Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Bali Diterjang Banjir Bandang, Ativitas Wisata Nusa Penida Dihentikan Sementara

badge-check


					Petugas bersama warga membersihkan akses jalan dan kawasan parkir pantai Crystal Bay, Desa Sakti, Nusa Penida Klungkung pasca dilanda banjir, Selasa (9/12). (BP/Istimewa) Perbesar

Petugas bersama warga membersihkan akses jalan dan kawasan parkir pantai Crystal Bay, Desa Sakti, Nusa Penida Klungkung pasca dilanda banjir, Selasa (9/12). (BP/Istimewa)

Penulis: Eko Winarto | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, DENPASAR-Hujan deras yang mengguyur wilayah Nusa Penida, Klungkung sejak Senin (8/12/2025) malam kembali memicu banjir bandang di sejumlah titik.

Dampak paling parah terjadi di kawasan objek wisata Crystal Bay, Desa Sakti, Nusa Penida. Aktivitas wisatawan pun terpaksa dihentikan sementara demi kelancaran proses pembersihan dan memastikan keamanan lokasi.

Banjir kiriman membawa material lumpur pekat, pasir halus, batu kecil, hingga ranting dan potongan kayu dari perbukitan.

Material ini menumpuk di area parkir dan masuk ke sejumlah kios warga, sehingga mengganggu aktivitas ekonomi serta menutup sebagian akses jalan menuju pantai.

Pembersihan pascabanjir mulai dilakukan Selasa (9/12/2025) sekitar pukul 07.00 WITA. Personel Polri, TNI, perangkat Desa Sakti, serta warga setempat bergotong royong membersihkan kawasan wisata yang terdampak.

Pemilik kios juga tampak sibuk menguras lumpur yang mengendap setebal 5 sampai 10 cm, mengeluarkan barang-barang yang basah, serta menata ulang isi kios.

Hingga siang hari, sekitar 75 persen area parkir sudah kembali bisa digunakan, meski masih ada lapisan lumpur tipis di beberapa titik. Sejumlah kios belum sepenuhnya pulih karena proses pengeringan dan pembersihan belum tuntas.

Kapolsek Nusa Penida, AKP I Ketut Kesuma Jaya, seperti dikutip balipost.com mengatakan akses jalan menuju Pantai Crystal Bay sudah dibersihkan dari lumpur dan material kayu yang sebelumnya membuat jalur licin dan rawan kecelakaan. Meski begitu, aktivitas wisatawan dikatakan masih ditutup sementara sampai area benar-benar aman.

“Kami terus berupaya melakukan penanganan pascabencana secara bertahap dan berkelanjutan. Sinergi aparat dan partisipasi masyarakat sangat penting agar kawasan Crystal Bay segera pulih dan kembali mendukung aktivitas wisata,” ujar Kesuma Jaya.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Bantuan Pangan Oktober-Desember Mulai Disalurkan Via Kopdes

14 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Akibat Modifikasi, KM Feronia Tak Tahan Digempur Hukum Fisika

14 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Mentan Siapkan Rp3 T Bangun Pusat Pengembangan Bibit Ayam di Malang

13 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Pengusaha Buka Suara Soal Pembatasan Gas Industri

13 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Restitusi Macet Jadi Ancaman UMKM

13 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Meski Putusan MA Inkrah, Pengasuh Ponpes Mahdiy Sidoarjo Resmi Laporkan Dugaan Keterangan Palsu ke Polisi

10 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Penerimaan Cukai Rokok Elektrik Tembus Rp1,7 Triliun hingga Kuartal III/2026

9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Ramai Boikot Produk RI di Malaysia hingga Pemerintah Buka Suara

9 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Resmi Terbit! Perpres Ojol Atur Biaya Platform Maksimal 8 Persen

8 Oktober 2026 - 20:32 WIB

Trending di Nasional