Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Keracunan Menu MBG, Nanik S Deyang: Tutup Sementara 40 Dapur MBG

badge-check


					Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang melakukan konferensi pers untuk emmberikan jawaban atas kasus kerancunan menu dapur dlaam pelayanan Makan Berhizi Gratis (MBG)  secara nasional, di kantor BGN, jakarta, Jumat 26 September 2025. Foto: tnakgpa layar video Instagram@bakom.ri Perbesar

Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang melakukan konferensi pers untuk emmberikan jawaban atas kasus kerancunan menu dapur dlaam pelayanan Makan Berhizi Gratis (MBG) secara nasional, di kantor BGN, jakarta, Jumat 26 September 2025. Foto: tnakgpa layar video [email protected]

Penulis: Tanasyafira Libas Tirani    |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA- Wakil Ketua Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang menegaskan bahwa ada 9.406 SPPG yang beroperasi dengan 45 dapur tidak sesuai SOP. Saat ini telah dilakukan penutupan 40 dapur secara sementara , dalam konferensi pers Jumat, 26 September 2025 di Kantor BGN, Jakarta Pusat.

Wakil Ketua Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, menyatakan bahwa dari total 9.406 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi, terdapat 45 dapur yang tidak sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Dari 45 dapur tersebut, sebanyak 40 dapur telah dihentikan operasionalnya sementara waktu sampai penyelidikan dan perbaikan sarana selesai dilakukan.

Nanik menegaskan BGN tidak akan main-main dengan kesehatan anak-anak dan bisa menutup dapur secara sepihak jika tidak memenuhi standar.

Ia juga menyebutkan kontrak para mitra hanya berlaku satu tahun,  dengan klausul penghentian sepihak.

Selain itu, seluruh mitra dapur MBG diberi waktu satu bulan untuk melengkapi sertifikat Laik Higiene Sanitasi, sertifikat halal, dan sertifikat penggunaan air layak konsumsi. Jika tidak terpenuhi, dapur tersebut akan ditutup secara permanen.

Per akhir September 2025, Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mencatat sekitar 6.452 kasus keracunan akibat mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

Data versi pemerintah yang dihimpun Badan Gizi Nasional (BGN), Kementerian Kesehatan, dan BPOM mencatat jumlah total korban keracunan MBG sekitar 5.000 orang.

Kasus ini tersebar di berbagai daerah di Indonesia dengan beberapa provinsi yang paling banyak mencatat korban antara lain Jawa Barat, DI Yogyakarta, dan Jawa Tengah. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Jalin Sinergitas, Kapolres Jombang Bertemu Ketua Pengadilan Negeri

21 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Gerak Cepat, Polsek Perak Bekuk Pelaku Curanmor

21 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Kepala Bapenda Sholahuddin Gunakan ‘Layar Jebol’ dan ‘Pasti Bayar’ Realisasi PAD Jombang 77,69 %

21 Oktober 2026 - 12:02 WIB

Pengeroyokan Massal di Empunala, Polres Mojokerto Ringkis 21 Orang Terduga Pelaku

21 Oktober 2026 - 11:47 WIB

Kadinkes Dr Hexawan Tjahja: MelaluI Anting Berlian, Tekan Stunting Hingga 3,17 Persen

21 Oktober 2026 - 09:24 WIB

Diduga Keracunan MBG, Sekitar 100 Siswa SD di Cirebon Masuk Rumah Sakit

21 Oktober 2026 - 07:53 WIB

ESDM Akui Ada Antrean BBM di Jatim, Target Tuntas Maksimal 2 Hari

20 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Berada di Zona Hijau, IHSG Kembali ke Level 5.000an hingga Jeda Siang Perdagangan

20 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Karhutla Mengancam hingga 2027, Ambil Langkah Konkret

20 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Trending di Nasional