Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Nasional

Ika Puspitasari Tegaskan Kebutuhan Pangan di Kota Mojokerto Tercukupi

badge-check


					Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari meninjau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kantor Kecamatan Prajurit Kulon, Selasa (23/9/2025). Dok.Humas Perbesar

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari meninjau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kantor Kecamatan Prajurit Kulon, Selasa (23/9/2025). Dok.Humas

Penulis: Gandung Kardiyono | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, KOTA MOJOKERTO – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari meninjau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kantor Kecamatan Prajurit Kulon, Selasa (23/9/2025).

Kegiatan ini digelar secara serentak di seluruh Jawa Timur sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menegaskan bahwa GPM merupakan program nasional yang digulirkan pemerintah pusat untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

“Gerakan pangan murah ini memang menjadi program nasional dalam rangka ketahanan pangan.

Pemerintah pusat sangat concern agar masyarakat kita mampu mencapai swasembada pangan. Ketahanan pangan menjadi prioritas beliau,” kata Wali Kota.

Ia menjelaskan, tujuan utama GPM adalah memastikan masyarakat di seluruh pelosok negeri dapat membeli bahan pangan dengan harga terjangkau.

Menurutnya, Kota Mojokerto berhasil memenuhi tiga dimensi penting dalam ketahanan pangan, yakni ketersediaan, distribusi, dan keterjangkauan harga.

“Kalau kita bicara tiga dimensi ketahanan pangan, alhamdulillah di Kota Mojokerto semuanya sudah terpenuhi. Artinya gerakan yang masif ini sudah mencapai outcome yang diharapkan,” jelasnya.

Pada GPM kali ini, Perum Bulog menyediakan stok berupa beras SPHP sebanyak 3 ton dan 120 liter minyak kita untuk setiap kecamatan.

Selain beras dan minyak juga tersedia sayuran segar yang merupakan hasil dari KWT serta ikan dan telur.

Kegiatan GPM juga mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, serta Kejaksaan, yang bersinergi menjaga kelancaran dan keberlangsungan program di lapangan. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pemerintah Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Cuma 250

28 Juni 2026 - 21:26 WIB

Crazy Rich Indonesia Makin Banyak, Pertumbuhannya Diprediksi Paling Tinggi di Dunia

28 Juni 2026 - 21:16 WIB

Dr Lee woo Guan: Robot dan Kecanggihan Teknologi Hanya Membantu, Peran Dokter Tetap Nomor Satu

28 Juni 2026 - 12:29 WIB

Unras di Grahadi Berujung Ricuh Malam Ini

26 Juni 2026 - 20:04 WIB

Bapanas Usul Bansos Telur dan Daging Ayam Disalurkan Lagi Imbas Harga Anjlok

26 Juni 2026 - 19:37 WIB

Kemenperin Panggil PT Pakerin Buntut Kabar PHK Massal 2.500 Buruh

25 Juni 2026 - 20:29 WIB

CNG Jadi Pengganti LPG 3 Kg, Mulai Diproduksi Juli

25 Juni 2026 - 20:09 WIB

Pemerintah Sepakat Tetapkan Maksimal 40 Tahun Tenor KPR untuk MBR

25 Juni 2026 - 19:45 WIB

DJP Jatim Sita Aset Senilai Rp24,9 Miliar Milik 158 Penunggak Pajak

24 Juni 2026 - 19:06 WIB

Trending di Nasional