Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Rudal Houthi Sasar Bandara Raja Khaled dan Mengenai Fasilitas Perminyakan Aramco

badge-check


					Rudal rudal kelompok pemberontak Houthi di Yaman Sekatan bombardir ibukota Riyadh sasar bandara dan fasilitas minyak Aramcon, Sabtu dinihari, 19 September 2026. Foto: ist Perbesar

Rudal rudal kelompok pemberontak Houthi di Yaman Sekatan bombardir ibukota Riyadh sasar bandara dan fasilitas minyak Aramcon, Sabtu dinihari, 19 September 2026. Foto: ist

Penulis: Jacobus E. Lato   |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, RIYADH — Ketegangan di kawasan Teluk Persia memuncak pada Sabtu, 19 September 2026, dini hari waktu setempat.

Kota Riyadh, ibu kota Arab Saudi, diguncang ledakan-ledakan keras yang terdengar hingga ke jarak puluhan kilometer.

Asap hitam membubung tinggi di langit kawasan Bandara Internasional Raja Khalid, memaksa pihak otoritas menutup sementara bandara terbesar di negeri itu dan membatalkan sejumlah penerbangan.

Serangan ini diklaim sebagai salah satu yang terberat yang pernah dilancarkan kelompok Houthi sejak konflik Yaman berlangsung.

Menurut pernyataan resmi Koalisi Pimpinan Arab Saudi, pertahanan udara kerajaan berhasil mendeteksi dan mencegat sejumlah rudal balistik serta pesawat nirawak yang diluncurkan dari arah Yaman menuju kawasan berpenduduk di Riyadh.

Juru bicara Koalisi, Turki Al-Maliki, menjelaskan bahwa sebagian besar sasaran berhasil dimusnahkan sebelum memasuki kawasan berbahaya.

Namun, pecahan dari rudal yang dicegat jatuh ke area tangki penyimpanan bahan bakar milik perusahaan raksasa minyak Aramco di kawasan bandara dan memicu kebakaran hebat yang terlihat dari jarak jauh.

Api berhasil dipadamkan setelah beberapa jam oleh tim pemadam kebakaran.

Sementara itu, kelompok Houthi melalui juru bicara militernya, Yahya Sarea, dengan bangga mengumumkan tanggung jawab atas operasi besar ini.

Melalui saluran televisi Al-Masirah yang berbasis di Sanaa, Sarea menyatakan bahwa pasukannya meluncurkan dua gelombang serangan berskala besar — satu menargetkan sasaran vital di Riyadh, dan gelombang kedua menyerang fasilitas minyak Aramco di kota Yanbu, di pesisir Laut Merah.

“Operasi ini merupakan tanggapan alami atas agresi berkelanjutan koalisi terhadap rakyat Yaman. Kami memperingatkan pihak musuh untuk menghentikan serangan-serangannya, atau operasi kami akan semakin luas dan keras,” tegas pernyataan Houthi.

Hingga saat ini, pihak berwenang Arab Saudi belum melaporkan adanya korban jiwa maupun luka-luka akibat insiden tersebut.

Penerbangan yang sempat dialihkan dan dibatalkan secara bertahap kembali beroperasi normal pada siang harinya. Namun insiden ini menimbulkan kekhawatiran serius di tingkat internasional.

Jika bandara utama ibu kota dan fasilitas strategis energi dapat diserang sedemikian rupa, maka kerentanan keamanan di kawasan ini jauh lebih besar daripada yang diperkirakan sebelumnya.

Analis keamanan menilai bahwa peningkatan frekuensi dan jangkauan serangan Houthi belakangan ini menunjukkan perubahan pola konflik yang lebih berbahaya.

Serangan tidak lagi terbatas pada perbatasan Yaman–Arab Saudi, tetapi kini secara rutin mencapai jantung kota-kota besar. Situasi di kawasan saat ini berada dalam kondisi yang sangat rapuh.

Satu kesalahan langkah saja dapat mengubah konflik terbatas ini menjadi perang regional yang dampaknya akan dirasakan oleh seluruh dunia.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Penelisik Akar Terorisme (58): Pemberontak Chang Hsien-chung Hingga Jejak Perang Salib di Tiongkok

20 September 2026 - 08:30 WIB

100 Tahun Pondok Darussalam Gontor, Presiden Tiga Kali Pekikan Free Palestine! Mau Heboh, Terserah

19 September 2026 - 16:06 WIB

Ratusan Orang Tuntut PT Annisa Ahmada Kembalikan Ongkos Umrah: Total Rp57 Miliar

19 September 2026 - 15:13 WIB

Sidang Gratifikasi Rp 1,08 M Dirjen BC Jaka Budi Utama, Faisyal Assegap Ancam Datangkan Massa di PN Tipikor

19 September 2026 - 14:30 WIB

Hilang Saat Liputan Erupsi G. Anak Krakatau: SAR Hentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru

19 September 2026 - 12:30 WIB

Empat Bulan Jalani Hukuman Kasus Rp22 Juta, Hellyana Duduk Kembali ke Singgasana Wagub Babel

19 September 2026 - 11:06 WIB

Harga Emas Antam Jumat Naik Rp25.000 Jadi Rp2,623 Juta per Gram

18 September 2026 - 20:26 WIB

Dudung Abdurrahman: Jargas Sudah Siap 100 %, Gresik Bangun 7.363 Sambungan Rumah

18 September 2026 - 19:42 WIB

Polisi OTT 28 Kepala Sekolah Banyuasin Berdalih Bimtek di Hotel Palembang, Barang Bukti Rp30 Juta Lebih

18 September 2026 - 18:21 WIB

Trending di News