Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Jenis PBX Finder, Tyo Ardianto Temukan Alat Pelacak di Mobilnya

badge-check


					Untuk kedua kalinya, mantan ketua BEM UGM, Tyo Ardianto temukan alat pelacak PBX Finder pada mobilnya, usai nengikuti aksi di Gejayan, Yogyakarta. Foto: instagram@tyoardianto_ Perbesar

Untuk kedua kalinya, mantan ketua BEM UGM, Tyo Ardianto temukan alat pelacak PBX Finder pada mobilnya, usai nengikuti aksi di Gejayan, Yogyakarta. Foto: instagram@tyoardianto_

Penulis: Sri Muryanto |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, YOGYAKARTA – Mantan Ketua BEM KM UGM 2025, Tiyo Ardianto, mengaku kembali menjadi sasaran intimidasi.

Kali ini ia menemukan alat pelacak tersembunyi yang dipasang diam-diam di kolong mobilnya, tak lama setelah dirinya berpartisipasi dalam aksi massa Rakyat Memanggil di kawasan Gejayan, Sleman, pada Sabtu sore, 13 Juni 2026.

Kronologi

Peristiwa bermula sekitar pukul 19.30 WIB, saat Tiyo baru saja meninggalkan lokasi aksi damai. Saat duduk di dalam kendaraannya, ponselnya tiba-tiba menampilkan notifikasi peringatan otomatis: “Bersama Anda, kami dapat mencari lokasinya. Ketuk untuk membuka Lacak untuk melihat tindakan yang dilakukan”, dengan keterangan perangkat bernama PBX Finder.

Merasa curiga, ia segera mengajak sejumlah rekannya untuk memeriksa seluruh bagian mobil.

Setelah ditelusuri secara teliti, akhirnya ditemukan perangkat berbentuk kotak kecil berwarna hitam yang menempel kuat menggunakan perekat magnet di dekat tempat ban cadangan.

Alat tersebut terpasang rapi dan sulit terlihat jika tidak diperiksa secara khusus.

Ucapan Tyo

Dalam video yang diunggahnya di akun Instagram @tiyoardianto_, Tiyo menyampaikan pernyataan secara langsung:

“Teman-teman, ini baru saja terjadi. Saya habis pulang dari aksi di Gejayan, tiba-tiba HP saya keluar notifikasi begini: tertulis namanya PBX Finder, alat pelacak. Lalu saya dan kawan-kawan langsung periksa mobil, cek satu per satu, ternyata benar ketemu di bawah sini, menempel pakai magnet. Dipasang diam-diam, entah kapan dan siapa yang melakukannya.”

“Ini bukan hal biasa, ini bentuk teror dan intimidasi nyata. Kita menyampaikan aspirasi secara damai, mengkritik kebijakan yang menyengsarakan rakyat, malah dibalas dengan cara seperti ini. Tujuannya cuma satu: menakut-nakuti supaya kami diam.”

“Tapi ketahuilah, semakin diteror, semakin kami tidak akan mundur. Ini bukti nyata bahwa apa yang kami perjuangkan memang menyentuh sasaran. Kami tetap akan bersuara, tetap mengawal keadilan, dan tidak akan gentar dengan ancaman apa pun. Saya serahkan bukti ini ke pihak berwajib dan berharap kasus ini segera diusut tuntas.”

Tindak Lanjut

Bagi aktivis yang dikenal vokal mengkritik kebijakan ekonomi dan politik ini, kejadian ini bukanlah yang pertama.

Sebelumnya, ia juga sempat menerima pesan ancaman, dikuntit orang tak dikenal, hingga keluarganya mendapatkan tekanan setelah ia menyuarakan pendapatnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas pemasangan alat pelacak tersebut. Kejadian ini pun memicu perhatian publik dan menimbulkan pertanyaan terkait keamanan serta kebebasan berekspresi di Indonesia. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Gudang Alat Bor Ludes Dilalap Api

2 November 2026 - 18:27 WIB

Polres Gresik Kembalikan Motor Curian dan Tangkap 11 Tersangkanya

2 November 2026 - 09:21 WIB

Polres Gresik Sikat Peredaran Miras Ilegal di Ujungpangkah, Ratusan Botol Disita

2 November 2026 - 09:19 WIB

Menelisik Akar Terorisme (76): Mafia, Gangster Berbasis Keluarga

1 November 2026 - 10:43 WIB

Legislatif-Eksekutif Bahas RAPBD 2027, Hadi Atmaji: Pintu Masuk Masa Depan Jombang

1 November 2026 - 09:48 WIB

APINDO Jombang Siap Bangun Rumah Janda Sulasih Warga Sambong Duran dalam Tempo Satu Bulan

31 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Menelisik Akar Terorisme (75): Martin Luther King Korban Keganasan Klan

31 Oktober 2026 - 06:20 WIB

Truk Angkut Bunga Angrek Terbakar, BPBD Jombang Puji Bantuan Warga Plumbon Gambang

31 Oktober 2026 - 05:40 WIB

Pemerintah Siapkan Hadiah Rp1 Triliun bagi Pemprov dan Pemkab/ Pemkot Pendukung MBG Terbaik

29 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Trending di News