Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Gereja HKBP Serukan Tolak Bantuan Banjir Sumatra dari Perusak Lingkungan

badge-check


					Gereja HKBP Perbesar

Gereja HKBP

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, MEDAN-Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) mengeluarkan seruan moral menolak bantuan bencana dari individu, kelompok, maupun perusahaan yang terlibat dalam perusakan lingkungan.

Sikap tegas ini disampaikan di tengah rangkaian bencana banjir bandang dan longsor hebat yang melanda Sumatra Utara, Aceh, dan Sumatra Barat.

“HKBP menyampaikan seruan moral untuk tidak menerima bantuan dari individu, kelompok, atau perusahaan/korporasi, termasuk PT Toba Pulp Lestari (TPL),” tulis Ephorus HKBP Pendeta Victor Tinambunan dalam unggahan Instagram resmi @kantorpusathkbp, Selasa (2/12).

Sebelumnya, pimpinan tertinggi HKBP itu menyebut banjir bandang besar yang menghantam wilayah Tapanuli dan sekitarnya bukan sekadar fenomena alam, melainkan bencana ekologis akibat rusaknya hutan secara masif. Ia menegaskan bahwa gereja tidak boleh menerima bantuan dari pihak yang memiliki rekam jejak merusak lingkungan.

“Gereja tidak boleh berkompromi dengan kepentingan yang bertentangan dengan keadilan dan keutuhan ciptaan. HKBP harus tetap setia menjadi suara kenabian yang tegas melawan praktik yang merusak lingkungan,” kata Victor.

HKBP juga mendesak pemerintah memberhentikan izin-izin yang merusak ekologi serta menegakkan hukum secara adil. Victor menyoroti lemahnya penindakan terhadap illegal logging dan secara eksplisit meminta pemerintah menutup PT Toba Pulp Lestari (TPL) yang dinilai merusak kawasan hutan di Tapanuli Raya.

PT TPL Bantah

PT Toba Pulp Lestari atau yang sebelumnya dikenal sebagai PT Inti Indorayon Utama Tbk, merupakan salah satu perusahaan industri pulp terbesar di Indonesia yang telah beroperasi sejak 26 April 1983.

Perusahaan raksasa ini didirikan oleh taipan Medan Sukanto Tanoto.

TPL menanggapi seruan HKBP dengan membantah tuduhan bahwa operasional perusahaan menjadi penyebab banjir dahsyat yang telah menewaskan lebih dari 700 orang itu. Bantahan tersebut disampaikan melalui surat resmi ke Bursa Efek Indonesia (BEI).

“Perseroan dengan tegas membantah tuduhan bahwa operasional menjadi penyebab bencana ekologi,” tekan Corporate Secretary Anwar Lawden.

Anwar menegaskan bahwa TPL beroperasi sesuai SOP yang terdokumentasi. Dari total konsesi 167.912 hektare, perusahaan hanya mengembangkan 46.000 hektare untuk tanaman eucalyptus, sementara sisanya disebut dipertahankan sebagai kawasan lindung dan konservasi.***

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Harga Cabai Rawit Merah Rp109.000 per Kg, Telur Ayam di Rp29.500 per Kg

29 September 2026 - 21:08 WIB

Urai Macet Ketapang-Gilimanuk, Jatim Revitalisasi Dermaga Bulusan Rp6 Miliar

29 September 2026 - 20:14 WIB

Paradoks Durian RI: Menang Berat Buah, Keok Nilai Rupiah

28 September 2026 - 19:08 WIB

Gerbang Ekspor Terbuka, Durian Indonesia Siap Menjadi Kekuatan Baru di Pasar China

28 September 2026 - 18:56 WIB

Subsidi LPG 3 Kg Tahun 2027 Dipangkas Jadi Rp 103,05 Triliun, Volume Penyaluran Turun

28 September 2026 - 18:44 WIB

Kejar Target FLPP, Pemerintah Siapkan Akad Massal 71.000 Rumah Subsidi

27 September 2026 - 19:29 WIB

Beban Kontraktor Bertambah, Harga Semen dan Besi Beton di Jatim Terus Menanjak

27 September 2026 - 18:50 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Beras Masih di Atas HET, Cabai Naik

27 September 2026 - 18:38 WIB

ESDM Tegaskan Isu Pertalite Naik Hoaks, Harga Tak Berubah

25 September 2026 - 21:29 WIB

Trending di Nasional