Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Nasional

Kisruh! Berebut Tahta Raja di Keraton Solo

badge-check


					Suasana kirab upacara pemakaman SISKS Pakubuwono XIII. Foto: ig@keraton_solo Perbesar

Suasana kirab upacara pemakaman SISKS Pakubuwono XIII. Foto: ig@keraton_solo

Penulis: Gandung Kardiyono| Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SOLO – Perseteruan kembali terjadi dikalangan darah biru Keraton Surakarta Hadiningrat.

Terjadi perseteruan dua putra mendiang Raja Solo SISKS Pakubuwono XIII soal tahta Keraton Surakarta pengganti almarhum.

Putra sulung bernama KGPH Hangabehi alias Mangkubumi resmi dinobatkan sebagai Pangeran Pati yang artinya calon penerus Raja Keraton Solo pada Kamis (13/11/2025)

Ia dinobatkan setelah keluarga besar Keraton Surakarta menggelar rapat di Sasana Handrawina Keraton Surakarta

Adapun yang hadir dalam musyawarah tersebut adalah perwakilan trah raja-raja Keraton Surakarta, Sentana Dalem, serta beberapa paguyuban dalam naungan Keraton.

Terlihat antara lain Raja ad interim Keraton Surakarta, KG Panembahan Agung Tedjowulan, GRAy Koes Moertiyah Wandansari alias Gusti Moeng, dan GPH Suryo Wicaksono yang akrab disapa Gusti Nenok.

Gusti Nenok memberikan pernyataan singkat tentang adanya penobatan tersebut.

“Ada pelantikan. Pelantikan putranya Pakubuwana XIII yaitu Gusti Mangkubumi sebagai Pangeran Pati atau calon raja,” kata Nenok.

Diungkapkan bahwa situasi di Sasana Handrawina sempat memanas usai penobatan Pangeran Pati.

Kakak Mangkubumi, GKR Timoer Rumbay mendatangi Sasana Handrawina, tempat penobatan digelar.

“Dia mengatakan bahwa acara ini bertentangan dengan komunikasi internal mereka,” katanya.

Dengan tegas anak tertua Pakubuwono XIII, GKR Timoer Rumbay Kusuma Dewayani menolak penobatan adiknya.

Timoer menuding Hangabehi telah mengkhianati kesepakatan keluarga inti Pakubuwana XIII.

“Saya cuman sedih saja, Gusti Mangkubumi (KGPH Hangabehi) bisa berkhianat dengan kami putra-putri, kakak dan adik-adiknya. Itu saja yang saya sesalkan,” kata Timoer.

“Kami sudah bersepakat untuk putra mahkota adalah Pangeran Adipati Anom Hamangkunagoro dan kami sudah sepakat,” lanjutnya.

Timoer juga mengatakan rapat yang menetapkan Mangkubumi sebagai penerus takhta kerajaan tidak memenuhi syarat, tidak dihadiri keluarga inti Pakubuwana XIII.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ojol Minta Potongan Komisi 8% Diperluas ke Layanan Delivery

3 Juli 2026 - 18:44 WIB

Kadin Jatim: Perlu Pembahasan Komprehensif RPMK Tembakau

2 Juli 2026 - 19:55 WIB

Ditemukan Gudang Narkotika di Gresik Sindikat Internasional

2 Juli 2026 - 19:10 WIB

BPOM Temukan 12 Obat Bahan Alam Ilegal Mengandung Bahan Kimia Obat

1 Juli 2026 - 20:04 WIB

Pertamax Turbo Turun Harga Per 1 Juli 2026, Simak Daftar Harga

1 Juli 2026 - 19:41 WIB

Operasi Gabungan Satpol PP dan Bea Cukai Gresik Berhasil Amankan Ribuan Batang Rokok Ilegal

30 Juni 2026 - 22:33 WIB

Tarif Listrik Juli-Agustus-September Tak Naik

30 Juni 2026 - 21:23 WIB

Tumpeng Nasi Krawu KWG Berhasil Masuk Rekor Dunia

30 Juni 2026 - 06:05 WIB

Peternak Unjuk Rasa dan Bagi Telur Gratis di Gedung DPRD Jatim

29 Juni 2026 - 20:18 WIB

Trending di Nasional