Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Harga Emas Sudah Naik Nyaris 20 Persen Sejak Awal Tahun

badge-check


					Menyimpan emas menguntungkan Perbesar

Menyimpan emas menguntungkan

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Harga logam mulia atau emas Antam hingga saat ini masih saja terus bergerak naik. Mengutip data grafik harga logam mulia Antam, Selasa (1/4/2025), pergerakan harganya hingga hari ini ada di level Rp 1.524.000-1.806.000 per gram.

Dengan rentang pergerakan tersebut, maka harga emas hari ini telah mengalami kenaikan sebesar 18,5% atau nyaris 20% dari awal tahun hingga saat ini. Artinya, jika Anda baru membeli emas sebanyak 10 gram pada awal tahun dengan harga Rp 1.524.000/gram, maka nilai tabungan emas Anda saat ini telah bertambah sekitar Rp 2.820.000 dalam tiga bulan.

Adapun harga emas Antam saat ini merupakan rekor termahal sepanjang sejarah. Harga emas yang hari ini ada di level Rp 1.806.000 per gram naik Rp 14.000 per gram pada Sabtu (29/3) kemarin. Untuk diketahui sebelumnya harga emas tertinggi sepanjang masa berada di level Rp 1.792.000 per gram.

Di level internasional, harga emas juga mencapai rekor tertinggi di atas US$3.100 per ons pada Senin (31/3). Capaian ini melanjutkan tren kenaikan yang signifikan.

Pengamat Pasar Keuangan, Ariston Tjendra, menyebut kenaikan harga emas ini didorong oleh kekhawatiran pasar atas ketidakpastian ekonomi. Terlebih adanya potensi perang dagang akibat tarif yang diberlakukan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Potensi harga emas tembus ke level Rp 2 juta per gram pun sangat terbuka.

“Sentimen negatif masih besar di market karena dipicu oleh potensi perang dagang akibat kebijakan tarif AS yang baru bisa berujung pada kenaikan harga-harga dan pelambatan ekonomi, meningkatnya eskalasi di Timur Tengah dan perdamaian yang tidak kunjung terjadi antara Rusia dan Ukraina,” beber Ariston pada Jumat (28/3) lalu.

Analis Mata Uang dan Komoditas Lukman Leong juga memprediksi harga emas bisa tembus Rp 2 juta per gram akibat kekhawatiran atas ketidakpastian ekonomi. Potensi ini terbuka karena harga emas internasional terus mengalami kenaikan.

“Bisa banget, harga emas internasional naik terus oleh kekhawatiran resesi terutama di AS oleh kebijakan tarif Trump. Juga keinginan Trump mengambil alih Kanal Panama dan menganekasai Kanada serta Greenland yang belum surut,” beber Lukman.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Harga Pangan Hari Ini: Beras Masih di Atas HET, Cabai Naik

27 September 2026 - 18:38 WIB

ESDM Tegaskan Isu Pertalite Naik Hoaks, Harga Tak Berubah

25 September 2026 - 21:29 WIB

Surat Pemadaman Internet Nasional 3 Hari Beredar, Komdigi Buka Suara

25 September 2026 - 21:17 WIB

PIHPS: Cabai Rawit Tembus Lebih dari Rp100 ribu Per Kilogram

24 September 2026 - 19:59 WIB

Pengusaha Kapal Akui Tak Semua Operator Berani Angkut Kendaraan Listrik

24 September 2026 - 19:48 WIB

Sekolah Negeri Bakal Digratiskan, Mendikdasmen: Dimulai dari TK hingga Kuliah

23 September 2026 - 20:43 WIB

Warga RI Usia 17 Tahun Bakal Dapat Rp 50 Ribu, Pemerintah Siapkan Rp 3,8 T

23 September 2026 - 19:59 WIB

Pastikan Sesuai Spek, LSM Seven Gab Bersama Dinas PU Sidoarjo Pantau Proyek Jalan Bluru

23 September 2026 - 10:27 WIB

PHK Massal Bayangi Industri Keramik Jatim Imbas Pasokan Gas Terbatas

22 September 2026 - 20:36 WIB

Trending di Nasional