Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Ungkap Dugaan Korupsi Baznas Malah Jadi Tersangka, Rieke Diah Pitaloka Bela Tri Yanto

badge-check


					Ungkap Dugaan Korupsi Baznas Malah Jadi Tersangka, Rieke Diah Pitaloka Bela Tri Yanto Perbesar

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM, JAKARTA- Nasib pahit dialami Tri Yanto, mantan Kepala Kepatuhan dan Satuan Audit Internal BAZNAS Provinsi Jawa Barat. Usai mengungkap indikasi penyelewengan dana di lembaganya, ia justru ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jawa Barat.

Hal ini diungkap oleh anggota DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, melalui akun Instagram-nya, Senin, 27 Mei 2025. Dalam unggahan itu, Rieke mengangkat tagar #JusticeForTriYanto dan #SaveDanaBasnas.

“Gimana ini Besti, ngungkap data korupsi kok malah ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Rieke.

Tri Yanto sebelumnya melaporkan dugaan penyelewengan dana zakat sebesar Rp9,8 miliar serta dana hibah dari APBD Pemprov Jabar senilai Rp3,5 miliar. Namun, bukannya mendapat perlindungan, ia justru dijerat dengan Pasal 48 juncto Pasal 32 ayat 1 dan 2 UU ITE, dengan tuduhan menyebarkan dokumen rahasia.

Polda Jabar menuding Tri Yanto memberikan akses ilegal terhadap data milik BAZNAS Jawa Barat. Padahal, menurut Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandung dan Indonesia Corruption Watch (ICW), tindakan Tri Yanto merupakan bentuk whistleblowing yang semestinya dilindungi.

Tri Yanto tidak menyebarkan informasi ke publik, melainkan melaporkannya kepada pengawas internal dan aparat penegak hukum.

Rieke menegaskan bahwa ia bukan anti-BAZNAS. “Si akunya ini orang yang sangat mendukung BAZNAS,” ucapnya. Ia mencontohkan kerja sama sebelumnya dengan BAZNAS, termasuk dalam membantu tenaga kerja Indonesia di luar negeri.

Menurut kuasa hukum Tri Yanto, data yang diungkap terkait penyalahgunaan dana zakat pada periode 2021–2023 dan dugaan korupsi atas dana hibah dari Pemprov Jabar.

“Jadi datanya, katanya sih data korupsi. Kalau data korupsi yang dibongkar, apakah ini termasuk data yang harus dilindungi? Jawab, Besti,” tegas Rieke.

Meski Tri Yanto dituduh melanggar UU ITE, Rieke menilai pokok perkara dugaan korupsinya tidak boleh diabaikan. “Kalau mau ditetapkan tersangka karena tuduhan melanggar UU ITE, mari kita bongkar, apakah benar melanggar? Tapi yang jelas, dugaan korupsinya jangan sampai diabaikan. Usut tuntas semua,” pintanya.

“Semangat, dan save dana BAZNAS,” tutup Rieke.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (34): Liga Orang Jujur Vs Liga Orang Jahat

9 Juli 2026 - 20:59 WIB

Penggeledahan Rumah Sentul City, Polisi Temukan 74 Kg Emas dan Uang Tunai Ratusan Miliar

9 Juli 2026 - 10:43 WIB

Polisi Geledah Kafe Milik Jampidsus Febrie Ardiansyah, Temukan Brankas Berisi Uang Rp67 Miliar

8 Juli 2026 - 22:35 WIB

Kejati Kaltim Tahan Tujuh Tersangka Sita Uang Tunai Rp701,6 M, Kasus Tambang PT JMB

8 Juli 2026 - 18:02 WIB

Terjadi 2020-2025, Kelebihan Bayar Tunjangan Rp89,7 Miliar kepada 2.847 Guru Kutai Kartanegara

8 Juli 2026 - 16:24 WIB

Laka Beruntun Libatkan Tiga Motor, Empat Orang Terluka Termasuk Bocah 7 Tahun

8 Juli 2026 - 14:20 WIB

PM Modi Ucapkan Mantra Om Nimah Shivaya, Teken Prasasti Bersama Probowo Lestarikan Candi Prambanan

8 Juli 2026 - 13:39 WIB

Atraksi 8.000 Drone: Terima Kasih No. 7 dari Madeira untuk Dunia

8 Juli 2026 - 12:12 WIB

Pemerintah Serahkan Surat Keputusan Penetapan 13 Juli sebagai Hari Kepercaan kepada Tuhan Yang Mahaesa

8 Juli 2026 - 10:31 WIB

Trending di News