Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Camat Ngoro Pimpin Rakor dan Pencegahan Keracunan Makanan MBG

badge-check


					Camat Ngoro Pimpin Rakor dan Pencegahan Keracunan Makanan MBG Perbesar

Penulis: Sri Muryanto  | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, OMBANG- Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Ngoro, Jombang, menggelar evaluasi penyelenggaraan program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin (6/3/2026).

Kegiatan ini bertujuan memastikan program berjalan sesuai standar, prosedur, dan bermanfaat optimal bagi masyarakat Kecamatan Ngoro.

Hadir dalam pertemuan di Kantor Kecamatan Ngoro:

* Camat Kecamatan Ngoro, Jombang
Nur Evva Maylia,

* Kapolsek Iptu Susila SE

* Kapten Inf. Moch. Arifin

* Kepala Puskesmas dr. Rina Dewi, M.Kes

* Dinas Kesehatan dan penyedia katering.

Misalnya, Puskesmas melaporkan pemeriksaan kesehatan siswa penerima MBG yang lancar, sementara penyedia makanan menyoroti tantangan distribusi tepat waktu.

Camat Ngoro menekankan urgensi evaluasi berkala, terutama di tengah maraknya kasus keracunan makanan terkait MBG di Jawa Timur.

Baru-baru ini, pada 28/2/2026, 45 siswa SD di Kecamatan Diwek, Jombang, mengalami muntah-muntah dan diare usai konsumsi MBG akibat kontaminasi bakteri E. coli pada nasi dan ayam goreng—kasus serupa dengan insiden di Mojokerto (15/2/2026) menimpa 67 anak.

Di wilayah Ngoro sendiri, pada Januari 2026, tiga siswa MI Ngoro Madu mengalami gangguan pencernaan ringan pasca-MB G, diduga karena penyimpanan makanan tak higienis.

“Keberhasilan MBG bukan hanya pelaksanaan, tapi ketepatan sasaran, kualitas gizi, dan koordinasi ketat,” ujar Camat.

Forkopimcam menekankan penguatan Standar Operasional Prosedur (SOP), seperti pemeriksaan lab bahan baku harian, pelatihan higiene, dan verifikasi penerima.

Masukan forum, termasuk rotasi menu dan monitoring real-time via aplikasi, dijadikan bahan perbaikan.

Melalui evaluasi ini, Forkopimcam Ngoro optimis MBG berjalan lebih tertib, aman, dan berdampak nyata bagi ribuan siswa di 15 desa kecamatan.

Program nasional ini diharap terbebas dari risiko, mendukung tumbuh kembang anak sehat.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Mirip Film Perang Fiksi, RRT Lawan Nyamuk Gunakan Senjata Laser

10 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Ritual Malam Bakar Obat Nyamuk Nasional, Nilai Pasar Rp7,8 Triliun/ Tahun

10 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Prakiraan APBD Jombang 2027: Cuma Naik Rp167 Miliar

10 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Harga Naik Terus, Koperasi Unggas Sejahtera Bagikan Gratis 600 Ekor Ayam kepada Warga Batang

10 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Diduga Kasus Tanah Kaveling, Polresta Malang Terbitkan Surat DPO terhadap Ipda Wibowo Hari Sucahyo

10 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Mobil Peserta Drag Rage Hilang Kendali, Enam Penonton Tewas Tertabrak 11 Lukaluka di Kotamobagu

9 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Menelisik Akar Terorisme (47): Hector Pahlawan Troya Mati Ketakutan

9 Agustus 2026 - 19:48 WIB

Ilustrasi. Foto: ist

Beroperasi Pakai Ambulans, Petugas Satpol PP Tangkap Pencuri Bangku di Taman Mundu Surabaya

9 Agustus 2026 - 19:29 WIB

Diduga Praktek Mafia Hukum, Istri Cari Keadilan Tiba-tiba Jadi Pengaju Gugatan Cerai di PA Karawang

9 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Trending di News