Menu

Mode Gelap

Headline

Pilot Diduga Pindah Jalur, Tim SAR Temukan Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Gunung Bulusaraung

badge-check


					Tim SAR telah menemukan puing-puing pesawat ATR PK PKH, yang jatuh di sisi utrara puncak gunung Balasaraung, Maros, perbatasan dengan Pangkep, Sulawesi Selatan. Minggu agi, 18 Agustus 2026. Foto: Instagram@makassarviral Perbesar

Tim SAR telah menemukan puing-puing pesawat ATR PK PKH, yang jatuh di sisi utrara puncak gunung Balasaraung, Maros, perbatasan dengan Pangkep, Sulawesi Selatan. Minggu agi, 18 Agustus 2026. Foto: Instagram@makassarviral

Penulis: Mulawarman  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, MAROS- Hingga hari ini, Minggu  pagi, 18 Januari 2026, Basarnas dan tim SAR gabungan berhasil menemukan puing pesawat ATR 42-500 di Puncak Gunung Bulusaraung, Maros.

M. Arif Anwar, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Basarnas Makassar, memberikan keterangan pagi ini terkait penemuan puing pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung.​

Pukul 07.46 WITA, serpihan jendela kecil ditemukan di koordinat 04°55’48” LS – 119°44’52” BT; pukul 07.49 WITA, badan besar dan ekor pesawat terlihat di lereng selatan puncak utara.

Pukul 07.52 WITA, ekor dikonfirmasi terbuka, dan pukul 08.02-08.50 WITA, puing tambahan dipantau via helikopter Caracal.

Dalam konferensi pers di Media Center Bandara Sultan Hasanuddin sekitar pukul 08.30 WITA, M Arif Anwar mengonfirmasi temuan serpihan jendela, badan, dan ekor pesawat yang berpencar di utara, barat, serta selatan koordinat pencarian utama.

Deputi Operasi Basarnas Edy Prakoso juga disebut dalam update terbaru soal badan pesawat oleh tim SAR darat, sementara Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar Andi Sultan aktif di tahap awal operasi SAR.

Tim AJU dikerahkan dengan drone, helikopter Lanud, dan peralatan mountaineering karena medan terjal; prioritas keselamatan personel sambil mempersempit SRU. Belum ada info korban atau black box, operasi SAR berlanjut dengan turunnya tim rescue udara.

Tim SAR baru menemukan puing pesawat seperti badan, ekor, dan serpihan jendela di Puncak Gunung Bulusaraung sekitar pukul 07.46-08.50 WITA. Belum ada laporan resmi dari Basarnas atau NTSC mengenai penemuan jenazah atau proses DVI (Disaster Victim Identification).

Medan terjal menghambat evakuasi, sehingga fokus tim saat ini adalah pengiriman personel AJU via helikopter dan drone untuk memastikan lokasi puing utuh. Informasi korban (total 10-11 orang termasuk kru dan penumpang dari KKP) akan diumumkan setelah akses fisik ke lokasi.

Kronologi

Pesawat registrasi PK-THT, produksi tahun 2000, kehilangan komunikasi saat mendekati Bandara Sultan Hasanuddin. Kronologi bermula pukul 04.23 UTC (11.23 WIB), saat ATC Makassar mengarahkan ke RWY 21, tapi pesawat keluar jalur dan diminta koreksi. Komunikasi terputus usai arahan terakhir, memicu fase darurat DETRESFA.

Pesawat membawa total 10 orang: 7 awak pesawat dan 3 penumpang dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Pilot in Command Capt. Andy Dahananto memimpin, didukung First Officer Yudha Mahardika dan 5 kru lainnya (identitas lengkap belum dirilis resmi). Penumpang: Deden, Ferry, dan Yoga, yang bertugas dinas dari Yogyakarta.

Posko SAR dibuka di Bantimurung, didukung Kemenhub, KNKT, dan Polres Maros. Helikopter dijadwalkan terbang pukul 16.25 WITA, dengan KNKT siaga selidiki black box setelah lokasi pasti ditemukan. Cuaca tidak ekstrem, tapi potensi hujan malam hari berisiko. Update terbaru dari Basarnas Makassar terus dipantau.**

En lien
Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gempa Magnetudo 5.5 Terjadi pada Kedalaman 105 Km Pantai Pacitan

27 Januari 2026 - 09:50 WIB

Harga Cabai di Pasar Citra Niaga Jombang Mulai Naik Jelang Ramadan

27 Januari 2026 - 09:34 WIB

Tiga Bulan Ngendap di Polres Sidoarjo: Ice Sukmawaty Korban Pencurian Brankas Rp 8 M Melapor ke No Viral No Justice!

27 Januari 2026 - 09:07 WIB

Era Baru Hukum Pidana: Tidak Harus Berakhir di Penjara

26 Januari 2026 - 22:46 WIB

Ada di Lokasi Sebelum Lula Lahfah Meninggal, Polisi Periksa Reza Arap sebagai Saksi

26 Januari 2026 - 21:48 WIB

Kejaksaan Ringkus Buron 4 Tahun dari Jombang, Hariyono Jualan Pecel di Karawang

26 Januari 2026 - 20:22 WIB

Polres Jombang Ringkus 17 Residivis Curanmor, Sita 34 Barang Bukti Motor

26 Januari 2026 - 20:04 WIB

Kasus Hukum Hogi Minaya, Kajari Sleman Tempuh Jalur Restorativie Justice Sepakat Damai

26 Januari 2026 - 19:45 WIB

Tolak Polri di Bawah Kementrian, Jenderal Listyo Sigit: Lebih Baik Saya Jadi Petani Saja!

26 Januari 2026 - 18:52 WIB

Trending di Nasional