Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Harga Pertalite Dijamin Tidak Naik sampai Desember 2026

badge-check


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi seperti Pertalite dan Biodiesel aman sampai akhir tahun. Kepastian ini didapat di tengah ketidakpastian ekonomi global dan ancaman konflik militer di Selat Hormuz.

Airlangga menjelaskan, pemerintah terus memantau pergerakan harga minyak dunia. Menurutnya saat ini harga minyak mentah dunia tidak di atas US$ 110/barel, sementara rata-rata pembelian minyak mentah oleh Indonesia masih US$ 91/barel

“Kita selalu melihat bahwa kalau harga minyak di atas US$ 110 per barel itu biasanya ada ceasefire. Jadi bagi Indonesia relatif masih melihat dengan situasi harga minyak yang tidak di atas US$ 100 per barel,” ujar Airlangga di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

“Artinya Indonesia sekarang pembelian minyaknya masih rata-rata di angka US$ 91 per barel. Itu relatif sampai akhir tahun at least Pertalite dan Biodiesel aman,” sambung Airlangga.

Selain harga yang terjaga, Airlangga menegaskan pasokan BBM Indonesia juga aman. Pasalnya, impor BBM Indonesia dari Singapura dikirim melalui Selat Malaka, bukan Selat Hormuz.

“Sedangkan dari gasoline itu yang di hilir itu juga kita ambilnya dari Singapura jadi tidak lewat Selat Hormuz, dia lewatnya Selat Malaka. Jadi relatif Indonesia masih bisa memitigasi situasi gejolak,” terangnya.

Airlangga menambahkan imbas gejolak harga minyak mentah dunia yang sempat mengerek BBM nonsubsidi di Indonesia, penjualan mobil hybrid secara nasional melonjak drastis hingga 40% pada semester I 2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Kemarin kita lihat dengan adanya perang juga dengan masyarakat melihat harga BBM yang mengkhawatirkan maka mereka mengalihkan kendaraannya ke kendaraan hybrid. Jadi kenaikannya di semester 1 itu 40% dibandingkan tahun lalu,” jelas Airlangga.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menkomdigi: Jika Internet Dipotong, 80 Persen Konektivitas Singapura Lumpuh

28 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Rupiah Rp18.183/US$ Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah, Ini Kata BI

28 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Meriahkan Operasi Patuh Semeru 2026 Satlantas Polres Gresik Bagikan Cokelat

28 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Pemkab Gresik Lakukan Seleksi Sertifikasi BNSP Pelaku Kuliner

28 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Catat, Daftar Rute dan Kota Tujuan Mudik Gratis Nataru

27 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Mendadak Menlu Singapura Vivian Balakrishnan, Kunjungi Jakarta

27 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Kemnaker Resmi Buka Pendaftaran Magang Nasional Batch 3 Angkatan II 2026

27 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Gresik Bangkitkan Kembali Jaga Ketertiban Dalam Masyarakat Melalui Aslinmas

27 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Polres Gresik Resmi Gelar Operasi Patuh Semeru 2026

27 Oktober 2026 - 07:44 WIB

Trending di Nasional