Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Bobby Nasution: Penjarahan Minimarket Tidak Sepenuhnya Menyalahkan Masyarakat

badge-check


					Gubernur Sumut, Bobby Nasution tak menyalahkan masyarakat usai viralnya aksi penjarahan di Tapteng dan Sibolga. (Instagram.com/@bobbynst) Perbesar

Gubernur Sumut, Bobby Nasution tak menyalahkan masyarakat usai viralnya aksi penjarahan di Tapteng dan Sibolga. (Instagram.com/@bobbynst)

Penulis: Gandung Kardiyono | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, MEDAN – Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Sumatera Utara memutus akses di beberapa wilayah.

Hal tersebut membuat tim gabungan mengalami kesulitan untuk mendistribusikan bantuan hingga muncul video viral aksi penjarahan masyarakat di Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga.

Video yang viral di media sosial itu menunjukan sejumlah warga yang merangsek masuk ke sebuah minimarket dan mengambil makanan hingga banyak rak-rak yang kosong.

Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyatakan agar warga bisa bersabar karena bantuan sedang dalam proses distribusi, mengingat akses yang kini sulit ditembus.

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengatakan bahwa pemerintah tak bisa sepenuhnya menyalahkan masyarakat terkait aksi penjarahan.

Menurutnya, hal tersebut dipicu karena banyaknya warga yang bertahan tapi dengan logistik yang kurang selama beberapa hari.

“Yang pasti masyarakat kita tahu kondisinya. Sama-sama mungkin sudah beberapa hari tidak makan, kita tidak menyalahkan 100 persen ke masyarakat, tapi kita fokus untuk membagi ke masyarakat,” ujar Bobby di Tapanuli Tengah pada Minggu, 30/11/2021.

“Untuk Tapteng masih banyak terisolir, baik masuk ke Tapteng maupun di dalam Tapteng nya sendiri yang terisolir,” kata Bobby.

“Makanya difokuskan melalui udara, daerah yang tidak terisolir secara darat disuplai secara darat,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, meminta masyarakat untuk bersabar karena pemerintah sedang berupaya untuk membuka akses agar distribusi lancar.

Ia juga mengklaim bahwa bantuan cukup memadai, hanya akses yang masih menjadi kendalanya.

“Pemerintah ini baik dari pusat maupun daerah provinsi, itu logistik cukup. Cuma mau menyampaikan ke sana itu sebetulnya yang belum bisa,” ucap Surya.

Oleh karena itu, kata Surya, distribusi untuk daerah terisolir tersebut akan dilakukan melalui jalur Subulussalam, Aceh.

“Maka kita dari Sumatera Utara itu mengambil jalur ke arah Subulussalam, kalau dari yang normal udah nggak bisa. Itu pun kendaraannya hanya kecil,” imbuhnya.**

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Indonesia Dikepung Erupsi: Gunung Semeru dan Anak Krakatau Meletus Bersamaan Hari Ini

6 September 2026 - 19:16 WIB

Garuda Hentikan Layanan Penerbangan hingga Senin Siang

6 September 2026 - 19:01 WIB

Ada Promo Bright Gas Diskon Rp 25 Ribu, Begini Cara Dapatnya

4 September 2026 - 19:56 WIB

Praktik Curang Produsen Diduga Jadi Penyebab Naiknya Harga Beras

4 September 2026 - 19:45 WIB

Taman Wisata Alam Kawah Ijen Ditutup Sementara Imbas Karhutla

4 September 2026 - 19:33 WIB

Purbaya Pastikan Tak Ada Pengampunan Pajak Selama Masih Jabat

3 September 2026 - 18:37 WIB

RI Posisi ke-4 Kemiskinan Tertinggi Versi Bank Dunia, di Bawah Timor Leste

2 September 2026 - 19:02 WIB

Sertifikasi Halal Berpotensi Buat Harga Kosmetik RI Naik

2 September 2026 - 18:50 WIB

Koleksi Baru KBS, Kura-Kura Aldabra Raksasa Hadir untuk Pertama Kalinya

1 September 2026 - 20:00 WIB

Trending di Nasional