Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

DLH Kota Malang Gelar Kerja Bakti Massal Peringati Hari Lingkungan Hidup 2025

badge-check


					Walikota Malang,Wahyu Hidayat dua dari kanan (memakai kaca mata hitam) berfoto bersama Forkomida dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang,Noer Rahman Wijaya ujung paling kiri (memakai topi dan membawa karung putih) Perbesar

Walikota Malang,Wahyu Hidayat dua dari kanan (memakai kaca mata hitam) berfoto bersama Forkomida dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang,Noer Rahman Wijaya ujung paling kiri (memakai topi dan membawa karung putih)

Penulis: Hermin | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM, MALANG-Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang menggelar kerja bakti massal di kawasan Kayutangan Heritage, Rabu (5/6/2025). Kegiatan melibatkan berbagai unsur, mulai Forkopimda, perangkat daerah, komunitas, kader dan pegiat lingkungan, pelaku usaha hingga masyarakat umum.

Aksi bersih-bersih tersebut mencakup pembersihan trotoar, pemungutan sampah plastik, edukasi pengurangan sampah plastik, hingga pembersihan puntung rokok. DLH juga mengumpulkan sampah rumah tangga di sekitar lokasi dan memberikan edukasi langsung kepada pelaku usaha terkait pembatasan penggunaan plastik.

Kepala DLH Kota Malang, Noer Rahman Wijaya, menyebut kegiatan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan yang tidak berhenti di Kayutangan saja. “Kami akan menyasar kawasan sekitar sungai karena masih banyak warga yang membuang sampah ke aliran sungai. Melalui perangkat daerah, DLH akan mengajak seluruh pihak untuk lebih peduli dalam pengelolaan lingkungan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, kegiatan ini sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Wali Kota Malang dalam program “Malang Rijik”.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, turut hadir dan memimpin apel sebelum kerja bakti dimulai. Ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada semua pihak yang terlibat.

“Partisipasi Bapak dan Ibu menunjukkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Ngalam Rijik bukan sekadar slogan, tapi bagian dari program unggulan Dasabakti yang menjamin layanan pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Kita menghadapi tantangan seperti pemanasan global, polusi udara, krisis air bersih, dan penumpukan sampah. Ini bukan sekadar tugas pemerintah, tapi tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini mengusung tema global “Ending Plastic Pollution” yang menyoroti darurat sampah plastik dan pentingnya transisi menuju ekonomi sirkular. Indonesia turut menyambut tema ini dengan kampanye nasional bertajuk “Hentikan Sampah Plastik”, sebagai bagian dari upaya mempercepat target pengelolaan sampah secara nasional.

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PT Pegadaian XII Surabaya Resmikan Jembatan Gantung di Temas Batu dan 100 Mushaf dan Paket Siswa

17 Juni 2026 - 19:42 WIB

Menelisik Akar Teroris (20): Para Penjahat dan Gerilyawan

17 Juni 2026 - 18:59 WIB

2027 Polri Minta Tambah Anggaran Rp61 Triliun Menjadi Rp184 Triliun

17 Juni 2026 - 17:17 WIB

Ketua DPRD Jombang Hadi Atmaji Hadiri Doa Bersama Sambut Tahun Baru Hijriah 1448

17 Juni 2026 - 13:46 WIB

Komisi D DPRD Jombang Hearing Rencana PHK 1.000 Orang PT SGS, Karyawan Minta Buka Data

17 Juni 2026 - 12:35 WIB

Harga Rp 1,340 Triliun, Pesawat Pembom Legendaris Boeing B‑52 Stratofortress Jatuh

17 Juni 2026 - 00:01 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Tarif Bus Trans Jatim Dipastikan Tetap

16 Juni 2026 - 20:50 WIB

Bukan Cuma Surat, Pencuri Datangi Korban Berdamai di Depan Polisi Polsek Pungging Mojokerto

16 Juni 2026 - 17:59 WIB

Kejadian menari, tersangka pelaku pencurian Pungging Mojokerto, mereka berdamai. Suwandi, memaafkan pelaku, dan ikhlas memaafkan plekai sekaligus mencabut laporan

Gempa Magnetudo 6.7 Guncang Sulawesi Tengah, Lokasi Darat 23 Km dari Palu

16 Juni 2026 - 16:21 WIB

Gempa berkekuatan magnetudo, guncang wilayah Sulawesi Tengah, tidak menimbulkan tsunami. Beberapa laporan rumah roboh, korban berjatuhan. Foto: ist
Trending di News