Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Nasional

Macet Panjang di Bundaran Waru Imbas Demo Buruh Tuntut UMP Naik

badge-check


					Kemacetan di Bundaran Waru imbas demo buruh (Foto: Aprilia Devi/detikJatim)
Perbesar

Kemacetan di Bundaran Waru imbas demo buruh (Foto: Aprilia Devi/detikJatim)

Penulis: Wibisono | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, SURABAYA-Arus lalu lintas di Bundaran Waru, perbatasan Sidoarjo dan Surabaya macet parah siang ini. Kemacetan ini akibat massa buruh mulai berkumpul untuk mengikuti aksi demonstrasi menuntut kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Timur.

Ribuan buruh dari Gerakan Aliansi Serikat Pekerja Serikat Buruh (GASPER) Jatim rencananya bergerak menuju Kantor Gubernur Jatim di Jalan Pahlawan, Surabaya.

Kepadatan mulai terasa sejak selepas Terminal Purabaya menuju Bundaran Waru. Massa aksi berkumpul di area bundaran, membuat kendaraan mengular panjang.

Sementara itu, kemacetan juga terjadi ke arah Sidoarjo imbas berkumpulnya buruh di Bundaran Waru. Kemacetan terpantau hingga Flyover Aloha.

Di sisi lain, di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan BNI juga terlihat beberapa kelompok buruh mulai berkumpul. Polisi tampak melakukan pengaturan agar arus lalu lintas tidak semakin tersendat.

Kemacetan ini diperkirakan meningkat seiring ribuan buruh dari berbagai daerah masuk ke Surabaya. Sebelumnya, juru bicara GASPER Jatim, Jazuli, mengatakan aksi hari ini menuntut kenaikan UMP 2026.

“Dalam aksi demonstrasi hari ini, ribuan buruh Jawa Timur menuntut penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Timur tahun 2026 sebesar Rp 3.356.349,” ujar Jazuli, Kamis (27/11/2025).

Ia menyebut massa aksi diperkirakan mencapai 6.000 buruh dari Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Pasuruan, Tuban, Probolinggo, Jember, Lumajang, Jombang, dan Malang.

Massa dijadwalkan berkumpul di Frontage Jalan Ahmad Yani depan Masjid Baitul Haq Kejati Jatim, lalu bergerak menuju Kantor Gubernur usai Salat Zuhur.

Rute yang dilalui meliputi Frontage Ahmad Yani-Wonokromo-Darmo-Basuki Rahmat-Embong Malang-Blauran-Bubutan-Pahlawan.

Diperkirakan sekitar pukul 14.00 WIB seluruh massa sudah berkumpul di depan Kantor Gubernur untuk melakukan orasi.***

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ojol Minta Potongan Komisi 8% Diperluas ke Layanan Delivery

3 Juli 2026 - 18:44 WIB

Kadin Jatim: Perlu Pembahasan Komprehensif RPMK Tembakau

2 Juli 2026 - 19:55 WIB

Ditemukan Gudang Narkotika di Gresik Sindikat Internasional

2 Juli 2026 - 19:10 WIB

BPOM Temukan 12 Obat Bahan Alam Ilegal Mengandung Bahan Kimia Obat

1 Juli 2026 - 20:04 WIB

Pertamax Turbo Turun Harga Per 1 Juli 2026, Simak Daftar Harga

1 Juli 2026 - 19:41 WIB

Operasi Gabungan Satpol PP dan Bea Cukai Gresik Berhasil Amankan Ribuan Batang Rokok Ilegal

30 Juni 2026 - 22:33 WIB

Tarif Listrik Juli-Agustus-September Tak Naik

30 Juni 2026 - 21:23 WIB

Tumpeng Nasi Krawu KWG Berhasil Masuk Rekor Dunia

30 Juni 2026 - 06:05 WIB

Peternak Unjuk Rasa dan Bagi Telur Gratis di Gedung DPRD Jatim

29 Juni 2026 - 20:18 WIB

Trending di Nasional