Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Bupati Bekasi Ade Kuswara Terima Ijon Rp 14, 2 M, Ayahnya HM Kunang sebagai Calo

badge-check


					KPK melakukan OTT di Bekasi, menangkap 9 orang dua di antaranya sebagai tersangka ijon Rp 14,2 miliar adalah (kiri) HM Kunang, kepala desa Sukadami, Bekasi, (Kanan) Ade Kuswara Kunang, bupati  Bekasi 2025-2030. Kini keduanya meringkuk dalam sela tahanan KPK. Foto: Instagram,/Youtube/net Perbesar

KPK melakukan OTT di Bekasi, menangkap 9 orang dua di antaranya sebagai tersangka ijon Rp 14,2 miliar adalah (kiri) HM Kunang, kepala desa Sukadami, Bekasi, (Kanan) Ade Kuswara Kunang, bupati Bekasi 2025-2030. Kini keduanya meringkuk dalam sela tahanan KPK. Foto: Instagram,/Youtube/net

Penulis: Yusran Hakim   |     Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, BEKASI- KPK menetapkan Ade Kuswara Kunang, Bupati Bekasi periode 2025-2030, sebagai tersangka penerima suap ijon proyek infrastruktur senilai Rp14,2 miliar dari berbagai pihak swasta dan OPD Pemkab Bekasi.  Total dugaan penerimaan Ade mencapai Rp9,5 miliar jika ditambah Rp4,7 miliar dari sumber lain sepanjang 2025.

Ade tidak sendirian ditemani ayahnya, HM Kunang,  Kepala Desa Sukadami, turut ditahan karena berperan sebagai perantara utama suap serta sering meminta uang secara mandiri tanpa sepengetahuan anaknya.

Ade Kuswara menerima suap hadiah atau janji terkait proyek pembangunan infrastruktur di Pemkab Bekasi, dengan total Rp9,5 miliar diserahkan dalam empat kali melalui perantara seperti ayahnya.

Ia ditangkap KPK pada 18 Desember 2025 dan resmi jadi tersangka pada 20 Desember 2025, kemudian meminta maaf kepada warga Bekasi.

HM Kunang bertindak sebagai pintu masuk bagi kontraktor seperti Sarjan untuk menyalurkan suap ke bupati, sambil aktif meminta jatah dari OPD yang disegel KPK. Ia juga ditetapkan tersangka penerima suap pada 20 Desember 2025, menunjukkan inisiatif pribadi dalam jaringan korupsi.

Kedua tersangka terlibat dalam skema suap proyek di Bekasi, dengan HM Kunang sebagai penghubung krusial antara pihak swasta dan Ade Kuswara. Pemeriksaan masih berlangsung pasca-OTT pada 18 Desember 2025.

Kronologi OTT KPK di Bekasi pada 18 Desember 2025 berlangsung secara bertahap dengan penangkapan dan penyidikan intensif.

  • Malam 18 Desember 2025: Tim KPK memulai OTT di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menargetkan dugaan suap proyek infrastruktur; ruang kerja Bupati Ade Kuswara Kunang disegel, pengamanan ketat di Gedung Bupati hingga pukul 21.00 WIB.

  • 18 Desember 2025 malam: KPK mengamankan 10 orang, termasuk Bupati Ade Kuswara Kunang, ayahnya HM Kunang, dan 6 pihak swasta; konfirmasi resmi dari Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.

  • 19 Desember 2025 pagi: Tujuh orang dibawa ke Gedung Merah Putih KPK Jakarta untuk pemeriksaan intensif (1×24 jam sesuai KUHAP); penyitaan uang tunai ratusan juta rupiah dan penyegelan rumah Kajari Bekasi Eddy Sumarman.

  • 20 Desember 2025: KPK menetapkan tiga tersangka—ADK (Bupati), HMK (Kades Sukadami), SRJ (pihak swasta)—terkait suap Rp14,2 miliar; Ade Kuswara meminta maaf kepada warga Bekasi.

Pemeriksaan berlanjut untuk mendalami jaringan suap ijon proyek Pemkab Bekasi, bagian dari OTT ke-10 KPK tahun 2025. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Juragan Percetakan Tuduh Tiga Pegawai Mencuri, 21 Hari Dirantai dan Minta Tebusan Rp50 Juta

27 Juni 2026 - 16:18 WIB

Belanda Umumkan Kode Merah: Suhu 39°C Bikin Aspal Meleleh dan Dehidrasi

27 Juni 2026 - 15:44 WIB

Wartawan Diundang Keluar, Presiden Prabowo Ingin Berdiskusi dari Hati ke Hati Bersama Rektor dan Dosen

27 Juni 2026 - 14:57 WIB

Pemkot Surabaya Launching Buku: Bung Karno, Arek Surabaya!

27 Juni 2026 - 10:29 WIB

Korban Meninggal Latsarmil KDMP Jadi 4 Orang, Kemenhan Lakukan Evaluasi Prosedur

27 Juni 2026 - 09:58 WIB

Unras di Grahadi Berujung Ricuh Malam Ini

26 Juni 2026 - 20:04 WIB

Bapanas Usul Bansos Telur dan Daging Ayam Disalurkan Lagi Imbas Harga Anjlok

26 Juni 2026 - 19:37 WIB

Pria Berkaca Mata dan Bermasker Abu-abu Pegang Setir Terekam CCTV Juanda, Tewasnya Wanita ASN Bangkalan

26 Juni 2026 - 14:58 WIB

Kasatreskrim dan Delapan Kapolsek Jajaran Polres Jombang Resmi Berganti

26 Juni 2026 - 13:46 WIB

Trending di News