Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

TPK Hotel di Kota Malang Turun Jadi 42,68% pada Agustus

badge-check


					Ilustrasi hotel Perbesar

Ilustrasi hotel

Penulis: Sapteng M Nunggal | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, MALANG-Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel di Kota Malang pada Agustus 2026 sebesar 42,68%, turun sebesar 5,34 poin dibandingkan bulan Juli 2026.

Kepala BPS Kota Malang, Umar Sjaifudin, mengatakan untuk TPK Hotel Bintang pada Agustus 2026 sebesar 52,61%, turun sebesar 7,62 poin dibandingkan Juli 2026.

“TPK Hotel Non Bintang dan akomodasi lainnya pada Agustus 2026 sebesar 32,84%, turun sebesar 2,91 poin dibandingkan Juli 2026,” ujarnya, Kamis (1/10/2026).

Pada Agustus 2026, kata dia, wisatawan Nusantara asal Kota Malang mencapai 872.000 kunjungan, turun 2,38% dibandingkan Juli 2026, sedangkan wisatawan Nusantara tujuan Kota Malang mencapai 932.000 kunjungan, turun 0,31% dibandingkan Juli 2026.

Beberapa peristiwa yang dapat mendongkrak kunjungan wisatawan ke Kota Malang serta TPK hotel, yakni peringatan Kemerdekaan ke-81 RI, peringatan Maulud Nabi Muhammad, Wonder Futsal Series 2026, ANC Regional Malang 2026.

Ada juga Preston Fest Live 2026, Padel Bang 3.0, Malang Solidarity Sky Fest 2026, Worldwide Vintage MTB Day 2026, Begawan Fun Run 2026, Honda DBL 2026 Malang, M112 Forever Together 2026, Malang Creative Connect Conference 2026, dan Watch Party MotoGP Aragón 2026.

Ekonom Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang (FEB UMM), M. Sri Wahyudi Suliswanto, menilai penurunan TPK hotel Kota Malang menjadi 42,68% menunjukkan bahwa aktivitas pariwisata dan mobilitas wisatawan pada Agustus belum sepenuhnya mampu menjaga tingkat okupansi hotel.

Namun, kata dia, banyaknya agenda olahraga, budaya, hiburan, dan ekonomi kreatif dapat menjadi momentum untuk mendorong event-based tourism.

“Ke depan, tantangannya adalah mengemas berbagai event secara lebih terintegrasi agar tidak hanya meningkatkan kunjungan, tetapi juga memperpanjang lama tinggal wisatawan dan memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi hotel, UMKM, kuliner, dan sektor pariwisata lainnya,” kata Wahyudi yang juga Dekan FEB UMM itu, Jumat (2/10/2026).***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Harga Pertamax Oktober Tetap Rp 15.950, Wamen ESDM Bilang Begini

2 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Pemprov Jatim Gelar Pemutihan Pajak sampai Akhir November 2026

1 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Tiga Anggota DPRD di Jatim Ditangkap Polrestabes Surabaya karena Narkoba

30 September 2026 - 19:20 WIB

YLKI Dorong Label Peringatan Gula, Garam, Lemak , Usai Putusan MK

30 September 2026 - 18:59 WIB

Penerbangan Singapura Tersebar ke 17 Kota RI, Ekonomi Daerah Luar Jawa Panen Devisa

30 September 2026 - 18:38 WIB

Harga Cabai Rawit Merah Rp109.000 per Kg, Telur Ayam di Rp29.500 per Kg

29 September 2026 - 21:08 WIB

Urai Macet Ketapang-Gilimanuk, Jatim Revitalisasi Dermaga Bulusan Rp6 Miliar

29 September 2026 - 20:14 WIB

Paradoks Durian RI: Menang Berat Buah, Keok Nilai Rupiah

28 September 2026 - 19:08 WIB

Gerbang Ekspor Terbuka, Durian Indonesia Siap Menjadi Kekuatan Baru di Pasar China

28 September 2026 - 18:56 WIB

Trending di Nasional