Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Nasional

TNI Klaim Tewaskan 14 Anggota OPM di Intan Jaya

badge-check


					Ilustrasi penyergapan OPM Perbesar

Ilustrasi penyergapan OPM

Penulis: Eko Winarto | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAYAPURA-Sebanyak 14 anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) pimpinan Undius Kogoya dikabarkan tewas dalam kontak tembak dengan TNI di wilayah Kampung Soanggama, Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, pada Rabu (15/10/2025).

Dalam operasi tersebut, TNI berhasil memukul mundur kelompok bersenjata dan menguasai markas besar OPM Kodap VIII/Soanggama.
Panglima Komando Operasi Habema Mayjen TNI Lucky Avianto mengatakan, tindakan tegas itu dilakukan untuk menegakkan keamanan serta melindungi masyarakat dari aksi kekerasan yang dilakukan kelompok bersenjata.

Operasi ini berawal saat Satgas Koops Habema Kogabwilhan III bergerak menuju wilayah Soanggama guna membantu warga yang selama ini hidup di bawah tekanan OPM. Kampung tersebut diketahui telah lama menjadi basis kekuatan kelompok separatis bersenjata berjumlah sekitar 30 orang.

“Kontak tembak terjadi saat pasukan TNI diserang oleh kelompok OPM. Menghadapi situasi tersebut, prajurit TNI melakukan tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur pertempuran,” tambahnya.

Setelah serangan, pasukan TNI melakukan penyisiran dan menemukan 14 anggota OPM tewas.

Berdasarkan keterangan Kepala Desa Soanggama, seluruh korban merupakan anggota kelompok bersenjata. Masyarakat juga membantu aparat memberikan informasi terkait senjata-senjata lain yang masih disembunyikan.

Dari hasil operasi, TNI berhasil menguasai markas besar OPM Kodap VIII/Soanggama yang selama ini digunakan sebagai pusat perencanaan serangan terhadap aparat dan warga sipil.

Personel turut mengamankan 1 pucuk senjata api rakitan, 4 senapan angin, amunisi berbagai kaliber, 1 alat bidik Simons, 1 teropong Newcon, serta dokumen organisasi, atribut bintang kejora, peralatan komunikasi, dan perlengkapan lapangan milik kelompok OPM.

“Kami menetapkan wilayah Soanggama sebagai Pos Taktis TNI untuk memastikan keamanan dan stabilitas di daerah tersebut tetap terjaga,” ungkap Lucky.
Ia menambahkan, situasi di Kampung Soanggama kini aman dan kondusif. Masyarakat tidak melakukan pengungsian dan menyambut positif kehadiran TNI. Bahkan, tokoh adat dan kepala desa setempat menghibahkan sebagian lahan dan fasilitas kampung untuk dijadikan Pos Taktis TNI Soanggama.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ojol Minta Potongan Komisi 8% Diperluas ke Layanan Delivery

3 Juli 2026 - 18:44 WIB

Kadin Jatim: Perlu Pembahasan Komprehensif RPMK Tembakau

2 Juli 2026 - 19:55 WIB

Ditemukan Gudang Narkotika di Gresik Sindikat Internasional

2 Juli 2026 - 19:10 WIB

BPOM Temukan 12 Obat Bahan Alam Ilegal Mengandung Bahan Kimia Obat

1 Juli 2026 - 20:04 WIB

Pertamax Turbo Turun Harga Per 1 Juli 2026, Simak Daftar Harga

1 Juli 2026 - 19:41 WIB

Operasi Gabungan Satpol PP dan Bea Cukai Gresik Berhasil Amankan Ribuan Batang Rokok Ilegal

30 Juni 2026 - 22:33 WIB

Tarif Listrik Juli-Agustus-September Tak Naik

30 Juni 2026 - 21:23 WIB

Tumpeng Nasi Krawu KWG Berhasil Masuk Rekor Dunia

30 Juni 2026 - 06:05 WIB

Peternak Unjuk Rasa dan Bagi Telur Gratis di Gedung DPRD Jatim

29 Juni 2026 - 20:18 WIB

Trending di Nasional