Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Nus Kei Ketua DPD II Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara Sadsuitubun

badge-check


					Agraphinus Kei alias Nus Kei, Bendahara Golkar Maluju, tewas ditikam saat pintu kedatangan Bandara Sadsuitubun, Maluku Tenggara, Minggu siang, 19 April 2026. Foto: ist Perbesar

Agraphinus Kei alias Nus Kei, Bendahara Golkar Maluju, tewas ditikam saat pintu kedatangan Bandara Sadsuitubun, Maluku Tenggara, Minggu siang, 19 April 2026. Foto: ist

Penulis: Yusran Hakim | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, MALUKU– Suasana Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, Maluku Tenggara, mendadak berubah panik pada Minggu siang, 19 April 2026.

Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, Ketua DPD II Golkar Maluku Tenggara, menjadi korban penikaman saat baru tiba dari Jakarta.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.25 WIT, ketika Nus Kei berjalan menuju pintu keluar bandara.

Dari laporan yang beredar, ia tiba-tiba diserang orang tak dikenal dengan senjata tajam. Serangan berlangsung cepat, lalu pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.

Korban sempat dievakuasi ke RS Karel Sadsuitubun sekitar pukul 12.00 WIT oleh pihak keluarga. Namun, luka yang diderita terlalu serius. Nyawa Nus Kei tidak tertolong, dan ia dinyatakan meninggal dunia.

Kabar penikaman ini cepat menyebar dan memicu perhatian publik di Maluku Tenggara.

Polisi bergerak cepat dan menangkap dua terduga pelaku, masing-masing berinisial HR berusia 28 tahun dan FU berusia 36 tahun, hanya sekitar dua jam setelah kejadian.

Hingga kini, penyidik masih mendalami motif di balik penyerangan tersebut.

Nama Nus Kei sendiri bukan sosok asing dalam pemberitaan nasional. Ia kerap disebut dalam berbagai konflik lama yang melibatkan jaringan John Kei.

Karena itu, peristiwa penikaman ini kembali menyeret perhatian ke dinamika lama yang selama ini sesekali muncul ke permukaan.

Meski identitas pelaku sudah mulai terungkap, pertanyaan terbesar masih sama: apa yang sebenarnya menjadi latar dari penyerangan itu.

Bagi keluarga dan kerabat, tragedi di bandara itu bukan hanya soal kekerasan yang datang tiba-tiba, tetapi juga akhir tragis dari seorang tokoh lokal yang baru saja tiba di tanahnya sendiri.

Kronologi

  • Nus Kei baru tiba dari Jakarta di Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, Maluku Tenggara, pada Minggu, 19 April 2026.
  • Saat berjalan menuju pintu keluar bandara, ia tiba-tiba diserang orang tak dikenal dengan senjata tajam.
  • Peristiwa penikaman disebut terjadi sekitar pukul 11.25 WIT.
  • Pelaku langsung kabur setelah menyerang korban.
  • Korban sempat dilarikan ke RS Karel Sadsuitubun oleh keluarga sekitar pukul 12.00 WIT.
  • Luka yang diderita Nus Kei sangat serius, dan ia kemudian dinyatakan meninggal dunia.
  • Polisi menangkap dua terduga pelaku, berinisial HR (28) dan FU (36), sekitar dua jam setelah kejadian.
  • Motif penikaman masih didalami penyidik.**

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PT Pegadaian XII Surabaya Resmikan Jembatan Gantung di Temas Batu dan 100 Mushaf dan Paket Siswa

17 Juni 2026 - 19:42 WIB

Menelisik Akar Teroris (20): Para Penjahat dan Gerilyawan

17 Juni 2026 - 18:59 WIB

2027 Polri Minta Tambah Anggaran Rp61 Triliun Menjadi Rp184 Triliun

17 Juni 2026 - 17:17 WIB

Ketua DPRD Jombang Hadi Atmaji Hadiri Doa Bersama Sambut Tahun Baru Hijriah 1448

17 Juni 2026 - 13:46 WIB

Komisi D DPRD Jombang Hearing Rencana PHK 1.000 Orang PT SGS, Karyawan Minta Buka Data

17 Juni 2026 - 12:35 WIB

Harga Rp 1,340 Triliun, Pesawat Pembom Legendaris Boeing B‑52 Stratofortress Jatuh

17 Juni 2026 - 00:01 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Tarif Bus Trans Jatim Dipastikan Tetap

16 Juni 2026 - 20:50 WIB

Bukan Cuma Surat, Pencuri Datangi Korban Berdamai di Depan Polisi Polsek Pungging Mojokerto

16 Juni 2026 - 17:59 WIB

Kejadian menari, tersangka pelaku pencurian Pungging Mojokerto, mereka berdamai. Suwandi, memaafkan pelaku, dan ikhlas memaafkan plekai sekaligus mencabut laporan

Gempa Magnetudo 6.7 Guncang Sulawesi Tengah, Lokasi Darat 23 Km dari Palu

16 Juni 2026 - 16:21 WIB

Gempa berkekuatan magnetudo, guncang wilayah Sulawesi Tengah, tidak menimbulkan tsunami. Beberapa laporan rumah roboh, korban berjatuhan. Foto: ist
Trending di News