Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Militer Israel Merudal Istana dan Pusat Militer Yaman, Enam Orang Tewas 20 Kristis

badge-check


					Militer Israel melakukan serangan udara ke ibu kota Yaman, Sanaa, sasaran istana dan pusat militer, Minggu 24 Agustus 2025, menyebabkan enam orang tewas. Foto: Instagram@jalungga_post Perbesar

Militer Israel melakukan serangan udara ke ibu kota Yaman, Sanaa, sasaran istana dan pusat militer, Minggu 24 Agustus 2025, menyebabkan enam orang tewas. Foto: Instagram@jalungga_post

Penulis: Arief Hendro Soesatyo   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG- Militer Israel (IDF) melakukan serangan udara yang menargetkan ibu kota Yaman, Sanaa, termasuk sebuah kompleks militer yang menampung istana kepresidenan Yaman. Demikian pusat komando Angkatan Udara Israel di Tel Aviv memberikan pernyataan serangan udara ke Yaman, 24 Agustus  Agustus 2025.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menyampaikan pernyataan Israel akan terus menyerang siapapun yang hendak menyerang negaranya dan bahwa kelompok Houthi akan membayar harga yang sangat mahal atas agresinya

Serangan ini dilakukan sebagai balasan setelah kelompok Houthi di Yaman meluncurkan serangan rudal balistik ke wilayah Israel beberapa hari sebelumnya.

Dalam serangan tersebut, IDF menargetkan dua pembangkit listrik, lokasi penyimpanan bahan bakar, dan kompleks militer yang termasuk istana presiden.

Serangan ini terjadi pada tanggal 24 Agustus 2025 Gambar yang dirilis AFP memperlihatkan bola api besar menerangi langit malam Sanaa, disusul gumpalan asap hitam pekat.

Kantor berita Saba milik Houthi melaporkan enam orang tewas dan 86 orang luka-luka, dengan lebih dari 20 korban dalam kondisi kritis akibat Israel serang Yaman tersebut.

Israel menyatakan serangan ini sebagai respons atas serangan berulang oleh Houthi yang dianggap mengancam keamanan Israel dan mengatakan bahwa mereka akan terus menyerang pihak yang mengancam negara mereka.

Houthi sendiri berjanji akan membalas serangan Israel tersebut serta melanjutkan perjuangan mereka sampai Israel menghentikan operasi militernya di Gaza.

Israel akan terus menyerang siapapun yang hendak menyerang negaranya dan bahwa kelompok Houthi akan membayar harga yang sangat mahal atas agresinya pada Israel disampaikan oleh Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.

Ia menyampaikan pernyataan tersebut dari pusat komando Angkatan Udara Israel di Tel Aviv pada saat serangan udara ke Yaman berlangsung pada Agustus 2025.

Netanyahu memperingatkan bahwa siapa pun yang menyerang Israel akan mendapat serangan balasan. Ia menegaskan bahwa rezim teroris Houthi harus membayar dengan harga yang sangat mahal atas agresinya terhadap Israel dan menyatakan bahwa Israel akan mempertahankan dan memperkuat kekuatannya untuk melindungi negara dan warga sipilnya.

Reaksi Yaman
Reaksi penguasa Yaman atas serangan Israel ini disampaikan oleh pejabat senior kelompok Houthi, yang saat ini menguasai ibu kota Sanaa dan sejumlah wilayah di Yaman.

Abdul Qader al-Murtada, seorang pejabat senior Houthi, menegaskan bahwa Houthi akan terus bertindak dalam solidaritas dengan warga Palestina di Gaza yang sedang digempur Israel.

Ia menegaskan bahwa Houthi tidak akan meninggalkan saudara-saudara mereka di Gaza meskipun harus menghadapi risiko dan pengorbanan besar.

