Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Usul Diganti Uang Tunai, Prasetyo Hadi: Pemerintah Anggap MBG Program Terbaik

badge-check


					Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi menanggapi usul makan bergizi gratis diganti dengan uang tunai. Foto: Instagram@sekretariatnegara.ri Perbesar

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi menanggapi usul makan bergizi gratis diganti dengan uang tunai. Foto: [email protected]

Penulis: Yusran Hakim   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA-  Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberi respon bahwa soal usualan agar program makan bergizi grais (MBH diganti dengan uang tunai, di Jakarta, Jumat 19 September 2025.

Dia menyatakan bahwa  ide tersebut sah-sah saja disampaikan oleh siapa pun, tetapi skema pemberian makan langsung kepada siswa di sekolah melalui program MBG dianggap skema terbaik oleh pemerintah dan Badan Gizi Nasional saat ini.

Prasetyo juga menyampaikan permohonan maaf atas kejadian keracunan yang terjadi pada program MBG dan berjanji akan mengevaluasi serta memperbaiki program tersebut sesuai catatan dan masukan yang ada.

Disebtukan bahwa skema MBG yang berjalan saat ini dianggap sebagai yang terbaik oleh pemerintah dan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk dijalankan saat ini.

Pemerintah mengakui masih ada catatan dan permasalahan dalam pelaksanaan program MBG, termasuk kasus keracunan makanan di beberapa daerah, dan berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan agar program ini dapat optimal dan aman.

Usulan penggantian MBG dengan uang tunai diberikan sebagai opsi alternatif, misalnya agar orang tua siswa bisa menyiapkan makanan bergizi secara mandiri, namun pemerintah menilai konsep pemberian makanan langsung kepada siswa di sekolah adalah skema terbaik saat ini.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi juga menyampaikan permohonan maaf atas insiden keracunan yang terjadi dan memastikan evaluasi menyeluruh akan dilakukan termasuk kemungkinan penerapan sanksi jika ada unsur kelalaian atau kesengajaan. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pemkot Surabaya Launching Buku: Bung Karno, Arek Surabaya!

27 Juni 2026 - 10:29 WIB

Korban Meninggal Latsarmil KDMP Jadi 4 Orang, Kemenhan Lakukan Evaluasi Prosedur

27 Juni 2026 - 09:58 WIB

Pria Berkaca Mata dan Bermasker Abu-abu Pegang Setir Terekam CCTV Juanda, Tewasnya Wanita ASN Bangkalan

26 Juni 2026 - 14:58 WIB

Kasatreskrim dan Delapan Kapolsek Jajaran Polres Jombang Resmi Berganti

26 Juni 2026 - 13:46 WIB

Menelisik Akar Terorisme (26): Rahasia Kaum Freemanson

26 Juni 2026 - 12:26 WIB

Taubat Bersama di Ponpes Shiddiqiyyah, Kiai Tar: Koruptor Itu Hidup dari Mayat dan Darah Saudaranya

26 Juni 2026 - 11:25 WIB

10 Menit Standing Applause untuk Papermoon Puppet Theatre dari Yogya yang Mengguncang Jerman

25 Juni 2026 - 15:02 WIB

Temuan Jasad Wanita di Parkiran Juanda, Risang: Korban Janji Pulang Sabtu 20 Juni 2026

25 Juni 2026 - 09:10 WIB

Sudah Tiga Orang Meninggal Saat Mengikuti Larsarmil Calon Manajer KDMP di Tiga Lokasi Berbeda

25 Juni 2026 - 08:35 WIB

Trending di News