Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Massa Mendobrak dan Menjarah Rumah Nafa Urbach, Sehari setelah Meminta Maaf ke Masyarakat

badge-check


					Sehari setelah menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat melalui akun instagram pribadinya, rumah Nafa Urbah di Tangerang Selatan didatangi massa dan menjarah rumahnya, Minggu dini hari, 31 Agustus 2025. Foto: Instagram@kumpara/nafaurbach Perbesar

Sehari setelah menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat melalui akun instagram pribadinya, rumah Nafa Urbah di Tangerang Selatan didatangi massa dan menjarah rumahnya, Minggu dini hari, 31 Agustus 2025. Foto: Instagram@kumpara/nafaurbach

Penulis: Tanasyafira Libas Tirani   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA- Rumah artis dan juga anggota Komisi IX DPR RI Nafa Urbach ikut dijarah massa anarkis. Penjarahan terjadi Minggu dini hari, 31 Agustus 2025.

Massa yang jumlahnya sekitar 20 orang itu mendobrak rumah Nafa di kawasan Tangerang Selatan. Sekuriti yang berjaga di rumah Nafa tak kuasa membendung massa karena kalah jumlah.

Sejumlah barang-barang yang berada di rumah lantai 3 itu digondol massa. “Saya sampe lokasi jam 04.45 WIB dan sudah keluar massa dengan barang jarahan, kurang lebih 20 orang dengan menaiki sepeda motor,” kata salah satu warga, Syarif, mengutip narasai akun instagram@kumparan.

Penjarahan berlangsung singkat, sekitar pukul 05.00 WIB, massa sudah pergi dari rumah Nafa karena aparat sudah berdatangan ke lokasi. Situasi saat ini sudah kondusif. Nafa dan keluarga juga tidak berada di rumahnya.

Polisi bersikap cepat melakukan pengamanan setelah terjadi penjarahan rumah Nafa Urbach oleh massa. Penjarahan tersebut berlangsung singkat sekitar pukul 05.00 WIB, dan saat massa mulai meninggalkan lokasi, aparat kepolisian sudah berdatangan sehingga situasi menjadi kondusif.

Setelah itu, polisi juga tetap standby untuk mengantisipasi adanya penjarahan susulan. Namun, saat kejadian penjarahan sedang berlangsung, pihak sekuriti rumah Nafa tidak mampu menahan massa yang jumlahnya sekitar 20 orang karena kalah jumlah.

Saat pengamanan datang, massa sudah banyak yang pergi membawa barang jarahan. Selain itu, aparat kepolisian bekerja sama dengan TNI dan sudah berjaga di sekitar lokasi untuk menjaga keamanan setelah insiden tersebut. Nafa Urbach dan keluarganya saat itu tidak berada di rumahnya.

Secara keseluruhan, polisi berupaya cepat merespons dan mengamankan situasi setelah penjarahan rumah Nafa Urbach terjadi, namun awalnya tidak mampu mencegah penjarahan karena massa yang datang jumlahnya cukup banyak dan mendadak.

Minta Maaf

Sebelum kejadian, Nafa Urbach menyampaikan permintaan maafnya kepada masyarakat Indonesia pada tanggal 30 Agustus 2025 melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya pada malam hari.

Dalam video tersebut, ia meminta maaf atas perkataannya yang dianggap menyakiti hati masyarakat dan berharap mendapat pintu maaf yang besar dari publik.

Permintaan maaf ini merupakan yang kedua kalinya setelah sebelumnya juga sempat meminta maaf beberapa hari sebelumnya terkait pernyataannya soal tunjangan rumah anggota DPR.

Sikap Nafa Urbach setelah rumahnya dijarah massa adalah ia secara terbuka meminta maaf kepada masyarakat Indonesia. Nafa menyampaikan permintaan maaf tersebut melalui video di akun Instagram pribadinya pada malam sebelum penjarahan terjadi.

Dalam permintaan maafnya, ia mengungkapkan penyesalan atas setiap perkataan yang keluar dari mulutnya yang dianggap menyakiti hati masyarakat dan berharap mendapat pintu maaf yang besar dari publik.

Permintaan maaf itu terkait dengan pernyataannya soal tunjangan rumah anggota DPR yang memicu protes dan ketidakpuasan masyarakat.

Meskipun ia sudah meminta maaf dengan kerendahan hati dan penuh hormat, respons dari masyarakat masih menunjukkan kekecewaan yang mendalam. Nafa berharap masyarakat dapat memaafkannya atas kesalahan tersebut. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (27): Kaum Illuminati dan Revolusi Prancis

27 Juni 2026 - 16:44 WIB

Juragan Percetakan Tuduh Tiga Pegawai Mencuri, 21 Hari Dirantai dan Minta Tebusan Rp50 Juta

27 Juni 2026 - 16:18 WIB

Belanda Umumkan Kode Merah: Suhu 39°C Bikin Aspal Meleleh dan Dehidrasi

27 Juni 2026 - 15:44 WIB

Wartawan Diundang Keluar, Presiden Prabowo Ingin Berdiskusi dari Hati ke Hati Bersama Rektor dan Dosen

27 Juni 2026 - 14:57 WIB

Pemkot Surabaya Launching Buku: Bung Karno, Arek Surabaya!

27 Juni 2026 - 10:29 WIB

Korban Meninggal Latsarmil KDMP Jadi 4 Orang, Kemenhan Lakukan Evaluasi Prosedur

27 Juni 2026 - 09:58 WIB

Unras di Grahadi Berujung Ricuh Malam Ini

26 Juni 2026 - 20:04 WIB

Bapanas Usul Bansos Telur dan Daging Ayam Disalurkan Lagi Imbas Harga Anjlok

26 Juni 2026 - 19:37 WIB

Fans Sepakbola Ini Disangka Produk AI Saking Cantiknya

26 Juni 2026 - 19:32 WIB

Trending di Life Style