Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Nasional

Ramai Wabah PMK Buat Stok Daging Sapi Lokal Menipis, Pedagang Bakso Beralih ke Impor

badge-check


					Pedagang pentol bakso beralih daging impor Perbesar

Pedagang pentol bakso beralih daging impor

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Ketua Paguyuban Pedagang Mi dan Bakso (Papmiso) Indonesia Bambang Haryanto menceritakan bagaimana belakangan ini para pedagang bakso di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terpaksa beralih menggunakan daging sapi impor sebagai bahan baku produksinya.

Hal ini, kata Bambang, karena kelangkaan stok daging lokal yang terjadi akibat wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di sejumlah daerah penghasil hewan ternak. Walhasil, pedagang bakso di Kabupaten Bekasi termasuk juga wilayah Jabodetabek kini beralih menggunakan daging sapi impor dari Australia.

“Pedagang daging di Cikarang khususnya dan wilayah Jabodetabek kini menyetop pasokan daging dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Mereka beralih membeli sapi BX dari Australia yang dipotong di Cikarang,” ujar Bambang di Cikarang, Senin, 27 Januari 2025, seperti dikutip dari Antara.

Dengan beralihnya ke daging sapi impor dari Australia itu, kata Bambang, para pedagang tak lagi kesulitan mendapatkan pasokan daging yang sebelumnya agak tersendat. Biasanya para pedagang mendapatkan pasokan daging sapi dari Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Adapun kelangkaan pasokan daging sapi lokal dari daerah pemasok yakni Jawa Tengah dan Jawa Timur terhenti akibat wabah PMK yang menyerang hewan ternak di wilayah tersebut.

Lebih jauh Bambang memastikan daging sapi impor yang digunakan oleh pedagang bakso di Kabupaten Bekasi dan Jawa Barat telah melalui pemeriksaan kesehatan di rumah pemotongan hewan (RPH).

Sapi-sapi impor ini terutama sapi BX dari Australia telah dipastikan sehat sebelum dipotong dan digunakan sebagai bahan baku bakso.

“Artinya sapi di Jawa Barat aman dan biasanya mereka lebih suka memotong sapi BX dari Australia,” kata Bambang. “Sebelum dipotong di RPH, hewan pasti akan diperiksa kesehatannya sehingga dapat dipastikan sapi-sapi yang dipotong itu sudah sangat layak dan sehat.”

Bambang juga menjelaskan isu wabah PMK sedikit banyak telah turut mempengaruhi minat konsumen, meskipun daging bakso yang digunakan dalam produksi dipastikan sudah aman, sehat dan layak. Akibatnya, omzet pedagang bakso di Kabupaten Bekasi jeblok hingga 20 persen sejak awal Januari 2025.

“Masyarakat jadi khawatir konsumsi makanan berbahan baku daging dan itu menyebabkan sebagian warga menahan diri untuk konsumsi bakso,” ujar Bambang.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BPOM Ungkap Mayoritas Pelanggaran Kosmetik Ilegal Terjadi di TikTok

16 Juli 2026 - 19:49 WIB

Pegawai Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Digaji Rp76.000, Menteri Buka Suara

15 Juli 2026 - 20:11 WIB

Komdigi Temukan Ribuan Rekening Bank & Akun E-Wallet Terindikasi Judi Online, BCA Terbanyak

15 Juli 2026 - 19:47 WIB

Bupati Gresik Pulangkan.Puluhan Anak Pekerja Migran di Malaysia

14 Juli 2026 - 10:52 WIB

Babak Baru Kasus Penipuan PPPK Pemkab Gresik, Staf Dinas PMD Jadi Tersangka

14 Juli 2026 - 09:54 WIB

Jangan Panik! Beras Anda Aman dari Kutu dengan Trik Sederhana

13 Juli 2026 - 20:22 WIB

Daftar Harga BBM di SPBU Pertamina, BP, Shell, dan VIVO

13 Juli 2026 - 20:07 WIB

5 Kereta Api Ini Menjalani Relasi Terjauh di Indonesia

12 Juli 2026 - 19:05 WIB

Langkah-Langkah Menjaga Kesehatan di tengah Fenomena El Nino

12 Juli 2026 - 18:55 WIB

Trending di Nasional