Menu

Mode Gelap

Headline

Penjaja Kerupuk Bersepeda Onthel, Sutaji Rajin Menabung Hingga Berangkat Haji 2026 Ini

badge-check


					Sutaji (66), pedagang kerupuk keliling asal Dusun Budug, Desa Tugusumberjo, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, dipastikan berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 2026. Foto: kredonews.com/ elok apriyanto Perbesar

Sutaji (66), pedagang kerupuk keliling asal Dusun Budug, Desa Tugusumberjo, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, dipastikan berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 2026. Foto: kredonews.com/ elok apriyanto

Penulis: Elok Apriyanto  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG-  Sutaji (66), pedagang kerupuk keliling asal Dusun Budug, Desa Tugusumberjo, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, dipastikan berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 2026.

Kepastian tersebut diraih berkat ketekunannya menabung selama puluhan tahun dari hasil berjualan kerupuk menggunakan sepeda ontel.

Sutaji telah menekuni profesi pedagang kerupuk keliling sejak tahun 1970. Meski perkembangan zaman membuat banyak pedagang beralih ke kendaraan bermotor, pria lansia ini tetap setia menggunakan sepeda pancal untuk menjajakan dagangannya, menyusuri wilayah Peterongan hingga Mojongapit, Jombang.

“Setiap hari saya berkeliling membawa sekitar 5 kilogram kerupuk. Saya ambil dari pabrik di Desa Senden. Alhamdulillah, biasanya habis dalam waktu satu jam,” ujar Sutaji, Selasa (3/2/2026).

Kebiasaan menabung untuk biaya haji telah dimulainya sejak era 1980-an. Saat itu, penghasilan Sutaji hanya berkisar Rp1.000 per hari. Namun, ia disiplin menyisihkan Rp200 khusus tabungan haji.

Kini, seiring meningkatnya pendapatan harian hingga rata-rata Rp100 ribu, Sutaji tetap memegang prinsip hidup sederhana. Separuh penghasilannya disisihkan untuk tabungan, sementara sisanya digunakan memenuhi kebutuhan rumah tangga.

“Niat haji sudah ada sejak saya menikah dengan istri saya, Siti Hana, pada awal 1980-an. Prinsip saya, yang penting niat, bisa menahan diri, dan tidak boros,” tuturnya.

Perjuangan panjang itu akhirnya membuahkan hasil. Sang istri, Siti Hana (62), lebih dahulu mendaftar haji pada tahun 2012. Sementara Sutaji baru menyusul mendaftar pada 2019, setelah tabungannya dinilai mencukupi.

Pasangan suami istri tersebut tercatat sebagai calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Jombang yang dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada tahun 2026.

Sutaji berharap kisah hidupnya dapat menjadi motivasi bagi masyarakat luas bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk menunaikan rukun Islam kelima.

“Siapa pun yang punya niat baik, semoga Allah SWT memudahkan jalannya,” pungkasnya. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

4 Orang Sekeluarga Naik Motor Kecelakaan di Jalur Tengkorak Klemuk Batu, Ayah Meninggal Dunia

25 Maret 2026 - 22:31 WIB

Baru Bersifat Wacana, Praktikno: Belajar Lewat Daring Dibatalkan, Cegah Learning Loss

25 Maret 2026 - 22:00 WIB

Pemuda Brebes Tewas Laka Tunggal di Jalanan Kampung Pacitan, Melarikan Diri Ketakutan Dikejar Polisi

25 Maret 2026 - 21:30 WIB

Mobil BYD Taksi Online Hilang Kendali, Menerobos Pembatas Hingga Nyemplung di Kolam Bundaran HI

25 Maret 2026 - 21:14 WIB

Pasca Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Letjen Yudi Abrimantyo Serahkan Jabatan sebagai KaBAIS

25 Maret 2026 - 20:22 WIB

Bus Wisata Angkut Anggota TNI Alami Rem Blong, Nyungsep di Depan Gedung DPRD Bandung Barat

25 Maret 2026 - 18:59 WIB

Gaji Ganda, Purbaya Kurang Bayar Pajak Rp 50 Juta

25 Maret 2026 - 18:27 WIB

Kereta Api Supas Terhenti 4 Jam di Beji Pasuruan, Roda Terendam Banjir 18 CM

25 Maret 2026 - 17:26 WIB

Kasus Tewasnya Dokter Shanti Hastuti, Polisi: Tersangka Pelaku Tetangga Korban

25 Maret 2026 - 16:49 WIB

Trending di News