawan PT SGS Demo Lagi: PHK 1.000 Karyawan, tapi Rekrutmen Karyawan Baru!

23 Juni 2026 - 20:04 WIB

Teror di Balik Pintu Yupita Alami Siksaan 1.095 Hari, Poliri Ringkus Taufik Hidayat DPO 23 Hari di Cibiru Bandung

23 Juni 2026 - 14:34 WIB

Trending di News