Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Aditya Zoni: Ammar Zoni Diintimidasi Petugas Rutan Dipaksa Ngaku Edarkan Narkoba

badge-check


					Penuturan adik Ammar Zoni, Aditya Zoni usai kakaknya mengaku mendapatkan intimidasi yang diduga dari petugas rutan. (Instagram.com/@real_aditya1) Perbesar

Penuturan adik Ammar Zoni, Aditya Zoni usai kakaknya mengaku mendapatkan intimidasi yang diduga dari petugas rutan. (Instagram.com/@real_aditya1)

Penulis: Agung Sedayu | Editor: Gandung Kardiyono

KREDONEWS.COM, JAKARTA – Terdakwa kasus dugaan peredaran narkotika di dalam rumah tahanan (rutan),

Ammar Zoni mengaku sempat disetrum dan dipukul agar mengakui perbuatannya mengedarkan sabu seberat 100 gram di Rutan Salemba, Jakarta Pusat.

Pengakuan tersebut disampaikan Ammar Zoni dalam sidang pemeriksaan saksi di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Kamis, 18 Desember 2025 lalu.

Menyikapi hal itu, Adiknya, Aditya Zoni menuturkan dirinya melihat banyak kejanggalan dalam proses hukum yang dijalani Ammar Zoni.

“Saya sebagai adiknya, melihat dari awal banyak banget kejanggalan,” kata Aditya dalam siniar YouTube Deddy Corbuzier, pada Selasa, 6 Januari 2026.

Aditya meyakini, pernyataan yang disampaikan Ammar saat persidangan pada Desember 2025 lalu itu benar adanya.

“Saya percaya, bang Ammar sampai berani bilang di persidangan untuk memperlihatkan CCTV,” terang Aditya.

Di sisi lain, Aditya menilai pernyataan tersebut juga memiliki risiko yang tinggi di mata hukum.

Kendati demikian, sang adik dari Ammar Zoni itu mengaku telah mendapatkan pengakuan langsung dari terdakwa kasus dugaan peredaran narkotika tersebut.

“Itu kan risikonya tinggi, bahkan efek domino (di mata hukum) akan lebih parah lagi nantinya,” sebut Aditya.

“Dia dempat ngobrol dengan saya, dan bilang ada pemukulan dan kekerasan. Intinya dia dipaksa mengaku mengedarkan narkoba,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ammar yang diberi kesempatan mengajukan pertanyaan kepada saksi dari kepolisian, Arif Rahman, sempat menyinggung dugaan adanya kekerasan saat proses interogasi pada 3 Januari 2025.

“Yang mau saya tanyakan, apakah saya berbicara itu waktu itu bagaimana perlakuannya? Yakin tidak melakukan intimidasi? Yakin tidak ada kekerasan?” tanya Ammar Zoni.

“Yakin enggak ada kekerasan,” jawab Arif Rahman.

Mendengar hal itu, Ammar Zoni kemudian meminta agar rekaman CCTV saat interogasi diungkap dalam persidangan.

“Tidak ada penekanan? Tidak ada pemukulan? Ini semua berlima (terdakwa) kita bisa lihat,” tanya Ammar.

“Tolong Yang Mulia dihadirkan CCTV, Yang Mulia. Karena di situ ada CCTV, kita di bawah tekanan, dipukuli, disetrum, dipaksa untuk mengaku,” sambungnya.

Di sisi lain, Ammar memastikan pengakuan dirinya terkait kasus tersebut karena tekanan dari pihak petugas rutan.**

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ada Promo Bright Gas Diskon Rp 25 Ribu, Begini Cara Dapatnya

4 September 2026 - 19:56 WIB

Praktik Curang Produsen Diduga Jadi Penyebab Naiknya Harga Beras

4 September 2026 - 19:45 WIB

Taman Wisata Alam Kawah Ijen Ditutup Sementara Imbas Karhutla

4 September 2026 - 19:33 WIB

Purbaya Pastikan Tak Ada Pengampunan Pajak Selama Masih Jabat

3 September 2026 - 18:37 WIB

RI Posisi ke-4 Kemiskinan Tertinggi Versi Bank Dunia, di Bawah Timor Leste

2 September 2026 - 19:02 WIB

Sertifikasi Halal Berpotensi Buat Harga Kosmetik RI Naik

2 September 2026 - 18:50 WIB

Koleksi Baru KBS, Kura-Kura Aldabra Raksasa Hadir untuk Pertama Kalinya

1 September 2026 - 20:00 WIB

Harga BBM di SPBU Pertamina Naik Mulai 1/9/2026, Cek Rincian Harga

1 September 2026 - 19:35 WIB

Beras Premium Ukuran 5 Kg Langka, Peritel Ungkap Biang Keroknya

1 September 2026 - 19:23 WIB

Trending di Nasional