Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Trump Tawarkan Negosiasi, Cina Malah Kenakan Tarif 125 % Berlaku Mulai 12 April

badge-check


					Bakal meruncing, semula Donald Trump ngegas kenakan tarif ke China sampai 125 persen. Mengendur, tawarkan perundingan. China menjawab sebaliknya, ganti ngegas kenakan tarif 125 persen kepada Amerika Serikat, berlaku mulai 1`2 April 2025. Instagram@lhakim682024/ akademicryptocom
Perbesar

Bakal meruncing, semula Donald Trump ngegas kenakan tarif ke China sampai 125 persen. Mengendur, tawarkan perundingan. China menjawab sebaliknya, ganti ngegas kenakan tarif 125 persen kepada Amerika Serikat, berlaku mulai 1`2 April 2025. Instagram@lhakim682024/ akademicryptocom

Penulis: Jacobus E. Lato   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, BEIJING– Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut akan membuka opsi negosiasi dengan China pada pertemuan kabinet, Kamis 10 April 2025, waktu setempat. Nahasnya, usai pertemuan tersebut China malah membalas tarif sebesar 125%, naik dari 84% dan akan berlaku besok, Sabtu, 12 April 2025.

Kenaikan tarif ini terjadi setelah ketegangan perdagangan antara kedua negara meningkat. Sebelumnya, Trump telah mengumumkan tarif 34% terhadap barang-barang AS, yang kemudian memicu balasan dari China dengan menaikkan tarif mereka dari 84% menjadi 125%.

Dalam pernyataannya, Komisi Tarif Bea Cukai Dewan Negara China menyebut bahwa tindakan ini adalah langkah balasan atas kebijakan tarif yang dianggap tidak masuk akal secara ekonomi.

Dengan tarif baru ini, China menegaskan bahwa pasar untuk barang-barang AS di negara mereka hampir tidak ada lagi. Mereka juga menyatakan bahwa jika AS terus meningkatkan tarif, Beijing akan mengabaikan kebijakan tersebut.

Tindakan ini dipandang sebagai bagian dari perang dagang yang lebih luas antara dua ekonomi terbesar dunia, yang dapat memiliki dampak signifikan terhadap perekonomian global dan inflasi.

Presiden AS ke-47 itu menjelaskan bahwa tarif tersebut diberlakukan demi membuat negaranya kaya raya kembali. Sebab ia mengklaim bahwa China telah mengambil banyak keuntungan dari Negara Paman Sam serta negara lain, yang menyebabkan mereka mengalami kerugian.

“Kami sedang mengatur ulang regulasi, dan saya yakin kami akan bisa bekerja sama dengan sangat baik. Saya memiliki rasa hormat yang besar terhadap Presiden China Xi Jinping, dia adalah teman saya sejak lama, dan menurut saya kami akan berakhir membuat kesepakatan yang baik untuk kedua negara,” ujar Trump.

Sebagai informasi, Amerika Serikat menjatuhkan tarif 34% kepada China, Rabu (02/04). Hal ini mengungang amarah Negeri Tirai Bambu yang membuatnya membalas tarif Trump dengan nominal yang sama. Melihat balasan itu, AS memutuskan untuk terus menaikkan tarif hingga 145%.

“China juga ngin membuat kesepakatan, sangat ingin, tetapi mereka tidak tahu bagaimana memulainya. Kami menunggu telepon dari mereka. Itu akan terjadi!” tulis Trump di media sosial. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ditetapkan sebagai Tersangka, Roy Suryo Tenang Dokter Tifa Dirujuk ke RS Polri Kramat Jati

20 Juni 2026 - 08:46 WIB

PLN Akui Tidak Sedang Baik-baik Saja: Ini Wilayah Jawa yang Terkena Pemadaman Listrik

20 Juni 2026 - 07:03 WIB

Kondisi pelayanan listrik di Jawa sedang alami gangguan, ada dua pemasok mitra independen PLN yang keluar dari jaringan.

Kasus Korupsi di BGN, Pengacara Krisna Murti: Sony Sanjaya Prosedural, selalu Lapor dan Dibawah Pengawasan NSD

19 Juni 2026 - 17:05 WIB

Bantuan 9 Paket Senilai Rp1,48 M untuk Pengembangan Ayam Petelur Jombang

19 Juni 2026 - 13:29 WIB

Menelisik Akar Terorisme (21): Penjahat Jadi Simbol Perlawanan Rakyat

19 Juni 2026 - 12:43 WIB

Polisi Tahan Oknum Guru SMK di Pare, Pakai Akun Cewek untuk Berbuat Cabul kepada Siswanya

19 Juni 2026 - 05:40 WIB

Kiai Said dan Kiai Imjaz Serukan Pesantren Sudah Saatnya Menjadi Top of the Mind Masa Depan

19 Juni 2026 - 05:14 WIB

Tour de Mawil-4, 50 Aktivis Lingkungan Bersihkan Pesisir Taman Penyu Tatar Sepang Sumbawa Barat

18 Juni 2026 - 21:01 WIB

Siapkan Saldo Segini, Jakarta Surabaya Tanpa Diskon Libur Sekolah

18 Juni 2026 - 19:30 WIB

Trending di News