Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Muncul Danau Kecil di Desa Padasari Tegal Efek dari Tanah Bergerak, 2.461 Jiwa Mengungsi

badge-check


					Di kawasan bencana tanah bergerak di desa Padasari, Tegal, Jawa Tengah,  kini terbentuk dau kecil arau reservoir. BPBD Ingatkan, munculnya reservoir itu berbahaya, karena bisa menimbulkan longsoran. Foto: ist Perbesar

Di kawasan bencana tanah bergerak di desa Padasari, Tegal, Jawa Tengah, kini terbentuk dau kecil arau reservoir. BPBD Ingatkan, munculnya reservoir itu berbahaya, karena bisa menimbulkan longsoran. Foto: ist

Penulis: Sri Muryanto   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, TEGAL- Usai bencana tanah bergerak dan 2.461 warga mengungsi, kini di areal desa Padasari, Tegal telah muncul danau kecil.

BPBD Tegal menyatakan bahwa genangan tersebut mendorong zona bahaya, karena berpotensi memicu longsor susulan di tanah labil. Pemkab Tegal lebih fokus pada evakuasi dan perburuan daripada detail waduk saat ini.

Bencana tanah gerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, terjadi sejak awal Februari 2026 dan telah merusak lebih dari 860 rumah secara berat.

Hal pertama yang perlu Anda ketahui adalah Anda harus pergi ke lokasi berikutnya dan memulai infrastruktur.

Lebih dari 863 rumah yang tercatat rusak oleh BPBD Jawa Tengah, termasuk dinding miring, longsor talud, dan retakan tanah yang menganga.

Sekitar 2.461 warga terdampak dan mengungsi ke posko sementara, sementara kondisi tanah masih labil berpotensi terjadinya pergerakan susulan.

Munculnya danau kecil di lokasi bencana merupakan dampak baru dari reservoir air akibat pergerakan tanah masif, yang meningkatkan kondisi zona merah tidak layak huni. Pemerintah daerah menetapkan wilayah itu sebagai zona bahaya dan sedang asesmen relokasi ke lahan Perhutani atau swasta.

BBWS Pemali Juana di BPBD Tegal melakukan tanggap darurat, termasuk koordinasi dengan Koramil dan desa untuk evakuasi cepat. Ini merupakan kejadian kedua setelah longsor serupa pada tahun 2022 yang merusak 246 rumah.

Pemkab Tegal belum merilis pernyataan resmi spesifik terkait kemunculan danau kecil atau waduk baru di lokasi bencana tanah gerak Desa Padasari.
Bupati Ischak Maulana Rohman lebih fokus menyatakan komitmen mengomunikasikan cepat, menyiapkan hunter 456 unit, dan menyediakan kebutuhan dasar 2.700 pengungsi, sambil memperingatkan potensi bencana susulan akibat kondisi tanah labil.
Pernyataan terbaru dari Sekda Amir Makhmud pengumuman pemilihan lokasi huntera aman dari risiko geografis, termasuk ceruk udara, meski tidak menyebut langsung danau kecil. BBWS Pemali Juana yang terlibat dalam tanggap darurat juga belum menyajikan fenomena reservoir tersebut secara eksplisit.

Pemkab menetapkan status tanggap darurat hingga 16 Februari 2026, dengan prioritas relokasi ke lahan aman seperti di Kalisapu, Slawi. Koordinasi dengan BNPB dan provinsi menargetkan perumahan tetap selesai sebelum Lebaran 2026. **

ke manakah 2.461 mengungsi

Sekitar 2.461 warga yang mengungsi dari bencana tanah gerak di Desa Padasari tersebar pada 8-9 titik pengungsian sementara. Lokasi utama meliputi majelis taklim, sekolah, gedung serbaguna, passantren, dan rumah warga di sekitar Kecamatan Jatinegara.

Lokasi Pengungsian

  • Majelis taklim dan gedung serbaguna di Desa Padasari serta desa tetangga.

  • Sekolah dan fasilitas pendidikan darurat untuk melakukan kegiatan belajar.

  • Pesantren Al-Adalah 2 sebagai tempat evakuasi santri dari ponpes yang roboh.

  • Rumah dinas bupati untuk lima lansia yang dipindah demi kenyamanan.

Rencana Relokasi

Pemkab Tegal menyiapkan 456 unit huntera tahap pertama di lahan Perhutani, seperti di Desa Padasari, Lebakwangi, dan Capar, Kecamatan Jatinegara, dengan kajian geologi untuk keamanan. Target perumahan rampung sebelum Lebaran 2026, sambil memenuhi kebutuhan dasar pengungsi di posko sementara.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

William Gunawan Minta Bantuan Presiden Prabowo: Emas 2.2 Kg Senilai Rp6.6 Miliar Hilang di Bank BJB

3 September 2026 - 21:31 WIB

Menelisik Akar Terorisme (52): Potong Tangan dan Hidung

3 September 2026 - 20:57 WIB

Insiden Keracunan MBG di SMPN Kabuh Jombang: 256 Siswa dan 4 Guru Dirawat, Santap Udang Saus Padang

3 September 2026 - 20:24 WIB

Pisang Cavendish Lumajang Siap Ekspor, Hong Kong dan Malaysia Jadi Sasaran

3 September 2026 - 19:03 WIB

Purbaya Pastikan Tak Ada Pengampunan Pajak Selama Masih Jabat

3 September 2026 - 18:37 WIB

Setelah Sidoarjo, Keracunan MBG Terjadi Nganjuk: 53 Siswa dan Satu Guru SMAN 3 Dibawa ke Rumah Sakit

2 September 2026 - 21:00 WIB

Dua Kapolsek dan Kasihumas Polres Jombang Bergeser

2 September 2026 - 19:09 WIB

RI Posisi ke-4 Kemiskinan Tertinggi Versi Bank Dunia, di Bawah Timor Leste

2 September 2026 - 19:02 WIB

Sertifikasi Halal Berpotensi Buat Harga Kosmetik RI Naik

2 September 2026 - 18:50 WIB

Trending di Nasional