Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

PGN Ajak Jurnalis ke SPBG Ngagel: Harga Gasku Rp 4.500 Setara 1 L/BBM

badge-check


					PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina mengajak jurnalis mengendarai taksi berbahan bakar gas (BBG) menuju SPBG Ngagel dalam sosialisasi Anugerah Jurnalistik Pertamina 2025 (AJP 2025) di wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus). Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, (18/9/2025) di Surabaya. Foto: Dok/ PT PGN Perbesar

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina mengajak jurnalis mengendarai taksi berbahan bakar gas (BBG) menuju SPBG Ngagel dalam sosialisasi Anugerah Jurnalistik Pertamina 2025 (AJP 2025) di wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus). Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, (18/9/2025) di Surabaya. Foto: Dok/ PT PGN

Penulis: Arso Yudianto  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SURABAYA – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mengundang para jurnalis untuk naik taksi berbahan bakar gas menuju SPBG Ngagel , merupakan bagian dari promosi untuk Pertamina Journalism Award 2025 (AJP 2025) di wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara, Kamis, 18 September 2025, di Surabaya.

Layanan gas yang disebut “Gasku” ini berada di Surabaya,  dikelola oleh anak perusahaan PGN, PT Gagas Energi Indonesia (Gagas), dan stasiun pengisian gasnya terletak di SPBG Ngagel.

Stasiun ini dapat mengisi hingga 4000-4500 liter yang setara dengan bahan bakar premium setiap hari dan melayani pilihan transportasi pribadi maupun umum seperti taksi.

Harga gas ditetapkan sebesar Rp4.500 per liter, sehingga pengguna Gasku bisa mendapatkan bahan bakar dengan harga terjangkau.

Pengguna Gasku dapat menghemat sekitar 30 hingga 55% pada biaya bahan bakar jika dibandingkan dengan bensin bersubsidi atau tidak bersubsidi. Selain itu, mesin menjadi lebih bersih karena Gasku memiliki angka oktan tinggi, yang memungkinkan pembakaran lebih sempurna.

“Layanan gas ini menunjukkan komitmen PGN untuk mendukung pemerintah, terutama dalam peralihan dari bensin ke gas, sehingga masyarakat bisa menggunakan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan untuk kendaraan mereka,” kata Sekretaris Perusahaan PGN Fajriyah Usman..

“Kami berharap dengan layanan gas dan infrastruktur pendukung, kita bisa memperkuat penggunaan energi bersih di daerah kami,” tambah Fajriyah Usman.

“Dengan gas, layanan PGN di area SOR III menjadi semakin lengkap dalam menyediakan solusi energi yang ramah lingkungan dan efisien bagi masyarakat. PGN SOR III menyasar berbagai sektor pelanggan, didukung oleh jaringan pipa gas dan infrastruktur lainnya,”  tambah Hedi Hedianto, General Manager Penjualan dan Operasi PGN untuk Wilayah III (SOR III).

“Mereka juga melayani pelanggan tanpa jaringan pipa melalui Gagas, yang menyediakan CNG dan gas untuk transportasi,” tambah Hedi Hedianto.

Gasku dapat digunakan di banyak jenis kendaraan. Agar dapat menggunakan gas, kendaraan harus memasang kit konverter, yaitu sistem tambahan yang memungkinkan mesin yang biasa menggunakan bensin untuk beralih menggunakan gas. Kendaraan dengan kit konverter dapat menggunakan dua jenis bahan bakar (bahan bakar ganda) secara bergantian.

“Dengan sistem bahan bakar ganda, kapasitas bahan bakar kendaraan meningkat, sehingga dapat menempuh jarak yang lebih jauh,” jelas Hedi.

Selama acara AJP 2025 Jatimbalinus, PGN juga mengungkapkan bahwa Jatimbalinus adalah bagian dari SOR III, yang memiliki 206.299 pelanggan dan volume distribusi gas sebesar 244.87 BBTUD. Untuk menyediakan layanan gas kepada pelanggan rumah tangga, UKM, bisnis komersial, dan industri, PGN SOR III memiliki jaringan pipa yang membentang lebih dari 6.745 kilometer.

“Tentu saja, layanan gas kepada masyarakat di area SOR III akan terus dikembangkan melalui berbagai skema untuk memastikan bahwa gas alam memberikan manfaat nyata untuk keamanan energi dan membantu mengurangi emisi karbon sesuai dengan target NZE 2060,” tutup Hedi. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

RSKKA Gabung Perpanjangan Tanggap Darurat NTT, Dr Agus: Jangan Biarkan Pasien Gempa Menderita Sendiri

1 September 2026 - 17:38 WIB

Adab Presiden Prabowo Saat Menyalami Kiai Sepuh KH Nurul Huda Djazuli di Muktamar NU

1 September 2026 - 15:26 WIB

Membuka dan Menutup Muktamar ke 35, Presiden Prabowo Terima KTA NU dari KH Miftachul Akhyar

31 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Harga BBM Pertamax Diramal Naik Rp300—Rp550 pada September 2026

31 Agustus 2026 - 19:05 WIB

IDI Usul ke Menkes Standar Gaji Dokter hingga Rp110 Juta

31 Agustus 2026 - 16:24 WIB

Komdigi Larang Sisa Kuota Internet Hangus, Tetapkan Tanggal Berlaku

31 Agustus 2026 - 16:02 WIB

Tidak Ada Saksi, Posko DPP GRIB Milik Hercules Tibatiba Terbakar!

31 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Diduga Tak Kuat Tahan Beban Jembatan Gantung Anjlok, Saat Dilewati Bupati Pangandaran Bersama 50 Orang

31 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Terpilih Jadi Ketum PB NU, KH Abdul Hakim Mahfudz Tanda Tangan Fakta Integritas

31 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Trending di News