Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Nasional

Dokter di Blitar Gratiskan Biaya Operasi Mata Kuli Bangunan, Demi Kemanusiaan

badge-check


					Dokter Bram, pemilik RS Ananda Blitar, memberikan pengobatan gratis kepada kuli bangunan dari Malang. (./Istimewa) Perbesar

Dokter Bram, pemilik RS Ananda Blitar, memberikan pengobatan gratis kepada kuli bangunan dari Malang. (./Istimewa)

Penulis: Wibisono | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, BLITAR-Sebuah video pendek yang memperlihatkan momen haru seorang kuli bangunan dari Malang mendapatkan pengobatan gratis di RS Ananda Blitar viral di media sosial. Pria tersebut terlihat tersenyum lega setelah mengetahui bahwa seluruh biaya pengobatan matanya digratiskan oleh dokter yang menanganinya, yakni dokter Bram, pemilik sekaligus dokter spesialis mata di rumah sakit tersebut.

Dihubungi dari Tanah Suci Makkah saat menunaikan ibadah haji, Bram mengonfirmasi bahwa keputusan memberikan layanan gratis kepada pasien tersebut murni didasarkan pada rasa kemanusiaan, bukan pertimbangan lainnya.

“Pasien datang ke poli mata, lalu kami tanya keluhannya, pekerjaannya. Bapak itu kuli bangunan dari Malang, jauh-jauh ke Blitar mencari kerja, lalu mengalami kecelakaan kerja karena matanya terkena percikan besi gerinda. Saya tersentuh, akhirnya saya putuskan untuk gratiskan pengobatannya,” jelas Bram, Senin (23/6/2025).

Terkait viralnya video tersebut, Bram menyatakan, dokumentasi dilakukan oleh tim media sosial rumah sakit dengan izin dari pasien. Tujuannya adalah untuk menunjukkan bahwa RS Ananda tetap mengutamakan nilai-nilai kemanusiaan dalam pelayanan kesehatan.

“Kami minta izin ke pasien untuk dokumentasi. Ini bukan rekayasa. Kami ingin publik tahu bahwa rumah sakit kami selalu siap membantu pasien yang membutuhkan, tanpa memandang status ekonomi,” tambahnya.

Menurutnya, sejak awal berdiri, RS Ananda memang berkomitmen memberikan akses layanan kesehatan kepada masyarakat kurang mampu. Aksi sosial ini juga menjadi bentuk perlawanan terhadap stigma negatif terhadap rumah sakit yang dianggap terlalu komersial.

“Banyak yang menilai rumah sakit hanya mengejar keuntungan. Konten ini sekaligus bentuk keprihatinan kami. Kami ingin menunjukkan bahwa kemanusiaan tetap menjadi prioritas,” tegas dokter Bram.

Video tersebut telah ditonton ratusan ribu kali dan menuai respons positif dari warganet. Kisah ini membuka harapan baru bagi masyarakat yang tidak memiliki jaminan kesehatan atau akses layanan medis.

“Di RS Ananda, siapa pun boleh datang berobat. Masalah biaya itu urusan belakangan. Yang penting pasien sembuh dahulu. Rumah sakit ini memang dibangun untuk membantu masyarakat yang tidak punya akses kesehatan,” pungkasnya.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ojol Minta Potongan Komisi 8% Diperluas ke Layanan Delivery

3 Juli 2026 - 18:44 WIB

Kadin Jatim: Perlu Pembahasan Komprehensif RPMK Tembakau

2 Juli 2026 - 19:55 WIB

Ditemukan Gudang Narkotika di Gresik Sindikat Internasional

2 Juli 2026 - 19:10 WIB

BPOM Temukan 12 Obat Bahan Alam Ilegal Mengandung Bahan Kimia Obat

1 Juli 2026 - 20:04 WIB

Pertamax Turbo Turun Harga Per 1 Juli 2026, Simak Daftar Harga

1 Juli 2026 - 19:41 WIB

Operasi Gabungan Satpol PP dan Bea Cukai Gresik Berhasil Amankan Ribuan Batang Rokok Ilegal

30 Juni 2026 - 22:33 WIB

Tarif Listrik Juli-Agustus-September Tak Naik

30 Juni 2026 - 21:23 WIB

Tumpeng Nasi Krawu KWG Berhasil Masuk Rekor Dunia

30 Juni 2026 - 06:05 WIB

Peternak Unjuk Rasa dan Bagi Telur Gratis di Gedung DPRD Jatim

29 Juni 2026 - 20:18 WIB

Trending di Nasional