Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Sengkarut 2 Menteri Terkait MinyakKita 750 ml, Mendag: Kasus Lama, Mentan: Proses Hukum

badge-check


					Minyak Kita , beda Menteri beda Respon , Foto:Istw Perbesar

Minyak Kita , beda Menteri beda Respon , Foto:Istw

Penulis : Jayadi | Editor : Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM-JAKARTA: Dua menteri Kabinet Merah Putih memiliki pandangan berbeda terkait laporan masyarakat soal Minyakita kemasan 1 liter yang ternyata hanya berisi 750 mililiter.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menilai kasus ini bukan hal baru. Menurutnya, produsen yang terlibat, PT Navyta Nabati Indonesia, sudah pernah ditindak oleh Kemendag. Pada Januari 2025, gudang perusahaan ini di Kabupaten Tangerang disegel karena diduga melakukan pelanggaran terkait minyak goreng.

“Sudah ditindaklanjuti. Produsen itu juga pernah kami (tindak). Jadi itu mungkin video lama, tapi sudah kami laporkan juga ke polisi,” kata Budi di Sarinah, Jakarta Pusat, Rabu (5/3/2025).

Baca juga
Asyik Kang!! Karang Taruna Diusulkan Terlibat Dalam Penyerapan Gabah, Generasi Penerus Petani

Ia memastikan Minyakita dengan isi kurang dari 1 liter sudah tidak beredar di pasaran. “Itu sudah enggak ada, sudah enggak beredar lagi. Yang lainnya normal. Satu liter normal. HET (Harga Eceran Tertinggi) Rp 15.700,” ujarnya.

Namun, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman justru menemukan sebaliknya. Saat sidak di Pasar Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (8/3/2025), ia membeli Minyakita kemasan 1 liter dan mengeceknya dengan gelas ukur. Hasilnya, volume minyak hanya 750-800 mililiter, sementara harganya mencapai Rp 18 ribu per liter, lebih tinggi dari HET.

“Kami temukan Ini Minyakita dijual Rp 18 ribu. Kemudian isinya tidak 1 liter, hanya 750 sampai 800 mililiter,” kata Amran di lokasi.

Baca juga
Bandar Narkoba Punya Cara Baru Menarik Simpati Warga Agar Bisnis Lancar, Omset Rp524 T

Ia menegaskan produsen Minyakita yang melakukan pelanggaran harus diproses hukum tanpa kompromi. “Kami minta diperiksa dan kalau betul (terbukti salah) ditutup, tidak boleh kompromi. Dipidanakan kalau (terbukti) salah,” tegasnya.

Amran juga meminta Satgas Pangan Polri segera menyelidiki pabrik tersebut. Ia menekankan bahwa para pengecer di pasar tidak boleh disalahkan karena mereka hanya menjual produk tanpa mengetahui volumenya kurang.

“Mereka tidak paham. Saudara kita itu mencari rezeki juga. Tidak paham. Namun, otaknya siapa, pabriknya di mana, kami minta ditutup, disegel,” ujar Amran.

Setelah sidak, Amran langsung menghubungi Mendag Budi dan Kabareskrim Polri Komjen Wahyu Widada untuk menindaklanjuti temuan ini.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PIHPS Catat Harga Cabai di Jatim Turun Tajam, Rawit Merah Kini Rp45 Ribu per Kg

30 Oktober 2026 - 19:22 WIB

BMKG Ungkap Musim Hujan di Jawa Timur akan Berlangsung Selama Empat Bulan Saja

30 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Gubernur Khofifah Buka 4.807 Lowongan Kerja di Job Fair Inklusif 2026

29 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Menkomdigi: Jika Internet Dipotong, 80 Persen Konektivitas Singapura Lumpuh

28 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Rupiah Rp18.183/US$ Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah, Ini Kata BI

28 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Meriahkan Operasi Patuh Semeru 2026 Satlantas Polres Gresik Bagikan Cokelat

28 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Pemkab Gresik Lakukan Seleksi Sertifikasi BNSP Pelaku Kuliner

28 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Catat, Daftar Rute dan Kota Tujuan Mudik Gratis Nataru

27 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Mendadak Menlu Singapura Vivian Balakrishnan, Kunjungi Jakarta

27 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Trending di Nasional