Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Perahu Angkut 3 Ton Besi Tua dan 5 Orang Tenggelam di Pelabuhan Gresik

badge-check


					Petugas Polairud melakukan pertolongan korban evakuasi korban. Foto: Ist Perbesar

Petugas Polairud melakukan pertolongan korban evakuasi korban. Foto: Ist

Penulis: Sanny  | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, GRESIK – Diduga dihantam gelombang kapal yang melintas, sebuah perahu yang memuat 5 orang dan 3 ton besi tua, tenggelam di perairan depan pelabuhan umum Gresik Sabtu  malam, 3 Mei 2026.

Akibatnya, seorang penumpang perahu berinisial S (42), warga Tambak Dalam, Asemrowo, Surabaya, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Sementara dua lainnya berhasil diselamatkan, dan dua orang lainnya masih dalam proses pencairan.

Kasat Polairud Polres Gresik AKP I Nyoman Ardita mengatakan, perahu awalnya berangkat dari Kelurahan Lumpur KecamatanGresik menuju Kamal, Madura untuk membeli besi tua.

“Perahu berangkat sekitar pukul 15.00 WIB dengan lima ABK, kembali sekitar pukul 19.00 WIB dengan muatan kurang lebih 3 ton besi tua,” ujar AKP Nyoman Ardita, Minggu (3/5).

Saat melintas di perairan depan Pelabuhan Umum Gresik perahu diduga kemasukan air akibat gelombang dari kapal besar yang melintas. Akibatnya, perahu miring hingga akhirnya tenggelam.

Dalam kejadian tersebut, dua ABK berhasil diselamatkan oleh kapal yang melintas, yakni TB Wales dan KM Kutai Raya.

Dua korban lainnya, hingga kini masih dalam pencarian adalah H. A (60) dan H (32), keduanya warga Gresik.

“Korban meninggal dunia telah dievakuasi oleh tim SAR Satpolairud Polres Gresik, dan dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik,” ungkapnya.

AKP Nyoman Ardita menegaskan, pihaknya bersama Basarnas, BPBD, Ditpolairud, KPLP, Kamladu bersama masyarakat terus melakukan pencarian terhadap dua orang korban yang hilang hingga tujuh hari ke depan.

“Kami akan terus melakukan pencarian secara intensif dan maksimal hingga korban ditemukan,” tandasnya.

Apabila masyarakat mengetahui informasi terkait kejadian, atau membutuhkan bantuan kepolisian, dapat segera menghubungi Polres Gresik melalui Call Center 110 atau nomor layanan Lapor Kapolres (Cak Rama) di 0811-8800-2006. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tiga Kiriman Narkoba dari Malaysia Libatkan Pilot dan Kopilot, Nilai Rp 127 Miliar

6 Agustus 2026 - 11:32 WIB

Menelisik Akar Terorisme (45): Orang Mapan Eropa-Amerika Isap Darah Budak

5 Agustus 2026 - 19:25 WIB

Rp124 Miliar Macet di KPRI Jombang, Bupati Warsubi Copot Hartono sebagai Kepada Bapperinda

5 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Ringkus Kopilot Malaysia Bawa Narkoba, Datul Husein Kagum Sekaligus Heran kepada BC dan BNN

5 Agustus 2026 - 10:03 WIB

Wifi Rufio Teknologi Menembus Dinding, Realmrbert: Lonceng Matinya Privasi!

5 Agustus 2026 - 07:07 WIB

Sempat Kabur, Maling Motor Tak Berkutik Diringkus Polisi

4 Agustus 2026 - 14:06 WIB

RI Tangkap 10 Pilot Malaysia 2021-2026, Dimanfaatkan Kartel Jadi Kurir Narkoba

4 Agustus 2026 - 09:04 WIB

Lolos dari Negara Asal, Kopilot Malaysia Tertangkap Bawa 12,7 Kg Narkoba di Bandara Soetta

4 Agustus 2026 - 07:17 WIB

Mantan Ketum HIPMI Akbar Himawan Penerima Rp3,5 M, Kasus Gratifikasi DJKA Sumut

3 Agustus 2026 - 21:38 WIB

Trending di News