Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Desa Sokobanah Madura Berduka Tiga Warganya Tewas Tenggelam di Pantai

badge-check


					Desa Sokobanah Madura Berduka Tiga Warganya Tewas Tenggelam di Pantai Perbesar

KREDONEWS.COM, SAMPANG–  Warga Desa Sokobanah Daya, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Madura digegerkan dengan insiden tiga orang tenggelam di pantai desa setempat

Bahkan, ketiga korban diantaranya dua bocah dan pria dewasa tersebut nyawanya tak dapat tertolong alias meninggal dunia,  sekitar sekitar pukul 07.30 wib, Minggu, 8 Desember 2024.

Saat dilokasi tepatnya, pantai Desa Sokobanah Daya, puluhan warga semua kalangan memadati area setempat. Di sela-sela kondisi tersebut sebagaian orang bersama anggota kepolisian mengevakuasi korban tenggelam

Korban digotong dari area tengah pantai, kondisinya lemas tak sadarkan diri. Sedangkan warga terutama para ibu-ibu berteriak histeris saat melihat para korban tenggelam.

Saat dikonfirmasi Kapolsek Sokobanah Sampang Iptu Sujiyono membenarkan atas insiden tersebut, korban merupakan M. Hisyamsudin Akil (11) dan Ainul yakin (11) asal desa setempat.

Kemudian satu korban lagi, Abdulloh (63) asal Desa Sokobanah Tengah, Kecamatan Sokobanah, Sampang,” ujarnya.

Menurutnya, saat evakuasi dilakukan, para korban langsung diangkut ke mobil patroli untuk dibawa ke Puskesmas terdekat namun, nyawanya tak tertolong

Korban dipulangkan ke rumah duka masing-masing, kami juga ikut serta dalam proses pemakaman,” terangnya.

Agar tidak terjadi peristiwa yang serupa, mengharapkan kepada masyarakat agar melarang anak-anak bermain di pinggir pantai, terlebih kondisi cuaca tidak bagus.

Kita juga membuat banner himbauan Dilarang bermain atau berenang di pinggir laut. Banner dipasang di pintu masuk menuju pantai dan di pinggir pantai,” pungkasnya.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kemnaker Buka Pelatihan Kaigo dan Magang di Jepang

14 Juni 2026 - 20:28 WIB

Harga Anjlok, Peternak Ayam Rugi Ratusan Juta

14 Juni 2026 - 19:45 WIB

Tim Kejaksaan Pekanbaru Tangkap Kembali 3 dari 6 Tahanan Kabur, Gegara Pintu Kendaraan Dibuka

14 Juni 2026 - 18:06 WIB

Tim pengaman Kejaksaan Pekanbaru

Johor Bahru Gempar, 4 Orang Sekeluarga Siksa Wanita Buruh Indonesia

14 Juni 2026 - 16:23 WIB

Perempuan buruh asal Indonesia menjadi korban penganiayaan dua pria dan wanita satu keluarga di Johor Bahru, Malaysia.

Menelisik Akar Terorisme (18): Binatang Jadi Senjata Biologis Masal

14 Juni 2026 - 15:21 WIB

Meriah Mancing Bersama Forkopimpinda Jombang di Kolam Pemancing Keplaksari Peterongan

14 Juni 2026 - 14:40 WIB

Jenis PBX Finder, Tyo Ardianto Temukan Alat Pelacak di Mobilnya

14 Juni 2026 - 08:43 WIB

Aktivis gerakan mantan BEM UGM, Tyo Ardianto temukan alat pelacak jenis PBX pada mobilnya setelah mendapat notifikasi pada ponselnya

Menelisik Akar Terorisme (17): Dituduh Sebarkan Epidemi, 50.000 Warga Yahudi Dibantai di Burgundi

13 Juni 2026 - 20:31 WIB

Perluas Investasi, Warsubi Pimpin Forkopimda Jombang Kunjungan ke PT Camino dan Cheil Jedang

13 Juni 2026 - 16:21 WIB

Trending di News