Selain itu, anggota biro politik Houthi, Mohammed Al Frah, menggambarkan serangan Israel sebagai tindakan “putus asa” yang menargetkan fasilitas sipil tanpa hubungan militer, serta dengan sengaja melukai warga sipil, serupa dengan apa yang dilakukan Israel di Gaza.

Mereka mengecam serangan Israel yang menargetkan fasilitas sipil dan menimbulkan korban jiwa di Sanaa.

Kronologi

Awal Agustus 2025: Ketegangan meningkat menyusul kelompok Houthi di Yaman yang rutin meluncurkan rudal dan drone ke wilayah Israel sebagai solidaritas terhadap Palestina dalam perang Gaza.

17 Agustus 2025: Israel melancarkan serangan udara ke Pembangkit Listrik Haziz di selatan ibu kota Sanaa, menargetkan infrastruktur energi milik Houthi sebagai respons terhadap serangan rudal dan drone Houthi ke Israel.

22-23 Agustus 2025: Serangan rudal baru oleh Houthi ke arah Israel terjadi, termasuk penggunaan bom cluster, yang menjadi salah satu pemicu eskalasi lebih lanjut.

24 Agustus 2025: Serangan udara Israel menghantam ibu kota Sanaa, menargetkan kompleks militer yang menampung istana kepresidenan Yaman, dua pembangkit listrik, dan fasilitas penyimpanan bahan bakar. Ledakan keras terdengar di pusat kota, dan asap tebal terlihat. Serangan ini sebagai balasan atas serangan rudal Houthi yang berulang kali diluncurkan ke wilayah Israel.

Akibat serangan 24 Agustus, tercatat sedikitnya enam orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka. Korban termasuk warga sipil dan laporan menunjukkan infrastruktur vital terkena dampak serangan.

Israel menyatakan serangan tersebut sebagai respons terhadap serangan berulang oleh rezim Houthi yang mereka anggap teroris dan mengancam keamanan Israel.

Houthi berjanji akan membalas serangan Israel dan melanjutkan perjuangan mereka sampai operasi militer Israel dihentikan.

Kejadian ini merupakan kelanjutan dari siklus serangan dan serangan balasan antara Israel dan Houthi di Yaman yang dipicu oleh konflik yang lebih luas terkait perang di Gaza. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ditetapkan sebagai Tersangka, Roy Suryo Tenang Dokter Tifa Dirujuk ke RS Polri Kramat Jati

20 Juni 2026 - 08:46 WIB

PLN Akui Tidak Sedang Baik-baik Saja: Ini Wilayah Jawa yang Terkena Pemadaman Listrik

20 Juni 2026 - 07:03 WIB

Kondisi pelayanan listrik di Jawa sedang alami gangguan, ada dua pemasok mitra independen PLN yang keluar dari jaringan.

Kasus Korupsi di BGN, Pengacara Krisna Murti: Sony Sanjaya Prosedural, selalu Lapor dan Dibawah Pengawasan NSD

19 Juni 2026 - 17:05 WIB

Bantuan 9 Paket Senilai Rp1,48 M untuk Pengembangan Ayam Petelur Jombang

19 Juni 2026 - 13:29 WIB

Menelisik Akar Terorisme (21): Penjahat Jadi Simbol Perlawanan Rakyat

19 Juni 2026 - 12:43 WIB

Polisi Tahan Oknum Guru SMK di Pare, Pakai Akun Cewek untuk Berbuat Cabul kepada Siswanya

19 Juni 2026 - 05:40 WIB

Kiai Said dan Kiai Imjaz Serukan Pesantren Sudah Saatnya Menjadi Top of the Mind Masa Depan

19 Juni 2026 - 05:14 WIB

Tour de Mawil-4, 50 Aktivis Lingkungan Bersihkan Pesisir Taman Penyu Tatar Sepang Sumbawa Barat

18 Juni 2026 - 21:01 WIB

Siapkan Saldo Segini, Jakarta Surabaya Tanpa Diskon Libur Sekolah

18 Juni 2026 - 19:30 WIB

Trending di News