Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Internasional

Rayu Trump, Inggris Mau Beli 12 F-35A Berkemampuan Nuklir

badge-check


					F-35 dipakai tulang punggung NATO Perbesar

F-35 dipakai tulang punggung NATO

Penulis: Satwiko Rumekso | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, SURABAYA-Inggris mengatakan akan membeli sedikitnya 12 jet tempur F-35A buatan AS yang mampu membawa senjata nuklir. Ini merupakan upaya terbaru Perdana Menteri Keir Starmer untuk menarik hati Presiden Donald Trump.

Jet-jet yang diproduksi Lockheed Martin Corp akan memberi Angkatan Udara Kerajaan Inggris peran nuklir untuk pertama kalinya sejak Inggris menghentikan senjata nuklir yang diluncurkan dari udara pada akhir Perang Dingin.

Saat ini, pencegahan strategis Inggris bergantung pada pengerahan terus-menerus setidaknya satu kapal selam bersenjata nuklir yang berpatroli di perairan negara tersebut.

Pengumuman ini bertepatan dengan KTT NATO di Den Haag, di mana para anggota aliansi diharapkan menandatangani target belanja pertahanan baru yang ambisius sebesar 5% dari PDB.

Langkah ini untuk menenangkan Presiden AS, yang sering mengkritik negara-negara Eropa karena hanya mengeluarkan sedikit dana untuk pertahanan mereka.

“Di era ketidakpastian radikal, kita tidak lagi bisa menganggap perdamaian sebagai hal yang pasti,” kata Starmer dalam pernyataan pada Selasa malam di Den Haag.

“Komitmen Inggris terhadap NATO tidak perlu diragukan lagi, begitu pula kontribusi aliansi dalam menjaga keamanan dan stabilitas Inggris, tetapi kita semua harus bersatu untuk melindungi kawasan Euro-Atlantik bagi generasi mendatang.”

Starmer tidak mengungkap berapa banyak yang akan dibelanjakan Inggris untuk membeli pesawat tersebut atau kapan jet tempur pertama akan dikirim.

Kesepakatan ini akan dinilai sebagai isyarat niat baik kepada Trump dan kelanjutan pendekatan Starmer untuk memanfaatkan hubungan Inggris-AS yang secara tradisional kuat, serta kasih sayang pribadi Trump terhadap Inggris, guna mempertahankan hubungan yang positif.

Strategi tersebut sejauh ini menghasilkan hal yang beragam. Trump menolak permintaan Inggris dan Eropa untuk menjatuhkan sanksi yang lebih keras terhadap Rusia atas invasinya ke Ukraina lebih dari tiga tahun lalu.

Ia juga mengabaikan seruan terbuka Starmer untuk de-eskalasi di Iran, dengan melancarkan serangan udara terhadap fasilitas nuklir negara tersebut pada akhir pekan.

Kemampuan Eropa untuk mempertahankan diri semakin menjadi sorotan setelah Trump sekali lagi meragukan kesediaannya untuk menghormati Pasal 5 NATO, yang mengikat aliansi untuk saling membela dan telah menjadi landasan keamanan transatlantik selama puluhan tahun.

Pernyataan semacam itu dan ancaman yang semakin meningkat dari Presiden Rusia Vladimir Putin mendorong negara-negara Eropa untuk mempertimbangkan ulang kebijakan pertahanan mereka dalam beberapa bulan terakhir.

Kesepakatan terbaru ini juga akan memungkinkan Inggris bergabung kembali dalam misi pesawat tempur ganda NATO setelah memperoleh jet-jet tersebut. F-35A adalah pesawat tempur siluman yang mampu membawa bom nuklir gravitasi B61-12, senjata nuklir taktis dengan hulu ledak berdaya ledak rendah.

Selain itu, Inggris sedang memperbarui sistem pencegahan nuklir Trident, dengan investasi sebesar US$20,4 miliar untuk hulu ledak nuklir dan membangun hingga 12 kapal selam baru sebagai bagian dari kemitraan pertahanan AUKUS dengan Australia dan AS.

Memulai diskusi dengan AS mengenai pembagian beban sistem penangkal nuklir NATO merupakan salah satu rekomendasi utama dalam Tinjauan Pertahanan Strategis pemerintah yang diterbitkan awal bulan ini. Dokumen ini menjabarkan rencana perombakan militer Inggris agar siap tempur.

Kantor Starmer mengatakan 15% rantai pasokan global untuk jet F-35A baru akan berada di Inggris, yang akan mendukung 20.000 pekerja.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PM Australia Minta Maaf karena Mengatakan Akan ‘Berhubungan Seks’ dengan Kylie Minogue

7 Juli 2026 - 19:22 WIB

Dr Lee Woo Guan: Robot dan Kecanggihan Teknologi Hanya Membantu, Peran Dokter Tetap Nomor Satu

28 Juni 2026 - 12:29 WIB

Chee Kit Chong WN Australia Dinyatakan Bersalah Memperbudak Lansia Indonesia

28 Mei 2026 - 21:45 WIB

Partai Kecoak Merayap ke Politik India

22 Mei 2026 - 18:17 WIB

Komputer Tak Laku, Terancam Tak Ada Orang Mau Beli Laptop

10 Mei 2026 - 19:12 WIB

Naskah Alkitab Perjanjian Baru 42 Halaman yang Hilang Ditemukan

3 Mei 2026 - 19:02 WIB

Pakar Estetik Bedah Plastik, Dr Sophia Heng: Penyempurnaan, Bukan Perubahan Total

26 April 2026 - 10:40 WIB

KPJ Sabah Specialist Hospital, Pusat Perawatan Kesehatan yang Makin Mendunia Pilihan Pasien Indonesia

22 April 2026 - 11:39 WIB

Kabar Baik 2 Kapal Pertamina Bersiap Melintas Selat Hormuz

19 April 2026 - 19:52 WIB

Trending di Internasional