Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Life Style

Thailand Kubur 60 Ton Durian yang Terkontaminasi Pewarna Kuning

badge-check


					Durian yan dikubur Perbesar

Durian yan dikubur

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDINEWS.COM, BANGKOK-Sebanyak 64.671 kg durian yang ditolak oleh China karena terkontaminasi pewarna kuning telah dibuang dengan cara dikubur, Departemen Pertanian melaporkan pada 6 Februari .

Direktur Jenderal Departemen Pertanian, Tn. Rapeepat Chansriwong, menyatakan bahwa departemennya telah menguji sampel durian yang ditolak, dan mengonfirmasi bahwa buah tersebut terkontaminasi dengan Basic Yellow 2 (BY2) – zat yang disebut oleh Tiongkok sebagai alasan penolakan pengiriman.

BY2 adalah pewarna yang akhir-akhir ini menarik perhatian karena penggunaannya dalam meningkatkan warna buah durian secara artifisial, khususnya untuk ekspor. Diduga beberapa eksportir mencelupkan durian ke dalam pewarna tersebut agar warnanya tampak lebih kuning.

Tn. Rapeepat mengatakan durian yang terkontaminasi telah dikubur oleh pejabat departemen di kantor karantina tanaman di pelabuhan laut dalam Laem Chabang dan di pos pemeriksaan perbatasan Aranyaprathet.

Setelah mendeteksi adanya kontaminasi, Tiongkok telah memperkenalkan peraturan baru yang mengharuskan semua durian yang diekspor dari Thailand untuk menjalani pengujian laboratorium terhadap pewarna.

Tn. Rapeepat juga mengumumkan bahwa departemennya telah menangguhkan izin ekspor 26 pedagang grosir durian yang bertanggung jawab atas pengiriman durian yang terkontaminasi ke China.

Penyebab pasti kontaminasi masih dalam penyelidikan.

Sementara itu, Departemen Pertanian, di bawah Kementerian Pertanian, akan merevisi manual ekspor durian untuk mencegah insiden lebih lanjut, imbuhnya.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Mi Goreng, Paling Disuka Konsumen Indonesia

30 Agustus 2026 - 19:19 WIB

KPJ Perdana Kelantan Bangun Gedung Baru 13 Lantai, Siap Menyambut Ledakan Pasien

28 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Modal Miliaran Jadi Triliunan, Intip Kesuksesan Bisnis Skincare Zhang Ziyi

26 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Cara Buat WhatsApp Offline Padahal Online

20 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Lagu Ikonik Kebyar Kebyar Diciptakan saat Gombloh Kerokan

19 Agustus 2026 - 21:19 WIB

Wajah Anak Tak Diekspos Mahalini Tuai Pro Kontra

18 Agustus 2026 - 21:08 WIB

KPJ Damansara Specialist Hospital 2, Rumah Sakit Layaknya Hotel

18 Agustus 2026 - 07:39 WIB

Siti Si Vampir Tayang Oktober 2026, Satine Zaneta Jadi Pemeran Utama

6 Agustus 2026 - 19:19 WIB

Lagu Terbaru No Na ‘honk!’ Buktikan Musik Indonesia Bisa Mendunia

3 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Trending di Life Style