Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Massa Aksi Mahasiswi UI Bubar Tertib dari Bundaran HI, Lampu Padam Masuk Kelompok Baju Hitam

badge-check


					Massa aksi unjuk rasa mahasiswa UI sekitar pkl 19.30 wib, Jumat 12 Juni 2026, mulai membubarkan diri, akibat lampu dipadamkan dan masuknya sejumlah kelompok massa berbaju hitam. Foto: instagram@ Perbesar

Massa aksi unjuk rasa mahasiswa UI sekitar pkl 19.30 wib, Jumat 12 Juni 2026, mulai membubarkan diri, akibat lampu dipadamkan dan masuknya sejumlah kelompok massa berbaju hitam. Foto: instagram@

Penulis: Yusran Hakim  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA – Situasi demonstrasi yang berlangsung di kawasan Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, memasuki fase mencekam pada hari Jumat, 12 Juni 2026, sekitar pukul 19.30 WIB.

Sejumlah laporan di lapangan dan unggahan media sosial menyebutkan lampu-lampu jalan di sepanjang area aksi tiba-tiba padam serentak, membuat suasana menjadi gelap gulita.

Bersamaan dengan peristiwa itu, terlihat kemunculan sekelompok orang yang mengenakan pakaian serba hitam tanpa atribut jelas.

Kelompok ini terlihat bergerak mendekat dan berbaur ke dalam kerumunan massa yang sedang menyampaikan aspirasi.

Kondisi tersebut memicu kekhawatiran di kalangan peserta aksi, sehingga sebagian besar mahasiswa Universitas Indonesia (UI) memutuskan untuk membubarkan diri dan meninggalkan lokasi secara berangsur-angsur mulai pukul 20.00 WIB.

Aksi unjuk rasa ini digelar untuk menyampaikan sejumlah tuntutan utama, antara lain:

1. Menurunkan harga kebutuhan pokok yang terus melambung tinggi;
2. Menghentikan praktik korupsi dan penyalahgunaan wewenang di lembaga negara;
3. Menjamin kebebasan berekspresi serta keamanan bagi warga yang menyampaikan aspirasi;
4. Mengevaluasi kebijakan ekonomi yang dinilai tidak berpihak pada rakyat kecil;
5. Meminta pertanggungjawaban pemerintah atas berbagai kasus pelanggaran hak asasi manusia.

Dalam keterangannya kepada awak media, Ahmad Rifai, Koordinator Lapangan aksi tersebut, menegaskan bahwa gerakan ini murni untuk memperjuangkan kepentingan rakyat.

“Kami turun ke jalan bukan untuk mencari keributan, tapi menyuarakan apa yang sudah lama terpendam dan tidak didengar. Harga barang naik, daya beli turun, sementara ketidakadilan terlihat di mana-mana. Kami minta negara hadir, bukan malah menekan,” tegas Rifai sekitar pukul 18.45 WIB, sebelum situasi berubah.

Mengenai keputusan membubarkan sebagian massa, Rifai menjelaskan bahwa hal itu diambil demi keamanan bersama.

“Mulai pukul 19.30 lampu jalan mati, suasana jadi gelap. Tak lama kemudian terlihat ada orang-orang berbaju hitam masuk tanpa jelas identitasnya. Kami khawatir ada upaya provokasi yang bisa membahayakan nyawa kawan-kawan. Oleh karena itu, mulai pukul 20.00 WIB kami imbau rekan-rekan dari UI untuk pulang lebih dulu,” ujarnya.

Hingga pukul 21.00 WIB, proses pembubaran berlangsung secara tertib. Sebagian kecil massa yang masih bertahan tetap memantau situasi dengan kewaspadaan tinggi.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari PLN, Dinas PUPR DKI Jakarta, maupun Kepolisian terkait penyebab lampu jalan padam.

Begitu pula dengan identitas dan tujuan kelompok berpakaian hitam tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya.

Pihak kepolisian telah menurunkan personel tambahan untuk mengamankan kawasan dan memastikan situasi tetap kondusif.

Warga diimbau menghindari area Jalan Thamrin dan sekitarnya guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Rudal Houthi Sasar Bandara Raja Khaled dan Mengenai Fasilitas Perminyakan Aramco

20 September 2026 - 08:57 WIB

Penelisik Akar Terorisme (58): Pemberontak Chang Hsien-chung Hingga Jejak Perang Salib di Tiongkok

20 September 2026 - 08:30 WIB

100 Tahun Pondok Darussalam Gontor, Presiden Tiga Kali Pekikan Free Palestine! Mau Heboh, Terserah

19 September 2026 - 16:06 WIB

Ratusan Orang Tuntut PT Annisa Ahmada Kembalikan Ongkos Umrah: Total Rp57 Miliar

19 September 2026 - 15:13 WIB

Sidang Gratifikasi Rp 1,08 M Dirjen BC Jaka Budi Utama, Faisyal Assegap Ancam Datangkan Massa di PN Tipikor

19 September 2026 - 14:30 WIB

Hilang Saat Liputan Erupsi G. Anak Krakatau: SAR Hentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru

19 September 2026 - 12:30 WIB

Empat Bulan Jalani Hukuman Kasus Rp22 Juta, Hellyana Duduk Kembali ke Singgasana Wagub Babel

19 September 2026 - 11:06 WIB

Harga Emas Antam Jumat Naik Rp25.000 Jadi Rp2,623 Juta per Gram

18 September 2026 - 20:26 WIB

Dudung Abdurrahman: Jargas Sudah Siap 100 %, Gresik Bangun 7.363 Sambungan Rumah

18 September 2026 - 19:42 WIB

Trending di News