Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Setelah Bekasi di Blitar, KA Dhoho Hantam Truk Pasir di Sananwetan tak Ada Korban Jiwa

badge-check


					KA Dhoho hantam truk pasir yang mogok di rel, Sananwetan, Blitar, Selasa malam sekitar pukul 21.45. Sopir dan kernet selamat. Foto: ist Perbesar

KA Dhoho hantam truk pasir yang mogok di rel, Sananwetan, Blitar, Selasa malam sekitar pukul 21.45. Sopir dan kernet selamat. Foto: ist

Penulis: Sri Muryanto  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, BLITAR— KA Dhoho tertemper dump truk yang mogok di perlintasan Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Selasa malam, 28 April 2026, sekitar pukul 21.40–21.45 WIB.

Insiden terjadi saat truk bermuatan pasir melintas di jalur rel dan diduga mengalami gangguan mesin di tengah perlintasan.

Sopir truk, Andung Guritno, 39 tahun, bersama kernetnya, Muhammad Nazhri Eka, 24 tahun, sempat menyelamatkan diri sebelum benturan terjadi.

Keduanya dilaporkan selamat, meski insiden itu menyebabkan bagian depan truk ringsek dan perjalanan KA Dhoho sempat terganggu.

Demikian informasi Ipda Suratno, Kanit Laka Lantas Polres Blitar Kota, saat dikonfirmasi wartawan, Selasa malam, sekitat pukul 22.00 WIB,.

Keterangan awal menyebutkan truk berada dalam posisi melintang di atas rel ketika kereta datang dan tak sempat berhenti.

Benturan kemudian membuat truk terdorong dan proses evakuasi terkendala muatan pasir yang dibawa kendaraan tersebut.

Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya memastikan kendaraan benar-benar prima sebelum melintas di perlintasan sebidang. Jika kendaraan mendadak berhenti di jalur rel, keselamatan awak kendaraan menjadi prioritas utama.

KronologI

Kkejadian KA Dhoho tertemper truk di perlintasan Jalan Imam Bonjol, Sananwetan, Blitar, Selasa malam 28 April 2026.

  • KA Dhoho berangkat dari Stasiun Blitar menuju Malang-Surabaya
  • Saat melintas di JPL 190, alarm peringatan sudah berbunyi dan palang pintu mulai menutup
  •  Dump truk bermuatan pasir berada di perlintasan, dengan bagian kabin sudah masuk ke area rel
  • Truk diduga tidak sempat melakukan pengereman dan kemudian mesin kendaraan mati di atas rel
  • Sopir dan kernet berusaha menyelamatkan diri dan berhasil turun dari kabin sebelum benturan terjadi
  • KA Dhoho kemudian menabrak bagian depan truk yang masih melintang di perlintasan
  • Benturan membuat truk ringsek di bagian depan, sementara KA Dhoho sempat berhenti
  •  Sejumlah penumpang kereta sempat turun sejenak, dan proses evakuasi truk dilakukan setelah kejadian.**
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PT Pegadaian XII Surabaya Resmikan Jembatan Gantung di Temas Batu dan 100 Mushaf dan Paket Siswa

17 Juni 2026 - 19:42 WIB

Menelisik Akar Teroris (20): Para Penjahat dan Gerilyawan

17 Juni 2026 - 18:59 WIB

2027 Polri Minta Tambah Anggaran Rp61 Triliun Menjadi Rp184 Triliun

17 Juni 2026 - 17:17 WIB

Ketua DPRD Jombang Hadi Atmaji Hadiri Doa Bersama Sambut Tahun Baru Hijriah 1448

17 Juni 2026 - 13:46 WIB

Komisi D DPRD Jombang Hearing Rencana PHK 1.000 Orang PT SGS, Karyawan Minta Buka Data

17 Juni 2026 - 12:35 WIB

Harga Rp 1,340 Triliun, Pesawat Pembom Legendaris Boeing B‑52 Stratofortress Jatuh

17 Juni 2026 - 00:01 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Tarif Bus Trans Jatim Dipastikan Tetap

16 Juni 2026 - 20:50 WIB

Bukan Cuma Surat, Pencuri Datangi Korban Berdamai di Depan Polisi Polsek Pungging Mojokerto

16 Juni 2026 - 17:59 WIB

Kejadian menari, tersangka pelaku pencurian Pungging Mojokerto, mereka berdamai. Suwandi, memaafkan pelaku, dan ikhlas memaafkan plekai sekaligus mencabut laporan

Gempa Magnetudo 6.7 Guncang Sulawesi Tengah, Lokasi Darat 23 Km dari Palu

16 Juni 2026 - 16:21 WIB

Gempa berkekuatan magnetudo, guncang wilayah Sulawesi Tengah, tidak menimbulkan tsunami. Beberapa laporan rumah roboh, korban berjatuhan. Foto: ist
Trending di News