Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Pelatihan Kripik Pisang dan Tahu Krispi 21 Wanita Warga Plumbon Gambang

badge-check


					Sebanyak 21 kaum ibu dari desa Plumbon Gambang, Gudo, Jombang, selama dua hari Kamis-Jumat, 11-12 Juni 2026. Mengikuti pelatihan membuat kripik pisang dan tahu krispi. Foto: kredonew.com/ priyo suwarno
Perbesar

Sebanyak 21 kaum ibu dari desa Plumbon Gambang, Gudo, Jombang, selama dua hari Kamis-Jumat, 11-12 Juni 2026. Mengikuti pelatihan membuat kripik pisang dan tahu krispi. Foto: kredonew.com/ priyo suwarno

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG– Merealisasikan Program Sebagai upaya memberdayakan potensi ekonomi di tingkat desa, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil (UMK) Kabupaten Jombang menggelar pelatihan pengolahan pangan kripik pisang da krispi kepadav21 warga perempuan dari Desa Plumbon Gambang, Kecamatan Gudo.

Progran MANTRA adalah singkatan dari: Maju, Amandah, Nyat, Terencana, dan Rakyat sejahtera.

Program ini bertujuan mengubah desa dari sekadar wilayah administratif menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, sosial, dan budaya yang mandiri.

Kegiatan berlangsung selama dua hari, Kamis hingga Jumat (11–12 Juni 2026) bertempat di Pendopo Desa Plumbon Gambang.

Pembukaan pelatihan membuat kripik pisang dan tahu krispi di pendopo desa Plumbon Gambang, Gudo, Jombang Kamis-Jumat 11-12 Juni 2026. Foto: kredonews.com/ priyo suwarno

Pelatihan ini difokuskan pada pembuatan dua jenis olahan makanan yang memiliki prospek pasar menjanjikan, yaitu kripik pisang dan tahu walik krispi.

Peserta diajarkan mulai dari pemilihan bahan baku yang berkualitas, teknik pengolahan yang higienis, cara menciptakan rasa yang khas, hingga teknik pengemasan yang menarik agar produk tahan lama dan bernilai jual lebih tinggi.

Acara dihadiri Kepala Dinas Hari Purnomo, dab  Kepala Bidang Pengembangan Usaha Mikro Dinas Koperasi dan UMK Jombang, M Jawahairul Ukum, beserta tenaga pelatih

Dalam sambutanya, Hari menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan pemerintah untuk mendorong kemandirian ekonomi keluarga, khususnya bagi kaum perempuan di pedesaan.

“Desa Plumbon Gambang memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, salah satunya pisang dan kedelai. Melalui pelatihan ini, kami ingin mengajak warga mengolah bahan baku lokal menjadi produk bernilai ekonomi lebih tinggi, sehingga bisa menjadi sumber pendapatan tambahan,” ujarnya.

Kades Plumbon Gambang, Nurwakit, ikut mendampingi ibu ibu menggoreng tahu krispi, dalam pelatihan skil goreng kripik pisang dan tahu krispi. Foto: kredonews.com/ priyo suwarno

Selain keterampilan teknis, peserta juga mendapatkan pengetahuan dasar mengenai manajemen usaha sederhana, cara menghitung biaya produksi, serta strategi pemasaran agar produk yang dihasilkan dapat bersaing di pasar lokal maupun antarwilayah.

Salah satu peserta, Siti Aminah, menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan. Ia berharap keterampilan yang didapat dapat segera dipraktikkan di rumah dan dikembangkan bersama warga lain.

“Selama ini bahan baku hanya dijual mentah. Setelah mengikuti pelatihan ini, kami jadi tahu cara mengolahnya menjadi camilan yang enak dan tahan lama. Semoga ke depannya bisa membuka usaha kecil-kecilan dan membantu perekonomian keluarga,” ungkapnya.

Kepala Desa Plumbon Gambang, Nurwakit, menyambut baik kegiatan tersebut dan berkomitmen untuk memfasilitasi kelanjutan usaha warga pasca-pelatihan.

Ia berharap ke depannya terbentuk kelompok usaha bersama agar produksi dan pemasaran dapat berjalan lebih teratur.

Jawahairul Ulum menambahkan pelatihan serupa akan terus digelar secara berkelanjutan di berbagai wilayah, dengan menyesuaikan potensi unggulan masing-masing desa guna memperluas lapangan usaha dan mengurangi angka pengangguran di daerah.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Massa Aksi Mahasiswi UI Bubar Tertib dari Bundaran HI, Lampu Padam Masuk Kelompok Baju Hitam

12 Juni 2026 - 21:59 WIB

Aksi massa mahasiswa U, di Bundaran HI, Jakarta, Jumat 12 Juni 2026

Menelisik Akar Terorisme (16): Black Death Memangsa 50 % Populasi Eropa

12 Juni 2026 - 18:45 WIB

Pemkab Jombang dan BPS Sinergi Sensus Ekonomi 2026: Dilaksanakan 15 Juni – 31 Agustus 2026

12 Juni 2026 - 16:21 WIB

Buoati Jombang, Warsubi memasang tag tanda resmi petugas pelaksana Sensus Ekonomi 2026.

Anas Burhani Ditetapkan sebagai Tanfidz PKB Jombang, Menggeser Hadi Atmaji

12 Juni 2026 - 14:33 WIB

Anas Burhani, dari Sekretaris DPC PKB Jombang, terpilih menjadi Tanfidz PKB Jombang

Mobil Tabrak Belakang Truk Gandeng, 1 Tewas dan 1 Luka Parah

12 Juni 2026 - 14:32 WIB

Piala Dunia 2026: Biaya Lebih Hemat 15 Kali, Hadiah Juara Utama Rp 793 Miliar

11 Juni 2026 - 21:38 WIB

Menelisik Akar Terorisme (15): Cikal Bakal Teror dengan Senjata Biologis

11 Juni 2026 - 20:27 WIB

4 Doktor Malaysia ke Plumbon Gambang: Desa yang Mengubah Limbah Kaca Jadi Manik Berharga

11 Juni 2026 - 18:18 WIB

Piala Dunia 202: Inilah Rundown Pembukaan serta 12 Grup yang Akan Berlaga

10 Juni 2026 - 19:43 WIB

Trending di News