Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

PGN Pasok Gas ke RSUP Kariadi Semarang, Berhemat Rp 3 Miliar/ Tahun

badge-check


					Perusahaan Gas Nasional sudah mulai memasok bahan bakar gas ke RSUP Kariadi Semarang, pada Agustus ini, lebih cepat dari target November 2025, Pada Rabu, 3 September 2025, Area Head PGN Semarang, Sugianto Eko Cahyono, bersama Direktur Utama RSUP Dr. Kariadi Semarang, dr. Agus Akhmadi, M.Kes. Foto: Dok/RSUP Kariadi Perbesar

Perusahaan Gas Nasional sudah mulai memasok bahan bakar gas ke RSUP Kariadi Semarang, pada Agustus ini, lebih cepat dari target November 2025, Pada Rabu, 3 September 2025, Area Head PGN Semarang, Sugianto Eko Cahyono, bersama Direktur Utama RSUP Dr. Kariadi Semarang, dr. Agus Akhmadi, M.Kes. Foto: Dok/RSUP Kariadi

Penulis: Arso Yudianto    |     Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SEMARANG – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Kariadi Semarang kini resmi menerima pasokan gas bumi dari PT Perusahaan Gas Negara (PGN), Subholding Gas Pertamina, demi meningkatkan efisiensi operasional dan keberlanjutan fasilitas kesehatan terbesar di Jawa Tengah ini.

Pada Rabu, 3 September 2025, Area Head PGN Semarang, Sugianto Eko Cahyono, bersama Direktur Utama RSUP Dr. Kariadi Semarang, dr. Agus Akhmadi, M.Kes, secara simbolis menandai pengaliran gas pertama ke instalasi rumah sakit. Langkah ini merupakan realisasi lebih cepat dari jadwal awal yang direncanakan pada November 2025.

Sugianto Eko Cahyono menjelaskan bahwa integrasi jaringan pipa gas di Jawa Tengah telah terhubung dengan wilayah Jawa Timur, memastikan ketersediaan pasokan yang stabil dan aman, khususnya untuk kebutuhan rumah sakit dan industri sekitar.

Saat ini, gas dikirimkan dari sumber Kepodang dengan volume konsumsi RSUP Dr. Kariadi mencapai 30.000 hingga 40.000 meter kubik per bulan.

Keunggulan gas bumi dari PGN tidak hanya terletak pada aspek keamanan—yang lebih rendah risiko kebakaran karena sifat gas yang lebih ringan dari udara—tetapi juga pada aspek lingkungan.

Gas bumi menghasilkan emisi 30-40% lebih rendah dibanding bahan bakar minyak dan batu bara, sekaligus menawarkan harga yang kompetitif untuk penggunaannya.

Selain RSUP Dr. Kariadi, PGN juga telah melayani lebih dari 16 ribu pelanggan rumah tangga dan berbagai sektor industri, termasuk rumah sakit lainnya seperti RS Panti Wilasa.

Ekspansi pasar gas bumi PGN ke kawasan industri di Kendal, Batang, Semarang, Demak, Tegal, dan Pekalongan terus dipacu untuk mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah.

Direktur Utama RSUP Dr. Kariadi, dr. Agus Akhmadi, M.Kes, menuturkan bahwa penggunaan gas bumi membawa perubahan signifikan pada efisiensi biaya operasional rumah sakit.

Pengeluaran bahan bakar yang sebelumnya mencapai Rp510 juta per bulan kini berkurang hampir setengahnya, sehingga mampu menghemat sekitar Rp290 juta setiap bulan atau sekitar Rp3 miliar setahun. Dana tersebut dapat dialihkan untuk pengadaan peralatan medis dan peningkatan kualitas layanan.

Gas bumi PGN dimanfaatkan pada fasilitas vital rumah sakit seperti laundry dan bagian gizi, yang melayani kebutuhan memasak hingga tiga kali sehari untuk lebih dari 1.200 tempat tidur pasien. Dengan efisiensi ini, RSUP Dr. Kariadi dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan secara berkesinambungan.

“Kami mengapresiasi langkah PGN yang membantu kami menjalankan operasional lebih efisien, aman, dan ramah lingkungan,” ujar dr. Agus Akhmadi.*

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Atraksi 8.000 Drone: Terima Kasih No. 7 dari Madeira untuk Dunia

8 Juli 2026 - 12:12 WIB

Pemerintah Serahkan Surat Keputusan Penetapan 13 Juli sebagai Hari Kepercaan kepada Tuhan Yang Mahaesa

8 Juli 2026 - 10:31 WIB

Pengacara Keluarga Korban: Sayembara Berhadiah Rp20 Juta untuk Mencari Erlan

8 Juli 2026 - 09:44 WIB

Presiden Prabowo Suguhi Anglung untuk Sahabatnya PM Modi: Muncullah Alunan Kuch Kuch Hota Hai!

8 Juli 2026 - 08:59 WIB

SIG Catatkan Penjualan 15 Juta Ton, Januari hingga Mei 2026

7 Juli 2026 - 21:43 WIB

Menelisik Akar Terorisme (33): Pria Bernama Kamis Adalah Mimpi Buruk

7 Juli 2026 - 18:52 WIB

Muncul Nama Erlan Warga Dampit, Benarkan Terlibat Kasus Temuan Jasad Wanita di Area Parkir Bandara Juanda?

7 Juli 2026 - 14:07 WIB

Perlawanan/ Eksepsi atas Dugaan Penipuan Rp5 Miliar, Tuding Dakwaan Jaksa Kabur dan Minta Hakim Bebaskan Terdakwa

6 Juli 2026 - 22:43 WIB

Black Out Enam Provinsi di Sumatera Negara Rugi Rp5 Triliun, Diduga Efek Pasokan Batubara Mutu Rendah

6 Juli 2026 - 21:36 WIB

Trending di News