Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Bandar Narkoba Punya Cara Baru Menarik Simpati Warga Agar Bisnis Lancar, Omset Rp524 T

badge-check


					Komjen Marthinus Hukom, S.I.K M.Si Perbesar

Komjen Marthinus Hukom, S.I.K M.Si

Penulis : Aditya | Editor : Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM-PAKALPINANG: Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia, Komjen Marthinus Hukom, S.I.K M.Si menyatakan keprihatinannya atas tindakan bandar narkoba yang menggunakan istilah “Jumat Berkah” untuk menarik simpati masyarakat demi melancarkan bisnis ilegal mereka.

“Saya sedih ada bandar narkoba menggunakan istilah Jumat Berkah untuk mengambil hati masyarakat,” ujar Marthinus Hukom di Pangkalpinang pada Jumat, 7 Maret 2025

Marthinus menjelaskan bahwa para bandar narkoba memakai istilah tersebut dengan membagikan sembako dan mengadakan kegiatan sosial lainnya yang berasal dari hasil penjualan narkoba.

Baca juga
DPC Hipakad Surabaya Komitmen Membantu Program Pemerintah

Menurutnya, perilaku semacam ini sangat tidak layak, dan ia berharap tidak ada kejadian serupa yang kembali terjadi, terutama di wilayah Kepulauan Bangka Belitung.

Ia juga menyebutkan, mengutip dari Antara, bahwa para bandar narkoba membangun kekuatan di wilayah tertentu hingga ketika aparat kepolisian mencoba masuk, mereka mendapatkan serangan dari masyarakat setempat.

Baca juga
Awas Beli Minyak Kita, 3 Pabrik Ini Mengurangi Isinya, 700 ml dari 1 liter

Marthinus mengingatkan mengenai potensi munculnya kartel narkoba seperti yang terjadi di Amerika Latin. Ia menegaskan, “Ketika polisi, jaksa, BNN, dan tentara tidak kuat, elemen kejahatan akan kuat di daerah itu.”

Situasi ini, menurutnya, sangat mengkhawatirkan. Ia pun mempertanyakan masa depan generasi penerus bangsa jika elemen kejahatan terus menguat di suatu wilayah.

Baca juga
Ahmad Dhani Usul Naturalisasi Pemain Timnas, Disambar Susi Pudjiastuti: Itu Isi Kepalanya

Selain itu, ia juga merasa cemas jika masyarakat malah memberikan dukungan kepada para bandar narkoba. “Ini tentunya harus dicegah. Jangan sampai elemen kejahatan ini lebih kuat dibandingkan negara,” katanya.

Sebelumnya, Marthinus menyebutkan bahwa peredaran uang dari transaksi narkoba di Indonesia mencapai Rp524 triliun per tahun. Ia menilai angka tersebut sangat memprihatinkan dan membutuhkan penanganan yang luar biasa.

Ia juga mengungkapkan bahwa para bandar menggunakan berbagai cara untuk menyuap aparat penegak hukum dan pejabat demi melancarkan bisnis haram mereka. Marthinus menceritakan pengalamannya pada 2011, ketika dirinya ditunjuk sebagai direktur intelijen BNN oleh Kepala BNN RI saat itu.

“Begitu para pengedar ini mendengar saya akan dilantik sebagai direktur intelijen, mereka mengirimkan amplop berisi uang ke orang tua saya di kampung. Saya kemudian meminta orang tua untuk membuang amplop uang itu ke pantai,” ungkap Marthinus dalam pernyataannya di Pangkalpinang, Bangka Belitung, pada Rabu (5/3/2025).***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Warga Bali Ledo Usung Jenazah Jowa Tana, Demo ke Polres Sumba Barat Polisi Keluarkan Tembakan

15 September 2026 - 22:05 WIB

Konpres KPK OTT di ATR/BTN Bogor: Tetapkan 3 Tersangka, Sita Uang Tunai Rp106,3 Miliar

15 September 2026 - 20:39 WIB

OTT di ATR/BPN Bogor, KPK Sita 20 Koper Berisi Rupiah dan Valas Medsos Sebut Milik Nusron Wahid

15 September 2026 - 19:59 WIB

Golkar Sarang Koruptor, KPK Ringkus Fahd El Fouz Kasus Suap HGB PT Summarecon

15 September 2026 - 19:29 WIB

Hanya 2 dari 27 Merk Beras Fortifikasi Lolos Uji, Kandungan Gizi tidak Sesuai SNI Ditarik dari Pasaran

15 September 2026 - 18:51 WIB

Dihantam Gelombang Laut Bawean, Tugboat BMT 20 Tenggelam 8 Awak Selamat

15 September 2026 - 17:46 WIB

Racun Makanan Pindah ke Kisaran, Puluhan Siswa Keracunan MBG dari Dapur Polres

15 September 2026 - 17:11 WIB

Serem Pencopotan Purbaya, Diinterupsi Lewat Telepon dari Prasetyo Hadi Saat Presentasi di Dewan

15 September 2026 - 00:17 WIB

Komite SMAN 1 Jombang Pasang Tarif Rp2,5 Juta, PMPP Rp165.000, Wali Murid: Bukan Sumbangan, tapi Paksaan

14 September 2026 - 21:38 WIB

Trending di News