Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Diduga Bocorkan Rahasia Kredit Fiktif Rp 13 Miliar, Pelaku Membunuh KCP BRI di Jakarta

badge-check


					Karangan bunga tanda duka cita di rumah mendiang kepala cabang pembantu BRI Jakarta, Muhammad Ilham Pradipta. Foto: kolase Perbesar

Karangan bunga tanda duka cita di rumah mendiang kepala cabang pembantu BRI Jakarta, Muhammad Ilham Pradipta. Foto: kolase

Penulig: Yusran Hakim   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA.- Kepala Cabang Pembantu BRI Cempaka Putih, Muhammad Ilham Pradipta, diculik dan kemudian dibunuh oleh sekelompok orang,  tanggal 20 Agustus 2025.

Insiden ini terjadi saat ia hendak masuk ke mobilnya di sebuah pasar swalayan di Jakarta Timur.

Polisi telah menangkap empat terduga pelaku penculikan Kepala Cabang Pembantu BRI, Muhammad Ilham Pradipta. Keempat pelaku tersebut berinisial AT, RS, RAH, dan RW.

Tiga tersangka (AT, RS, RAH) ditangkap di Jalan Johar Baru III, Jakarta Pusat, sedangkan tersangka RW diamankan saat tiba di Bandara Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, yang diduga hendak melarikan diri.

Keempat orang ini diduga sebagai pelaku penculikan, namun eksekutor pembunuhan utama masih dalam pengejaran polisi. Polisi menduga ada aktor intelektual atau dalang lain yang menjadi pihak yang menyuruh penculikan tersebut. Motif pembunuhan masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

Jenazah korban ditemukan dengan kondisi tangan dan kaki terikat serta mata terlilit lakban di sebuah sawah di Bekasi keesokan harinya.

Polisi telah menangkap empat tersangka yang diduga terlibat dalam penculikan tersebut, sementara eksekutor pembunuhan masih buron.

Motif pembunuhan ini diperkirakan terkait dengan dugaan pinjaman fiktif senilai Rp13 miliar yang melibatkan kantor cabang BRI Cempaka Putih.

Ada indikasi bahwa Muhammad Ilham Pradipta dibunuh, karena ia mencoba membongkar dugaan kredit fiktif tersebut.

Selain itu, dari keterangan yang beredar di media sosial, ada juga motif lain berupa sakit hati salah seorang pelaku yang merupakan bekas rekan kerja korban.

Jadi, pembunuhan ini memang diduga terkait dengan pengungkapan dugaan pinjaman fiktif di kantor cabang BRI Cempaka Putih senilai Rp13 miliar, namun ada kemungkinan motif personal juga terlibat dalam kasus ini.

Kronologi

  • Rabu sore,  20 Agustus 2025, Ilham selesai menghadiri rapat dengan rekan-rekan kerjanya.
  • Setelah rapat, Ilham menuju area parkir supermarket di Pasar Rebo, Jakarta Timur.
  • Saat hendak memasuki mobilnya yang berwarna hitam, sebuah mobil putih yang terparkir di sebelah mendadak mengeluarkan dua pria berhelm yang langsung menyerangnya.
  • Meski sempat melakukan perlawanan, Ilham akhirnya dipaksa masuk ke dalam mobil putih dan mobil tersebut langsung melaju meninggalkan area parkir.
  • Rekaman CCTV menunjukkan kejadian tersebut dan aksi penculikan yang berlangsung cepat.
  • Pada Kamis pagi (21/8/2025) sekitar pukul 05.30 WIB, jenazah Ilham ditemukan di area persawahan di Kampung Karangsambung, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi.
  • Kondisi jenazah mengenaskan, dengan tangan dan kaki terikat dan mata tertutup lakban.
  • Hasil autopsi mengungkap Ilham meninggal akibat luka benda tumpul di leher dan dada yang menyebabkan kekurangan oksigen hingga kematian.

Polisi menangkap empat pelaku penculikan, namun eksekutor pembunuhan utama masih dalam pengejaran. Salah satu pelaku penculik berprofesi sebagai debt collector.

Motif dugaan pembunuhan masih didalami, kemungkinan terkait dengan pengungkapan dugaan pinjaman fiktif senilai Rp13 miliar di kantor cabang BRI Cempaka Putih.

Pemakaman Ilham Pradipta dilakukan keesokan harinya di TPU Situgede, Bogor Barat, dan pihak keluarga berharap kasus ini segera terungkap serta pelaku dihukum seberat-beratnya.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tuntut Keadilan, 50 Perwakilan Karyawan PT SGS Unjuk Rasa di Disnaker Jombang

17 Juli 2026 - 21:12 WIB

Runway Bandara Juanda Direvitalisasi, Airbus A380 Ditarget Bisa Mendarat

17 Juli 2026 - 20:25 WIB

ITS Pastikan Tak Ada Mahasiswa Gagal Kuliah karena Faktor Ekonomi

17 Juli 2026 - 19:53 WIB

Wibisono: Patut Diduga Langgar Tiga UU Sekaligus, Uang Anggota Rp124 M Dibelikan Tanah oleh Pengurus KPRI Jombang

17 Juli 2026 - 15:05 WIB

Kosmak Ungkap Dugaan Gurita Bisnis Besar yang Libatkan Nama Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 - 11:46 WIB

Kajian Kadin-TVRI: Piala Dunia Punya Efek Ekonomi Langsung Rp5 Triliun bagi RI

17 Juli 2026 - 10:17 WIB

300 Anggota Resah: Kas KPRI Sejahtera Jombang Kosong, Punya Beban Rp124 Miliar

17 Juli 2026 - 05:20 WIB

Menhub Targetkan Proyek KRL Surabaya-Sidoarjo Rampung 2029

16 Juli 2026 - 20:03 WIB

BPOM Ungkap Mayoritas Pelanggaran Kosmetik Ilegal Terjadi di TikTok

16 Juli 2026 - 19:49 WIB

Trending di Nasional