Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Sinergi Muhammadiyah dan Pemkab Mojokerto untuk Kesejahteraan Umat

badge-check


					Sinergi Muhammadiyah dan Pemkab Mojokerto untuk Kesejahteraan Umat. Dok.Diskominfo Perbesar

Sinergi Muhammadiyah dan Pemkab Mojokerto untuk Kesejahteraan Umat. Dok.Diskominfo

Penulis: Agung Sedayu | Editor: Gandung Kardiyono

KREDONEWS.COM, MOJOKERTO – Peringatan Milad ke-113 Muhammadiyah di Mojokerto dikemas dalam Tabligh Akbar bertema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa” di GOR Gajah Mada, Mojosari, Minggu (11/1).

Acara yang digelar PDM Kabupaten Mojokerto ini dihadiri Bupati Muhammad Albarraa, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Fajar Riza Ul Haq, serta jajaran pimpinan dan organisasi otonom Muhammadiyah.

Dalam sambutannya, Bupati Albarraa menegaskan Muhammadiyah bukan hanya organisasi dakwah, tetapi juga penggerak kemajuan melalui pendidikan, kesehatan, dan amal usaha.

Ia menyebut sekolah, perguruan tinggi, rumah sakit, dan lembaga sosial Muhammadiyah memberi dampak nyata bagi peningkatan kualitas SDM di Mojokerto.

“Kontribusi Muhammadiyah menghadirkan solusi atas persoalan sosial, pemberdayaan umat, hingga penanganan bencana,” ujarnya.

Gus Barra menekankan pentingnya sinergi pemerintah daerah dengan Muhammadiyah untuk mewujudkan masyarakat maju, religius, dan sejahtera.

“Kemitraan ini harus semakin kokoh, demi kesejahteraan bangsa lahir dan batin,” tegasnya.

Sementara itu, Wamen Fajar Riza Ul Haq menyebut amal usaha Muhammadiyah sebagai pilar penting pendidikan nasional.

Ia menegaskan selama 113 tahun, Muhammadiyah konsisten mencerdaskan bangsa melalui ribuan sekolah, madrasah, pesantren, dan perguruan tinggi.

“DNA Muhammadiyah sejak KH Ahmad Dahlan adalah membangun masyarakat melalui pendidikan,” katanya.

Fajar menambahkan, Kemendikdasmen menempatkan Muhammadiyah sebagai mitra strategis dalam transformasi pendidikan yang berorientasi pada mutu, pemerataan, dan karakter.

“Negara tidak bisa bekerja sendiri. Muhammadiyah memberi teladan pendidikan berkelanjutan dan inklusif, modal menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.**

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ada Promo Bright Gas Diskon Rp 25 Ribu, Begini Cara Dapatnya

4 September 2026 - 19:56 WIB

Praktik Curang Produsen Diduga Jadi Penyebab Naiknya Harga Beras

4 September 2026 - 19:45 WIB

Taman Wisata Alam Kawah Ijen Ditutup Sementara Imbas Karhutla

4 September 2026 - 19:33 WIB

Purbaya Pastikan Tak Ada Pengampunan Pajak Selama Masih Jabat

3 September 2026 - 18:37 WIB

RI Posisi ke-4 Kemiskinan Tertinggi Versi Bank Dunia, di Bawah Timor Leste

2 September 2026 - 19:02 WIB

Sertifikasi Halal Berpotensi Buat Harga Kosmetik RI Naik

2 September 2026 - 18:50 WIB

Koleksi Baru KBS, Kura-Kura Aldabra Raksasa Hadir untuk Pertama Kalinya

1 September 2026 - 20:00 WIB

Harga BBM di SPBU Pertamina Naik Mulai 1/9/2026, Cek Rincian Harga

1 September 2026 - 19:35 WIB

Beras Premium Ukuran 5 Kg Langka, Peritel Ungkap Biang Keroknya

1 September 2026 - 19:23 WIB

Trending di Nasional