Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Warga China dan Jepang Tewas, Gunung Dukono Maluku Meletus 18 Orang Butuh Evakuasi

badge-check


					Pada saat Gunung Dukono, di Maluku meketus, sejumlah turis asing malah berbahgia. Ia senang jadi saksi hari Juna, 8 Mei 2026, terjadi letusan besar. Foto: instagram
Perbesar

Pada saat Gunung Dukono, di Maluku meketus, sejumlah turis asing malah berbahgia. Ia senang jadi saksi hari Juna, 8 Mei 2026, terjadi letusan besar. Foto: instagram

Penulis: Mulawarman  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, MALUKU—  Gunung Dukono, gunung api aktif setinggi 1.087 mdpl yang terletak di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, meletus hebat pada Jumat, 8 Mei 2026 pukul 07.41 WIT.

Menyemburkan kolom abu vulkanik setinggi 10.000 meter ke langit, berwarna kelabu pekat hingga hitam dan melayang ke arah utara.

Peristiwa ini menewaskan dua pendaki warga negara asing, masing-masing asal Cina dan Jepang, serta membuat belasan pendaki lain terjebak di jalur pendakian akibat hujan abu dan aliran material panas.

Kejadian
Berdasarkan data resmi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), letusan terjadi tiba-tiba disertai dentuman keras yang terdengar hingga radius 15 km dari puncak.

Saat kejadian, tercatat ada 22 pendaki sedang berada di jalur pendakian, padahal gunung ini sudah berstatus Level II / WASPADA sejak Maret 2026, dan masyarakat/wisatawan dilarang mendekat dalam radius 4 km dari kawah utama Malupang Warirang.

Para pendaki itu sebagian besar turis asing yang mengabaikan peringatan rambu di pintu masuk, berniat mendaki demi foto dan konten media sosial, padahal aktivitas vulkanik bulan ini sudah meningkat tajam hingga tercatat 97 kali erupsi kecil dalam 2 bulan terakhir.

Saat abu mulai turun tebal dan suhu udara naik drastis, kepanikan terjadi. Sebagian berusaha turun tapi jalan tertutup debu tebal, sementara dua orang tidak sempat menyelamatkan diri karena terjebak di jalur dekat kawah.

Data Korban

1. WANG LI WEI (32) – Warga Negara Cina, pekerja swasta, berangkat sendiri dari Surabaya khusus mendaki Gunung Dukono
2. TANAKA RYUJI (28) – Warga Negara Jepang, mahasiswa, sedang berlibur keliling Maluku dan masuk rencana mendaki gunung ini

Lukaluka 5 ORANG): Luka bakar ringan, gangguan pernapasan, memar akibat terjatuh saat lari.

Masih terjebak 18 ORANG:  Terdiri dari 9 WNA (Malaysia, Korea, Prancis, Australia) dan 9 warga lokal pemandu wisata, saat ini berteduh di pos pendakian tengah yang aman dari aliran panas.

Semua data dikonfirmasi Kapolres Halmahera Utara AKBP Erlichson Pasaribu dan Kepala BPBD setempat.

Barang bukti ditemukan: paspor korban, perlengkapan pendakian, kamera foto, tiket perjalanan, dan catatan rencana perjalanan.

Keterangan

Kapolres Halmahera Utara – AKBP Erlichson Pasaribu, mengataka,” Sangat disayangkan. Korban tewas dua orang WNA: Cina dan Jepang. Mereka tahu ada larangan tapi tetap masuk demi konten. Tim SAR gabungan kami sudah berangkat, evakuasi berjalan sulit karena abu tebal dan jalan tertutup. Kami imbau: JANGAN mendaki dulu, nyawa jauh lebih mahal daripada foto.”

Kepala PVMBG, Dr. Muhammad Hendrasto menambahkan, “Dukono itu gunung paling aktif di Indonesia, meletus terus bertahun-tahun. Status WASPADA artinya bahaya nyata. Kami perketat pengawasan, nanti siapa pun yang masuk tanpa izin akan ditindak tegas.”

Evakuasi
– Tim SAR, Polisi, BPBD, dan relawan lokal bergerak dari dua arah: jalur Tobelo dan jalur Galela.
– Evakuasi difokuskan selamatkan 18 orang terjebak, diperkirakan selesai sore ini sebelum gelap.
– Abu vulkanik mulai turun ke pemukiman warga, warga di sekitar diminta pakai masker dan tutup sumur air.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (24): Kata Sandi ‘Saya Mengenalmu!’

22 Juni 2026 - 23:39 WIB

Unusa Kembangkan Program Pemulihan Skizofrenia Berbasis Komunitas di Yayasan Al Hafish Sidoarjo

22 Juni 2026 - 22:04 WIB

Pemerintah Kembali Buka Program Magang Untuk 420 Ribu Orang

22 Juni 2026 - 21:36 WIB

25 Tahun Shiddigiyyah secara Mandiri Bantu Bangun 2.556 Rumah Warga Tanpa Bedakan Suku dan Agama

22 Juni 2026 - 19:03 WIB

Sosialisasi Dinsos Jombang: Kejaksaan Jadi Mitra Konsultan Hukum bagi Pengelola Lembaga Sosial

21 Juni 2026 - 21:59 WIB

Langkah Strategis, ISNU Jawa Timur Gelar Halaqoh Nasional Bahas Ekonomi dan Geopolitik Global

21 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketua APINDO Fathurrohman: Siapkan 1.200 Lapangan Kerja Hadapi Ancaman 1.000 PHK

21 Juni 2026 - 20:05 WIB

Menelisik Akar Terorisme (23): Raja Dikecam, Agama Diinjak

21 Juni 2026 - 18:57 WIB

Aksi Rusuh Konvoi di Tenggilis Mejoyo Surabaya, Polisi Ringkus 4 Tersangka Pelaku Asal Jombang

21 Juni 2026 - 18:03 WIB

Trending di News