Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Nasional

Waspada, Kasus Flu Super Jatim Terbanyak

badge-check


					Ilustrasi flu Perbesar

Ilustrasi flu

Penulis: Wibisono | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, SURABAYA-Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat ada 62 kasus Super Flu atau influenza varian H3N2 subclade K di Indonesia. Dari jumlah tersebut, Jatim menjadi provinsi dengan kasus terbanyak.

Kemenkes mencatat di Jatim terdapat 23 kasus, diikuti oleh Kalimantan Selatan dengan 18 kasus, Jawa Barat 10 kasus, Sumatera Selatan 5 kasus, dan Jawa Tengah, Sulawesi Utara, serta Yogyakarta masing-masing satu kasus.

Dengan kondisi itu, Dr. dr. Agung Dwi Wahyu Widodo Pakar Imunologi dan Mikrobiologi Universitas Airlangga (Unair) mengatakan, saat ini penting untuk kembali menggunakan masker.

Ia menekankan, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) merupakan langkah penting yang harus diterapkan.

“Ini harus diedukasikan kepada masyarakat. Jadi per individu harus melihat bahwa PHBS ini harus diterapkan. Kalau dulu waktu Covid sudah banyak belajar menggunakan masker, kita harus gunakan masker kembali, supaya menurunkan angka penularan,” katanya.

Agung mengatakan, istirahat cukup juga menjadi hal penting untuk mengatasi kasus tersebut. Ia menegaskan bahwa istirahat harus tidur, bukan sekadar rebahan.

“Kemudian kelelahan, stres dan lain-lain itu harus kita hindari, karena itu menurunkan kekebalan, sehingga gampang terinfeksi,” ucap SMF Mikrobiologi Klinik RSUD Dr. Soetomo Surabaya itu.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya asupan nutrisi seperti sayur hingga buah, apalagi saat ini berada dalam musim hujan yang sering mendapat peringatan waspada cuaca ekstrem.

Jika ada gejala yang sudah mengarah kepada Super Flu, ia menyarankan agar segera berobat untuk menghilangkan gejala-gejala yang timbul.

Jika batuk, ia juga menekankan bahwa terdapat etika yang harus dilakukan, yakni dengan memakai masker dan tidak membuang tisu bekas bersin atau batuk sembarangan, karena bisa menyebarkan virus.

“Kita harus tahu, virus ini masuk ke tubuh kita lewat tiga cara, lewat mulut, hidung, dan mata. Dan kita harus memproteksi tiga itu. Dan jangan lupa, setelah bersin, batuk, cuci tangan gunakan air mengalir atau mengandung alkohol. Kenapa? Karena virus kalau terkena alkohol bisa mati, jadi terproteksi,” ucapnya.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ojol Minta Potongan Komisi 8% Diperluas ke Layanan Delivery

3 Juli 2026 - 18:44 WIB

Kadin Jatim: Perlu Pembahasan Komprehensif RPMK Tembakau

2 Juli 2026 - 19:55 WIB

Ditemukan Gudang Narkotika di Gresik Sindikat Internasional

2 Juli 2026 - 19:10 WIB

BPOM Temukan 12 Obat Bahan Alam Ilegal Mengandung Bahan Kimia Obat

1 Juli 2026 - 20:04 WIB

Pertamax Turbo Turun Harga Per 1 Juli 2026, Simak Daftar Harga

1 Juli 2026 - 19:41 WIB

Operasi Gabungan Satpol PP dan Bea Cukai Gresik Berhasil Amankan Ribuan Batang Rokok Ilegal

30 Juni 2026 - 22:33 WIB

Tarif Listrik Juli-Agustus-September Tak Naik

30 Juni 2026 - 21:23 WIB

Tumpeng Nasi Krawu KWG Berhasil Masuk Rekor Dunia

30 Juni 2026 - 06:05 WIB

Peternak Unjuk Rasa dan Bagi Telur Gratis di Gedung DPRD Jatim

29 Juni 2026 - 20:18 WIB

Trending di Nasional