Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Merespon Sinyal Krisis Ekonomi, Purbaya: Analis Gunakan Data Usang

badge-check


					Menkeu Purbaya Perbesar

Menkeu Purbaya

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA– Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menepis anggapan bahwa Indonesia menghadapi resesi, menegaskan ekonomi justru berada dalam fase ekspansi  sehat.

Pernyataan ini disampaikan dalam Sidang Kabinet Paripurna pada Jumat (13/3/2026), menanggapi klaim di media sosial dan kalangan ekonom terkait pelemahan akibat krisis geopolitik.

Indikator Pertumbuhan yang DirilisPurbaya merilis beberapa indikator kunci untuk membuktikan stabilitas ekonomi.

Pertumbuhan Ekonomi Q4 2025:

  • Mencapai 5 persen, menunjukkan jalur pertumbuhan solid berkat kebijakan fiskal tepat.
  • Purchasing Managers’ Index (PMI) Februari 2026: Level 53,8, tertinggi dalam beberapa tahun, mengindikasikan perbaikan kuat di sektor manufaktur dan sisi supply.
  • Pertumbuhan Sektor Manufaktur: Konfirmasi dari data independen bahwa ekonomi sedang tumbuh, bukan morat-marit.

Konteks Krisis

Purbaya mengkritik opini berbasis data usang, seperti daya beli turun, sambil menekankan observasi lapangan seperti di Pasar Tanah Abang yang masih ramai.

Ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo soal efisiensi BBM, WFH 50 persen, dan penghematan kendaraan dinas untuk jaga APBN 2026.Ekonomi ditargetkan tumbuh 5,4 persen tahun ini.

Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur sebesar 53,8 menandakan ekspansi kuat di sektor industri pengolahan Indonesia pada Februari 2026.

Nilai di atas 50 menunjukkan aktivitas bisnis meningkat, dengan laju tercepat sejak Maret 2024, didorong lonjakan permintaan baru dan produksi signifikan.

Pengaruh Ekonomi Nasional

Angka ini menggambarkan ketahanan domestik terhadap gejolak global, seperti konflik geopolitik, dengan permintaan kuat yang mendukung pertumbuhan PDB dan lapangan kerja.

  • PMI naik dari 52,6 di Januari, menegaskan tren positif tujuh bulan berturut-turut, sejalan bantahan Menkeu Purbaya soal resesi.
  • Lonjakan pesanan baru tercepat sejak November sebelumnya, didukung stabilitas harga dan optimisme pelaku usaha.
  • Peningkatan ekspor nonmigas seperti sawit, nikel, dan elektronik, dengan neraca perdagangan surplus US$0,95 miliar.
  • Sentimen positif mirip mitra dagang seperti Vietnam (54,3) dan India (57,5).
  • Secara keseluruhan, PMI 53,8 memperkuat proyeksi pertumbuhan ekonomi 5,4% di 2026, mendukung strategi efisiensi BBM dan WFH arahan Presiden Prabowo.**

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

10 Menit Standing Applause untuk Papermoon Puppet Theatre dari Yogya yang Mengguncang Jerman

25 Juni 2026 - 15:02 WIB

Temuan Jasad Wanita di Parkiran Juanda, Risang: Korban Janji Pulang Sabtu 20 Juni 2026

25 Juni 2026 - 09:10 WIB

Sudah Tiga Orang Meninggal Saat Mengikuti Larsarmil Calon Manajer KDMP di Tiga Lokasi Berbeda

25 Juni 2026 - 08:35 WIB

Menelisik Akar Terorisme (25): Sepak Terjang Templar dan Freemanson

24 Juni 2026 - 20:48 WIB

Sopir Mengantuk, Truk Muatan Pakan Ayam Tabrak Pembatas Jembatan

24 Juni 2026 - 19:55 WIB

Dua Peserta Latsarmil KDMP Meninggal Dunia, Akibat Heat Stroke dan Cardiac Arrest

24 Juni 2026 - 19:21 WIB

Sekretaris PRKP Bangkalan Ditemukan Tewas dalam Mobil Terparkir di Bandara Juanda

24 Juni 2026 - 18:14 WIB

Massa Karyawan PT SGS Demo Lagi: PHK 1.000 Karyawan, tapi Rekrutmen Karyawan Baru!

23 Juni 2026 - 20:04 WIB

Teror di Balik Pintu Yupita Alami Siksaan 1.095 Hari, Poliri Ringkus Taufik Hidayat DPO 23 Hari di Cibiru Bandung

23 Juni 2026 - 14:34 WIB

Trending di News