Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Jalur Gumitir Tutup, KAI Jember Tambah Enam Stasiun Pemberhentian

badge-check


					Enam pemberhentian tambahan selama Gumitir tutup Perbesar

Enam pemberhentian tambahan selama Gumitir tutup

Penulis: Yoli Andi Purnomo | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JEMBER-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember, Jawa Timur, menambah enam stasiun pemberhentian selama jalan nasional di jalur Gumitir yang menghubungkan Kabupaten Jember-Banyuwangi ditutup total pada 24 Juli hingga 24 September 2025.

“KAI berkomitmen dalam melayani masyarakat dengan cepat dan tanggap. Terhadap kondisi di lapangan terkait dengan penutupan jalur Gumitir,” kata Manajer Hukum dan Humas KAI Daop 9 Cahyo Widiantoro dalam keterangannya, Kamis (7/8/2025).

KAI Daop 9 Jember melakukan penyesuaian operasional dengan menambahkan enam stasiun pemberhentian baru pada perjalanan KA Pandanwangi relasi Jember–Ketapang pulang pergi (PP). Guna mengakomodasi kebutuhan transportasi masyarakat yang terdampak penutupan akses jalan nasional di kawasan Gumitir.

“Penambahan layanan berhenti stasiun itu diberlakukan mulai 11 Agustus 2025 hingga 30 September 2025. Ini akan dievaluasi lebih lanjut sesuai perkembangan kondisi di lapangan,” ujarnya.

Ia menjelaskan enam stasiun tambahan yang akan disinggahi KA Pandanwangi meliputi Stasiun Ledokombo, Stasiun Sempolan, Stasiun Garahan. Lalu Stasiun Glenmore, Stasiun Sumberwadung dan Stasiun Argopuro.

“Kebijakan itu bersifat sementara sebagai bentuk dukungan nyata KAI terhadap mobilitas masyarakat, terutama warga yang selama ini menggantungkan aktivitas harian mereka pada jalur darat yang kini terganggu karena penutupan jalur Gumitir. Kami hadir untuk menjembatani kebutuhan transportasi masyarakat di tengah situasi saat ini,” ucapnya.

Pemberhentian tambahan itu dilakukan sebagai respons atas aspirasi masyarakat dan pemerintah daerah yang menyuarakan kebutuhan akses transportasi alternatif. Selama masa penutupan jalan nasional di jalur Gumitir.

PT KAI Daop 9 Jember juga memastikan bahwa seluruh proses perubahan operasional itu dilakukan melalui koordinasi intensif. Ini dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian dan instansi terkait demi menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api.

“KAI berkomitmen untuk terus memberikan layanan yang aman, nyaman dan tepat waktu. Dalam berbagai kondisi, termasuk saat menghadapi situasi darurat seperti saat ini,” katanya.

Cahyo mengatakan masyarakat yang tinggal di sekitar enam stasiun tersebut kini dapat memanfaatkan layanan KA Pandanwangi untuk bepergian ke arah Jember, Kalibaru, maupun Banyuwangi. Tiket perjalanan dapat diperoleh melalui loket stasiun maupun aplikasi Access by KAI.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Harga Pertamax Oktober Tetap Rp 15.950, Wamen ESDM Bilang Begini

2 Oktober 2026 - 20:07 WIB

TPK Hotel di Kota Malang Turun Jadi 42,68% pada Agustus

2 Oktober 2026 - 19:44 WIB

Pemprov Jatim Gelar Pemutihan Pajak sampai Akhir November 2026

1 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Tiga Anggota DPRD di Jatim Ditangkap Polrestabes Surabaya karena Narkoba

30 September 2026 - 19:20 WIB

YLKI Dorong Label Peringatan Gula, Garam, Lemak , Usai Putusan MK

30 September 2026 - 18:59 WIB

Penerbangan Singapura Tersebar ke 17 Kota RI, Ekonomi Daerah Luar Jawa Panen Devisa

30 September 2026 - 18:38 WIB

Harga Cabai Rawit Merah Rp109.000 per Kg, Telur Ayam di Rp29.500 per Kg

29 September 2026 - 21:08 WIB

Urai Macet Ketapang-Gilimanuk, Jatim Revitalisasi Dermaga Bulusan Rp6 Miliar

29 September 2026 - 20:14 WIB

Paradoks Durian RI: Menang Berat Buah, Keok Nilai Rupiah

28 September 2026 - 19:08 WIB

Trending di Nasional